Maurizio Sarri: Susahnya Membuat Pemain Juventus Paham!
Yaumil Azis | 27 Februari 2020 09:23
Bola.net - Maurizio Sarri tak habis pikir dengan permainan Juventus saat menghadapi Lyon di leg pertama babak 16 besar Liga Champions, Kamis (27/2/2020). Ia menganggap pemainnya belum paham dengan skema terapannya.
Juventus menelan kekalahan dalam laga yang berlangsung di Groupama Stadium tersebut dengan skor tipis 0-1. Satu-satunya gol yang tercipta pada pertandingan itu diciptakan oleh Lucas Tousart pada menit ke-31.
Lyon cukup cerdik memanfaatkan situasi. Gol Tousart terjadi saat Juventus sedang bermain dengan 10 orang lantaran beknya, Matthijs De Ligt, harus menepi untuk sementara karena mengalami cedera di kepala.
Namun perlu diketahui juga kalau Juventus sedang tampil buruk pada pertandingan itu kendati menguasai jalannya permainan. 14 tembakan yang mereka lepaskan tak ada yang menemui sasaran.
Scroll ke bawah untuk membaca informasi selengkapnya.
Pemain Juventus tak Kunjung Paham
Hasil ini jelas membuat Maurizio Sarri selaku pelatih berang. Setelah pertandingan, ia mengungkapkan kebingungannya karena pemain tak kunjung paham dengan skema permainan.
"Saya tidak bisa mendapatkan pemahaman dari para pemain soal pentingnya menggerakkan bola dengan cepat. Ini hal yang mendasar, kami akan terus melatih itu dan cepat atau lambat konsep ini akan masuk ke kepala mereka," ujarnya kepada Sky Sport Italia.
"Saya berulang kali memberitahu mereka, dan ada banyak yang melakukannya, menggerakkan bola terlalu lambat dan kemudian berada di posisi yang salah," lanjutnya.
"Kami berlatih kemarin dan bola bergerak dua kali lebih cepat dari malam ini. Ini kebalikan dari apa yang harusnya terjadi. Belakangan ini kami melakukkan banyak hal yang berlawanan dengan pas di sesi latihan," tambahnya.
Kehilangan Kesabaran
Dalam beberapa kesempatan, Sarri kerap menggarisbawahi soal masalah Juventus ini. Dan sepertinya mantan pelatih Chelsea itu sudah kehilangan kesabaran terhadap para pemainnya.
"Saat bola bergerak lambat, anda kehilangan posisi anda, anda membiarkan lawan untuk menutup anda, menjadi lebih agresif dan mencuri bola kembali. Saya tak merasa kalau Lyon menekan dengan kuat."
"Kami hanya menggerakkan bola dengan pelan, tak pernah mencoba variasi tempo, dan saat anda melakukan itu, sudah jelas anda tidak akan menciptakan apapun," pungkasnya.
Sarri harus bertindak cepat, atau Juventus bisa menelan hasil yang serupa pada hari Senin (2/3/2020) nanti di ajang Serie A. Apalagi Bianconeri bakalan berhadapan dengan sang rival bebuyutan, Inter Milan.
(Football Italia)
TAG TERKAIT
BERITA TERKAIT
-
Bomber PSG Ini Selangkah Lagi Gabung Juventus
Piala Dunia 26 Juni 2026, 20:00
-
De Gea Mau Tinggalkan Fiorentina, Tapi Hanya untuk Manchester United
Liga Italia 24 Juni 2026, 14:07
LATEST UPDATE
-
Jurgen Klopp Selangkah Lagi Latih Timnas Jerman
Piala Dunia 23 Juli 2026, 12:01
-
Nonton Piala Dunia 2026 Full 104 Laga Cukup Beli Voucher FolaPlay di GoPay
Lain Lain 23 Juli 2026, 11:03
-
Kabar Duka, Legenda Sepak Bola Indonesia M Basri Tutup Usia
Bola Indonesia 23 Juli 2026, 11:00
-
Joshua Zirkzee Tegaskan Ingin Bertahan di Manchester United
Liga Inggris 23 Juli 2026, 09:16
LATEST EDITORIAL
-
6 Alternatif Enzo Fernandez untuk Real Madrid
Editorial 3 Juli 2026, 14:19
-
Makin Panas! 5 Opsi Klub Baru Julian Alvarez, Barcelona Jadi Tujuan Impian
Editorial 24 Juni 2026, 15:34














