Meski Terseok-Seok di EPL, 5 Hal Ini Jadi Alasan Liverpool Bisa Kalahkan RB Leipzig
Aga Deta | 10 Maret 2021 14:41
Bola.net - Liverpool akan menghadapi RB Leipzig pada leg kedua babak 16 besar Liga Champions 2020/21, Kamis (11/3/2021) dini hari WIB. The Reds punya kans yang bagus untuk lolos ke perempat final.
Pada leg pertama, Liverpool mengantongi kemenangan 2-0 atas RB Leipzig. Jordan Henderson dkk menang berkat gol Mohamed Salah dan Sadio Mane.
Liverpool sekarang berada di atas angin. Akan tetapi, penampilan tim asuhan Jurgen Klopp itu belakangan ini sangat mengecewakan.
Liverpool menelan dua kekalahan beruntun dalam ajang Premier League. Mereka juga sudah tidak pernah menang dalam lima pertandingan terakhirnya di Anfield.
Meski performanya sedang buruk, Liverpool dinilai bakal mampu menyingkirkan Leipzig. Berikut ini lima alasannya.
Bermain di Luar Anfield
Liverpool sedang tidak berjodoh dengan Anfield belakangan ini. The Reds selalu kalah dalam lima pertandingan terakhirnya ketika berlaga di stadion kebanggaan mereka.
Liverpool memang berstatus sebagai tuan rumah pada leg kedua melawan RB Lipzig. Akan tetapi, mereka akan memainkan pertandingan ini di Puskas Arena karena adanya pembatasan akses masuk akibat pandemi COVID-19.
Liverpool meraih hasil yang bagus ketika bermain di Puskas Arena pada pertemuan pertama lalu. Mereka mampu mengalahkan RB Leipzig di stadion ini dengan skor 2-0.
Modal Bagus Leg Pertama
Liverpool tentu menyongsong pertandingan ini dengan penuh percaya diri. Pasalnya, The Reds mempunyai modal kemenangan pada pertemuan pertama.
Liverpool menang 2-0 atas RB Leipzig pada leg pertama. Dengan demikian, tim asuhan Jurgen Klopp itu sudah memiliki keunggulan dua gol tandang.
Keunggulan itu membuat Liverpool telah menempatkan satu kakinya di perempat final. Hasil imbang tanpa gol sudah cukup bagi The Reds untuk menyingkirkan wakil Jerman tersebut.
Rekor Jurgen Klopp vs Julian Nagelsmann
Laga ini akan menjadi panggung adu taktik antara Jurgen Klopp melawan Julian Nagelsmann. Namun, nama Nagelsmann saat ini lebih harum daripada Klopp.
Nagelsmann berhasil mengantarkan RB Leipzig meraih enam kemenangan beruntun dalam ajang Bundesliga. Sementara Klopp menelan enam kekalahan dalam tujuh pertandingan terakhir di Premier League.
Meski begitu, Klopp punya rekor yang bagus ketika berhadapan dengan Nagelsmann. Mantan pelatih Borussia Dortmund itu selalu menang dalam tiga pertandingan melawan Nagelsmann.
Motivasi untuk Bangkit
Liverpool meraih hasil yang buruk belakangan ini. Mereka kalah delapan kali dan cuma menang empat kali dalam 12 laga terakhir mereka di semua kompetisi.
Skuad Liverpool tentu termotivasi untuk bangkit. Pasalnya, mereka tidak mau kalah lagi dan ingin mengamankan tiket ke babak perempat final Liga Champions.
Liverpool sudah tidak punya harapan untuk mempertahankan gelar Premier League. Asa juara skuad asuhan Jurgen Klopp sekarang hanya tinggal di Liga Champions.
Mohamed Salah
Mohamed Salah memang sudah tidak mencetak gol dalam empat pertandingan terakhirnya di Premier League. Namun, bukan berarti Salah bisa diremehkan begitu saja.
