Man of the Match Barcelona vs Newcastle: Raphinha
Serafin Unus Pasi | 19 Maret 2026 03:02
Bola.net - Raphinha terpilih menjadi man of the match laga Barcelona vs Newcastle pilihan UEFA. Kapten El Blaugrana itu dinilai jadi sosok pembeda di laga ini.
Barcelona baru saja menggelar sebuah laga penting di Camp Nou. Mereka menjamu wakil Inggris, Newcastle United di leg kedua babak 16 besar Liga Champions 2025/2026.
Di leg pertama kemarin, kedudukan sama kuat 1-1. Alhasil kedua tim masih sama-sama berpeluang untuk lolos ke babak perempat final.
Namun di leg kedua ini, Barcelona sukses menghancurkan The Magpies dengan skor telak 7-2 dan lolos ke babak berikutnya. UEFA memilih Raphinha sebagai man of the match di laga ini, mengapa demikian?
Simak penjelasan selengkapnya di bawah ini.
Kontribusi Super Besar

Dalam keterangan resmi mereka, panelis dari UEFA menilai tidak ada pemain yang memberikan dampak besar bagi jalannya pertandingan di Camp Nou ini selain Raphinha.
Mereka menyebut pemain asal Brasil itu benar-benar menjadi mimpi buruk bagi sang tamu berkat performanya yang super komplet di laga ini.
"Dia (Raphinha) mencetak dua gol, membuat dua assist dan ia memenangkan penalti bagi timnya. Dia juga sangat berbahaya dalam mengeksekusi bola-bola mati," tulis panelis dari UEFA tersebut.
Statistik Pertandingan

Barcelona - Newcastle
Goals: 7-2
Total Shots: 19-9
Shots on Target: 13-6
Posession: 63%-37%
Fouls: 9-14
Offsides: 2-2
Klasemen Liga Champions
Sumber: UEFA
Baca Juga:
Hasil Barcelona vs Newcastle: Hancurkan Sang Tamu, El Blaugrana Tembus 8 Besar!
Barcelona vs Newcastle: Prediksi Susunan Pemain Blaugrana, Cancelo dan Raphinha Jadi Andalan Lagi
Bastoni Mulai Goyah di Inter, Barcelona Jadi Tujuan Utama Meski Liverpool Mengintai
Statistik Menarik Barcelona vs Newcastle: Blaugrana Boleh Pede, tapi The Magpies Bisa Bawa Kejutan
TAG TERKAIT
BERITA TERKAIT
-
Liverpool, Dirk Kuyt, dan Bagaimana Sakitnya Dilukai Mantan
Liga Champions 5 November 2026, 07:51
-
Jude Bellingham, Katalis Kebangkitan Real Madrid di Athena
Liga Champions 5 November 2026, 07:38
LATEST UPDATE
-
Douvikas, Nama Baru yang Mengancam Para Predator Gol Eropa
Liga Champions 5 November 2026, 12:21
-
Real Madrid dan Keistimewaan Menang pada Menit-menit Akhir
Liga Champions 5 November 2026, 09:42
-
Liverpool Kebobolan dari 3 Bola Mati
Liga Champions 5 November 2026, 09:30
-
Ismail Yuksek, Motor Lini Tengah di Balik Kemenangan Fenerbahce atas Liverpool
Liga Champions 5 November 2026, 09:17
-
Ketika Konstantinos Karetsas Mengubah Arah Pertandingan
Liga Champions 5 November 2026, 09:04
-
Gabriel Veiga, Kreator Kemenangan Telak Porto atas Napoli
Liga Champions 5 November 2026, 08:56
-
Viktor Gyokeres vs Slavia Praha: Gol, Assist, Man of the Match
Liga Champions 5 November 2026, 08:38
-
Enzo Fernandez, Kunci Permainan Man City Saat Kalahkan Leipzig
Liga Champions 5 November 2026, 08:28
-
Erling Haaland Memang Mimpi Buruk Leipzig
Liga Champions 5 November 2026, 08:16
-
Liverpool, Dirk Kuyt, dan Bagaimana Sakitnya Dilukai Mantan
Liga Champions 5 November 2026, 07:51
-
Jude Bellingham, Katalis Kebangkitan Real Madrid di Athena
Liga Champions 5 November 2026, 07:38
LATEST EDITORIAL
-
4 Pemain Inggris yang Meraih Ballon d'Or sebelum Harry Kane
Editorial 27 Oktober 2026, 13:52
-
Kursi Panas Pelatih Premier League: 4 Manajer yang Berisiko Dipecat Lebih Dulu
Editorial 26 Oktober 2026, 23:49
-
7 Pelatih Gratis yang Bisa Gantikan Michael Carrick di Manchester United
Editorial 26 Oktober 2026, 16:03
-
5 Pemain Argentina yang Bisa Mewarisi Nomor 10 Lionel Messi
Editorial 8 Oktober 2026, 11:18




