Mkhitaryan Bantah Klaim Over-celebrate dari Bayern Munchen: Inter Milan Hanya Bahagia
Editor Bolanet | 16 April 2025 16:46
Bola.net - Gelandang Inter Milan, Henrikh Mkhitaryan membantah klaim Bayern Munchen yang menyebut Nerazzurri merayakan kemenangan 2-1 di leg pertama perempat final Liga Champions secara berlebihan. Gelandang asal Armenia itu menegaskan timnya hanya menunjukkan kebahagiaan normal dan kini fokus penuh pada leg kedua di San Siro.
Mkhitaryan mengakui musim ini termasuk yang paling melelahkan dalam kariernya. Namun, kesempatan meraih treble menjadi motivasi besar bagi Nerazzurri untuk terus berjuang.
"Kami tahu apa yang kami lakukan, kami hanya bahagia, tidak ada perayaan berlebihan," tegas Mkhitaryan. Ia juga menegaskan bahwa Inter tidak terpengaruh oleh komentar dari luar dan tetap fokus pada tujuan tim.
Fokus pada Laga, Bukan Komentar Luar

Mkhitaryan menegaskan bahwa Inter tidak memikirkan hasil leg pertama dan menganggap laga di San Siro dimulai dari skor 0-0. Ia menyadari kekuatan Bayern tapi yakin timnya mampu memberikan yang terbaik di depan pendukung sendiri.
"Kami tidak memikirkan hasil di Munich, itu sudah seminggu lalu. Besok (Kamis dini hari-red) dimulai dari 0-0, dan kedua tim punya kesempatan menang," ujar Mkhitaryan dalam konferensi pers.
"Kami akan fokus pada cara kami bermain, bukan bagaimana Bayern bermain. Kami di kandang dan ingin memberikan yang terbaik. Kami tahu Bayern datang untuk menang—tapi kami juga begitu," tambahnya.
Dukungan untuk Inzaghi dan Target Tim
Mkhitaryan memuji kerja keras Simone Inzaghi yang membangun tim ini selama empat tahun terakhir. Ia menegaskan komitmen pemain untuk mendukung pelatih dengan meraih semua target yang ada.
"Pelatih membangun tim ini selama empat tahun, saya di sini tiga tahun, dan yang dilakukan Inzaghi sangat penting untuk klub. Kami ingin mendukungnya dengan mengejar target kami," kata Mkhitaryan.
"Besok kami akan lakukan segalanya untuk menang dan melaju sejauh mungkin. Pada akhirnya, kita lihat apakah kami bisa sampai ke final atau tidak," lanjutnya.
Tanggapan Soal Istilah "Unplayable Inter"
Mkhitaryan menjelaskan bahwa istilah "Unplayable Inter" yang sempat viral adalah opininya dua bulan lalu, bukan terkait laga melawan Bayern. Ia tetap percaya timnya sangat kuat dan bisa bersaing di tiga kompetisi.
"Saya tidak mengatakan itu setelah laga Bayern—itu dua bulan lalu atau lebih. Saya bilang sesuatu dan itu jadi headline, tapi tidak masalah: itu opini saya saat itu," jelas Mkhitaryan.
"Saya masih percaya kami tim yang sangat kuat, dan itulah mengapa kami masih bertarung di tiga kompetisi. Kami ingin melaju sejauh mungkin," tegasnya.
Tak Peduli Komentar Negatif
Mkhitaryan mengabaikan komentar Vincent Kompany dan Harry Kane yang menyebut Inter over-celebrate. Ia menegaskan timnya hanya fokus pada permainan dan tidak terdistraksi oleh opini luar.
"Setiap orang bebas berkata apa pun. Kami tahu apa yang kami lakukan, kami hanya bahagia—tidak ada perayaan berlebihan," kata Mkhitaryan.
"Banyak orang yang bicara di luar lapangan, di luar klub, dan kami berusaha tidak mendengarnya. Begitulah sepak bola bekerja," pungkasnya.
Laga sengit Inter vs Bayern Munich akan menjadi ujian mental bagi kedua tim. Dengan kesiapan maksimal, bisakah Nerazzurri memastikan tiket semifinal? Ikuti terus berita terbarunya di Bola.net!.
Jangan Sampai Ketinggalan ini Bolaneters!
Ini Saran Pelatih Legendaris Italia Bila Inter Milan Mau Lolos Semifinal Liga Champions
Fakta Menarik Inter Milan: Tim Paling Efisien di 8 Besar Liga Champions
5 Kemenangan Tak Terlupakan Klub Bundesliga atas Inter Milan di Kompetisi Eropa
Jangan Remehkan Bayern! 5 Alasan Mereka Bisa Singkirkan Inter Milan dari Liga Champions
Jadwal Siaran Langsung Inter Milan vs Bayern Munchen di SCTV Malam Ini, Kamis 17 April 2025
Starting XI Inter Milan Saat Kalahkan Bayern Munchen di Final Liga Champions 2010, di Mana Mereka Sekarang?
TAG TERKAIT
BERITA TERKAIT
-
Man of the Match Venezia vs Inter: Marcus Thuram
Liga Italia 29 Oktober 2026, 05:52
-
Hasil Venezia vs Inter: Dua Gol Bunuh Diri Bawa Nerazzurri ke Puncak Serie A
Liga Italia 29 Oktober 2026, 04:03
-
Kabar Buruk bagi Inter, Lautaro Martinez Terancam Absen di Derby Milan
Liga Italia 27 Oktober 2026, 20:46
-
Prediksi Bayern vs Magdeburg 29 Oktober 2026
Bundesliga 27 Oktober 2026, 13:15
LATEST UPDATE
-
Statistik Ini Jadi Bukti Nyata Bernardo Silva Ubah Permainan Real Madrid
Liga Spanyol 31 Oktober 2026, 19:45
-
Strategi Cerdas Marc Marquez Sprint Race MotoGP Malaysia 2026: Pantang Memimpin Balapan!
Otomotif 31 Oktober 2026, 19:14
-
Hasil BRI Super League: Madura United Raih Poin Penuh dari Markas PSM Makassar
Bola Indonesia 31 Oktober 2026, 17:44
-
BRI Tulungagung dan PWI Salurkan 250 Paket Sembako untuk Warga Kampung Pemulung
News 31 Oktober 2026, 17:13
-
Legenda Thailand Dukung Timnas Indonesia ke Piala Dunia 2030
Tim Nasional 31 Oktober 2026, 16:36
-
Live Streaming Barcelona vs Alaves: Jadwal dan Link Nonton
Liga Spanyol 31 Oktober 2026, 15:21
LATEST EDITORIAL
-
4 Pemain Inggris yang Meraih Ballon d'Or sebelum Harry Kane
Editorial 27 Oktober 2026, 13:52
-
Kursi Panas Pelatih Premier League: 4 Manajer yang Berisiko Dipecat Lebih Dulu
Editorial 26 Oktober 2026, 23:49
-
7 Pelatih Gratis yang Bisa Gantikan Michael Carrick di Manchester United
Editorial 26 Oktober 2026, 16:03
-
5 Pemain Argentina yang Bisa Mewarisi Nomor 10 Lionel Messi
Editorial 8 Oktober 2026, 11:18