Salah merupakan pencetak gol terbanyak Liverpool musim ini. Pemain berusia 28 tahun tersebut sudah melesakkan 28 gol di semua kompetisi.
Salah mencetak satu gol saat Liverpool menang 2-0 atas RB Leipzig pada pertemuan pertama lalu. Bukan tidak mungkin sang pemain akan melakukannya lagi pada pertandingan leg kedua.
Sumber: Berbagai Sumber
Baca Juga:
- Persiden La Liga Ragu Real Madrid dan Barcelona Mampu Beli Mohamed Salah
- Steven Gerrard Berharap Jurgen Klopp Bisa Lebih Lama Lagi Bertahan di Liverpool
- Perdebatan Panas: Jual atau Pertahankan Mo Salah Nih Liverpool?
- 6 Kandidat Pengganti Joachim Loew di Timnas Jerman, Jurgen Klopp Paling Difavoritkan
- Masalah di Lini Belakang? Liverpool Seharusnya Belajar dari Chelsea!
- Berkomitmen Penuh di Liverpool, Klopp Tepis Kabar Tangani Timnas Jerman
TAG TERKAIT
BERITA TERKAIT
-
Copenhagen vs Napoli: Panggung Istimewa bagi Rasmus Hojlund
Liga Champions 20 Januari 2026, 20:17
-
Update Transfer Resmi 18 Klub BRI Super League pada Januari 2026
Bola Indonesia 20 Januari 2026, 20:14
-
Madrid vs Monaco: Ujian Arbeloa, Reuni Mbappe, dan Angkernya Bernabeu
Liga Champions 20 Januari 2026, 20:00
-
Sporting vs PSG: Tamu yang Sangat Berbahaya
Liga Champions 20 Januari 2026, 19:58
LATEST UPDATE
-
Prediksi Bayern vs Union Saint-Gilloise 22 Januari 2026
Liga Champions 20 Januari 2026, 22:28
-
Prediksi Atalanta vs Athletic Club 22 Januari 2026
Liga Champions 20 Januari 2026, 22:24
-
Prediksi Qarabag FK vs Eintracht Frankfurt 22 Januari 2026
Liga Champions 20 Januari 2026, 21:09
-
Real Madrid vs Monaco: Statistik Gol Mbappe Jadi Ancaman Nyata buat Mantan Klubnya
Liga Champions 20 Januari 2026, 21:04
-
Villarreal vs Ajax: Jaminan Gol dalam Laga yang Berpotensi Berjalan Terbuka
Liga Champions 20 Januari 2026, 20:55
-
Prediksi Galatasaray vs Atletico Madrid 22 Januari 2026
Liga Champions 20 Januari 2026, 20:49
-
Copenhagen vs Napoli: Panggung Istimewa bagi Rasmus Hojlund
Liga Champions 20 Januari 2026, 20:17
-
Update Transfer Resmi 18 Klub BRI Super League pada Januari 2026
Bola Indonesia 20 Januari 2026, 20:14
-
Madrid vs Monaco: Ujian Arbeloa, Reuni Mbappe, dan Angkernya Bernabeu
Liga Champions 20 Januari 2026, 20:00
-
Sporting vs PSG: Tamu yang Sangat Berbahaya
Liga Champions 20 Januari 2026, 19:58
LATEST EDITORIAL
-
9 Pemain yang Pernah Bermain untuk Inter Milan dan Arsenal
Editorial 20 Januari 2026, 14:06
-
6 Bek Tengah yang Bisa Datangkan Liverpool Setelah Kehilangan Marc Guehi
Editorial 20 Januari 2026, 13:05
-
5 Pemain Liverpool yang Bisa Ikuti Jurgen Klopp ke Real Madrid
Editorial 19 Januari 2026, 12:24
-
4 Bek Tengah yang Bisa Jadi Target Chelsea di Bursa Januari: Ada Eks Real Madrid
Editorial 19 Januari 2026, 12:06





