Menilik Peluang Khvicha Kvaratskhelia Meraih Ballon d'Or 2026
Afdholud Dzikry | 7 Mei 2026 08:46
Bola.net - Khvicha Kvaratskhelia menjadi salah satu sosok paling menentukan di balik laju PSG menuju final Liga Champions 2025/2026. Penampilan konsisten pemain asal Georgia itu membuat lini serang klub Paris tampil jauh lebih tajam dan sulit dihentikan sepanjang turnamen.
Sejak fase gugur dimulai, Kvaratskhelia hampir selalu terlibat dalam gol penting PSG. Ia rutin mencetak gol maupun assist saat tim menghadapi laga-laga besar.
Hanya satu pertandingan yang dilewatinya tanpa kontribusi gol, yakni leg pertama playoff melawan AS Monaco. Di luar laga itu, pengaruh 'Kvaradona' terus terasa dalam setiap langkah PSG menuju final Liga Champions.
Luis Enrique berhasil memaksimalkan kualitas sang winger dalam sistem permainan PSG. Kolaborasi keduanya membawa Les Parisiens kembali menembus final Liga Champions dengan performa yang lebih meyakinkan dibanding musim-musim sebelumnya.
Kini, nama Kvaratskhelia mulai masuk dalam pembicaraan kandidat Ballon d'Or. Peluangnya akan semakin besar jika PSG mampu menjuarai final pada 30 Mei mendatang.
Kontribusi Luar Biasa Kvaradona

Statistik Kvaratskhelia di kompetisi Eropa musim ini menunjukkan betapa besarnya pengaruhnya bagi PSG. Ia sudah terlibat dalam 17 gol sepanjang perjalanan tim di Liga Champions.
Pada semifinal melawan Bayern Munchen, ia mencetak dua gol penting di leg pertama. Selain itu, ia juga menyumbang assist untuk gol Ousmane Dembele.
Pergerakannya di lini depan membuat serangan PSG tampil lebih hidup. Kvaratskhelia tidak hanya tajam di depan gawang, tetapi juga aktif membuka ruang dan menciptakan peluang bagi rekan setimnya.
Kecepatan dan kemampuan dribelnya berkali-kali memaksa lawan melakukan pelanggaran. Meski mendapat tekanan fisik sepanjang pertandingan, ia tetap mampu menjaga intensitas permainan hingga menit akhir.
Harga 70 Juta Euro yang Terasa Murah

PSG merekrut Kvaratskhelia dari Napoli pada Januari 2025 dengan nilai transfer sekitar 70 juta euro. Nominal itu sempat dianggap terlalu mahal, tetapi kini justru terlihat sebagai investasi yang sangat menguntungkan.
Luis Enrique disebut menjadi sosok yang paling mendorong transfer tersebut. Ia percaya karakter permainan Kvaratskhelia cocok dengan gaya menyerang yang ingin dibangun PSG.
Hasilnya langsung terlihat di lapangan. Sang pemain cepat beradaptasi dan menjadi bagian penting dalam upaya PSG mengakhiri kegagalan mereka di kompetisi Eropa.
Konsistensi performanya membuat manajemen dan pendukung klub puas dengan keputusan tersebut. Bagi fans PSG, Kvaratskhelia kini bukan sekadar bintang baru, melainkan simbol harapan untuk meraih kejayaan Eropa.
Ambisi Ballon d'Or di Puskas Arena

Perjalanan Kvaratskhelia menuju level tertinggi sepak bola tidak datang secara instan. Ia memulai karier dari Dinamo Tbilisi sebelum berkembang dan menarik perhatian Eropa.
Mantan pelatihnya menyebut Kvaratskhelia sebagai pemain yang selalu haus perkembangan. Ia kerap menambah sesi latihan sendiri setelah program utama tim selesai.
Final di Puskas Arena akan menjadi panggung terbesar dalam kariernya sejauh ini. Jika mampu membawa PSG mengalahkan Arsenal, peluangnya meraih Ballon d'Or 2026 akan semakin terbuka lebar.
Publik kini menanti apakah 'Kvaradona' mampu mempersembahkan gelar Liga Champions kedua untuk PSG. Jika berhasil, pemain asal Georgia itu akan menempatkan namanya di jajaran elite sepak bola dunia dan memperbesar peluangnya meraih Ballon d'Or.
TAG TERKAIT
BERITA TERKAIT
-
Nico Paz, Bertahan di Como Akhirnya Hadirkan Malam yang Selama Ini Ia Bayangkan
Liga Champions 11 September 2026, 15:50
-
Assane Diao Mewujudkan Mimpi di Malam Magis Bersama Como
Liga Champions 11 September 2026, 14:33
-
Pertahanan Buruk Leipzig, Kemenangan Telak Como
Liga Champions 11 September 2026, 14:24
-
Kemenangan 4-1 Menunjukkan Level yang Mampu Dicapai Como
Liga Champions 11 September 2026, 14:19
-
Fabregas Batasi Euforia Como
Liga Champions 11 September 2026, 14:15
LATEST UPDATE
-
Resep AC Milan Bekuk Lecce: Ruben Amorim Belajar dari Kesalahan di MU!
Liga Italia 21 September 2026, 11:30
-
Juventus Kembali ke Jalur Kemenangan, Spalletti: Syukurlah!
Liga Italia 21 September 2026, 10:45
-
Manchester City Menangkan Drama 8 Gol Lawan Sunderland, Perasaan Enzo Maresca Campur Aduk
Liga Inggris 21 September 2026, 10:00
-
Pujian Setinggi Langit Iraola untuk Alexander Isak, Sang Pahlawan Liverpool!
Liga Inggris 21 September 2026, 09:40
-
Reuni dengan Mantan, Andoni Iraola Lega Liverpool yang Menang!
Liga Inggris 21 September 2026, 09:19
-
MU Comeback dari Fulham, Ada Peran Cawe-cawe Wasit?
Liga Inggris 21 September 2026, 08:51
-
Michael Carrick Sebut Pemain Ini Jadi Biang Kerok MU Gagal Menang Lawan Fulham
Liga Inggris 21 September 2026, 08:45
-
Real Madrid Rilis Pernyataan Resmi, Kritik Kepemimpinan Wasit di Derby Madrid!
Liga Spanyol 21 September 2026, 06:30
-
Meski Dipenuhi Kontroversi, Diego Simeone Klaim Atletico Madrid Layak Kalahkan Real Madrid!
Liga Spanyol 21 September 2026, 06:03
-
Kalah di Derby Madrileno, Jose Mourinho Sebut Rela Madrid Dizalimi Wasit!
Liga Spanyol 21 September 2026, 05:35
-
Man of the Match AC Milan vs Lecce: Christian Pulisic
Liga Italia 21 September 2026, 05:20
-
Hasil AC Milan vs Lecce: Dominan, Rossoneri Tembus 5 Besar!
Liga Italia 21 September 2026, 05:03
LATEST EDITORIAL
-
Bukan Cuma Ronaldo, 3 Pemain Ini Juga Pernah Membela Real Madrid dan Inter Milan
Editorial 8 September 2026, 20:58
-
Robert Sanchez Blunder Lagi, 5 Kiper Ini Bisa Jadi Solusi Chelsea
Editorial 27 Agustus 2026, 14:00
-
5 Pemain Manchester United yang Pernah Memakai Nomor 20 Sebelum Carlos Baleba
Editorial 26 Agustus 2026, 12:06
-
4 Klub yang Bisa Jadi Pelabuhan Nicolas Jackson, Aston Villa Paling Berpeluang?
Editorial 25 Agustus 2026, 11:33



