Modric: Sepakbola Tidak Melulu Soal Gol
Dimas Ardi Prasetya | 21 Desember 2018 22:12
Bola.net - - Gelandang Real Madrid Luka Modric mengaku dirinya sangat senang bisa mengalahkan Cristiano Ronaldo dan Lionel Messi dalam perebutan trofi Ballon d'Or untuk membuktikan bahwa sepakbola tidak melulu soal mencetak banyak gol.
Messi dan Ronaldo mendominasi sepakbola dunia selama satu dekade terakhir. Hal tersebut tak lepas dari prestasi mereka dari tahun ke tahun.
Mereka tak cuma sekedar mengantarkan timnya jadi juara. Akan tetapi mereka juga mampu menghasilkan puluhan gol per musim.
Dominasi itu patah pada tahun ini. Mereka dikalahkan oleh Modrid yang sangat instrumental dalam keberhasilan Real Madrid juara Liga Champions 2018 plus mengantarkan Kroasia masuk final Piala Dunia 2018.
Kebahagian Modric
Modric sendiri jelas bukan seorang mesin gol seperti Ronaldo atau Messi. Ia pun bahagia karena akhirnya bisa membuat orang-orang sadar bahwa sepakbola bukan melulu soal gol.
"Ini membuat saya senang bahwa orang-orang akhirnya mengakui semua yang telah saya capai dalam karir olahraga saya," serunya dalam wawancaranya dengan GQ.
"Saya harus memenangkan banyak hal untuk mewujudkannya dan baru kemudian orang lain menyadari bahwa sepak bola bukan hanya tentang gol, gol, dan gol," tegas Modric.
Kerja Keras
Gelandang berusia 33 tahun itu kemudian membeberkan bahwa di awal karirnya, hampir tak ada orang yang optimis ia akan bisa memiliki karir yang sukses. Akan tetapi pada akhirnya ia bisa membuktikan orang-orang itu salah dengan kerja keras yang ia lakukan di sepanjang karirnya.
"Awalnya banyak orang tidak percaya pada saya. Itu bagian dari hidup saya, selalu dikelilingi oleh keraguan, selalu mendengar bahwa tidak saya tidak akan mencapai puncak."
"Semua pengakuan, seperti Pemain Dunia FIFA atau Ballon d'Or, jauh lebih berharga ketika Anda menyadari bahwa tidak ada yang memberi Anda apa pun," ucapnya.
"Tidak ada yang diberikan kepada saya oleh siapa pun. Saya harus bekerja keras untuk itu," tegas Modric.
Berita Video
Berita video mantan bek Timnas Indonesia, Hamka Hamzah, bereaksi keras setelah adanya tuduhan di media sosial ditujukan kepadanya soal match fixing pada final Piala AFF 2010.
TAG TERKAIT
BERITA TERKAIT
-
Prediksi Kairat vs Club Brugge 20 Januari 2026
Liga Champions 19 Januari 2026, 22:30
-
Cristiano Ronaldo Menang Telak di Meja Hijau: Juventus Harus Bayar Rp165 Miliar
Liga Italia 19 Januari 2026, 21:54
-
Vinicius Jr ke Chelsea? Mantan Pemain The Blues Anggap Itu Sekadar Khayalan
Liga Inggris 19 Januari 2026, 19:39
-
Prediksi Villarreal vs Ajax 21 Januari 2026
Liga Champions 19 Januari 2026, 19:30
LATEST UPDATE
-
Usai Cabut dari Real Madrid, Tujuan Xabi Alonso Berikutnya Terungkap
Liga Spanyol 20 Januari 2026, 04:30
-
Kabar Panas dari Stamford Bridge: Chelsea Siap Lepas Gelandang Juara Piala Dunia Ini
Liga Inggris 20 Januari 2026, 03:29
-
Prediksi Copenhagen vs Napoli 21 Januari 2026
Liga Champions 20 Januari 2026, 03:03
-
Prediksi Olympiakos vs Leverkusen 21 Januari 2026
Liga Champions 20 Januari 2026, 03:02
-
Prediksi Sporting CP vs PSG 21 Januari 2026
Liga Champions 20 Januari 2026, 03:01
-
Prediksi Inter vs Arsenal 21 Januari 2026
Liga Champions 20 Januari 2026, 03:00
-
Prediksi Tottenham vs Dortmund 21 Januari 2026
Liga Champions 20 Januari 2026, 03:00
-
Vinicius Dicemooh Fans Real Madrid, Kylian Mbappe tak Terima
Liga Spanyol 20 Januari 2026, 01:15
-
Prediksi Bodo/Glimt vs Man City 21 Januari 2026
Liga Champions 20 Januari 2026, 00:45
-
Prediksi Kairat vs Club Brugge 20 Januari 2026
Liga Champions 19 Januari 2026, 22:30
-
Bara Api di Old Trafford: Tensi Tinggi Roy Keane dengan Istri Michael Carrick
Liga Inggris 19 Januari 2026, 22:24
LATEST EDITORIAL
-
5 Pemain Liverpool yang Bisa Ikuti Jurgen Klopp ke Real Madrid
Editorial 19 Januari 2026, 12:24
-
4 Bek Tengah yang Bisa Jadi Target Chelsea di Bursa Januari: Ada Eks Real Madrid
Editorial 19 Januari 2026, 12:06
-
5 Kekalahan Terburuk Real Madrid di Copa del Rey Abad Ini
Editorial 16 Januari 2026, 10:19
-
5 Kandidat Pelatih Real Madrid Musim Depan: Zidane, Klopp, Siapa Lagi?
Editorial 15 Januari 2026, 07:26



