Napoli Tersingkir dari Liga Champions, Ini Penjelasan Antonio Conte
Afdholud Dzikry | 29 Januari 2026 07:43
Bola.net - Pelatih Napoli, Antonio Conte menolak untuk menyalahkan skuadnya usai tersingkir dari Liga Champions. Ia justru merasa sangat bangga dengan perjuangan Giovanni Di Lorenzo dan kawan-kawan.
Napoli dipaksa menyerah 2-3 oleh Chelsea dalam laga hidup mati fase liga UCL. Namun, Conte melihat sisi positif dari mentalitas pasukannya.
Penyesalan terbesar sang pelatih rupanya bukan terjadi pada malam ini. Hasil imbang di laga sebelumnya melawan Copenhagen-lah yang menjadi duri dalam daging.
Padahal, Napoli tampil dalam kondisi skuad yang sangat memprihatinkan. Badai cedera memaksa mereka tampil tanpa kekuatan penuh.
Penyesalan Bukan Malam Ini

Conte menegaskan bahwa kegagalan lolos bukan semata-mata karena kekalahan dari Chelsea. Ia mengingatkan kembali momen fatal saat mereka gagal menang di Denmark.
Hasil tersebut memaksa Napoli harus menang lawan tim sekuat Chelsea di laga pamungkas. Situasi sulit ini sejatinya bisa dihindari sejak awal.
"Saya katakan kepada para pemain bahwa penyesalannya ada di Copenhagen, di mana kami membiarkan kemenangan itu lepas begitu saja dari genggaman kami," ungkap Antonio Conte.
"Itu memaksa kami berada dalam situasi ini melawan klub top, jangan lupa Chelsea memenangkan Piala Dunia Antarklub, mereka memiliki pemain luar biasa di lapangan, bangku cadangan, dan bahkan yang tersisa di tribun," tegasnya.
Bangga Bertarung dengan Skuad Pincang
Fakta mengejutkan terungkap bahwa Napoli kehilangan lebih dari setengah kekuatan timnya. Sebanyak 13 pemain harus absen, namun mereka tetap tampil militan.
Conte merasa timnya layak mendapatkan hasil lebih baik jika melihat cara bermain mereka. Semangat juang tim dinilai sudah berada di level tertinggi.
"Kami merasakan kebanggaan dan kepuasan yang luar biasa, karena meskipun kehilangan lebih dari separuh skuad, kami bermain jika tidak pada level yang sama, maka bahkan lebih baik dari Chelsea, dan pantas mendapatkan lebih banyak," tutur Conte.
"Saya sangat bangga dengan para pemain kami, karena kami menekan mereka, menciptakan peluang, melawan mereka untuk setiap bola. Sayang sekali, kami pantas setidaknya masuk ke babak play-off," imbuhnya.
Perbedaan Mentalitas Serie A dan Premier League
Laga ini juga menjadi cerminan perbedaan gaya main antarliga. Conte menyoroti intensitas tinggi yang selalu tersaji di kompetisi Eropa.
Ia ingin Napoli terus beradaptasi dengan gaya sepak bola modern yang agresif. Bertahan total atau parkir bus bukan lagi opsi baginya.
"Di Liga Champions, Anda sering menemukan lawan yang memainkan sepak bola terbuka dan menyerang, jadi harus ada intensitas dan duel. Serie A lebih taktis, tim bisa menutup diri dan Anda harus menemukan solusi untuk membukanya," analisis Conte.
"Karena itu, dalam sepak bola modern, Anda tidak bisa hanya memarkir bus. Saya ingin tim saya bermain dengan tempo lebih tinggi dan agresif. Bahkan dengan 13 pemain absen, kami berani dan agresif," pungkasnya.
TAG TERKAIT
BERITA TERKAIT
-
Pedro Neto Perpanjang Kontrak di Chelsea hingga 2032
Liga Inggris 12 September 2026, 05:35
-
Nico Paz, Bertahan di Como Akhirnya Hadirkan Malam yang Selama Ini Ia Bayangkan
Liga Champions 11 September 2026, 15:50
-
Assane Diao Mewujudkan Mimpi di Malam Magis Bersama Como
Liga Champions 11 September 2026, 14:33
-
Pertahanan Buruk Leipzig, Kemenangan Telak Como
Liga Champions 11 September 2026, 14:24
-
Kemenangan 4-1 Menunjukkan Level yang Mampu Dicapai Como
Liga Champions 11 September 2026, 14:19
LATEST UPDATE
-
Barcelona Sudah Cetak 26 Gol dalam 6 Laga, padahal Tanpa 'Nomor 9' Murni
Liga Spanyol 14 September 2026, 15:44
-
Garudayaksa FC Masih Tanpa Kemenangan, Apa yang jadi Penyebabnya?
Bola Indonesia 14 September 2026, 15:12
-
MU Merasa Diperlakukan Secara Zalim
Liga Inggris 14 September 2026, 14:15
-
John Herdman Bidik Trofi Perdana Bersama Timnas Indonesia di FIFA ASEAN Cup 2026
Tim Nasional 14 September 2026, 14:13
-
Lamine Yamal Makin Kuat dalam Persaingan Ballon d'Or 2026
Liga Spanyol 14 September 2026, 13:22
-
Guglielmo Vicario Murka Usai Juventus Kalah Dramatis dari Sassuolo
Liga Italia 14 September 2026, 12:52
-
Michael Carrick Salah Taktik Saat MU Kalah dari Man City di Old Trafford?
Liga Inggris 14 September 2026, 12:44
-
Erling Haaland Pecahkan Rekor Gol Derby Manchester di Premier League
Liga Inggris 14 September 2026, 12:22
-
Alasan Michael Carrick Tak Mau Salahkan Pemain MU Usai Kalah dari Man City
Liga Inggris 14 September 2026, 12:16
LATEST EDITORIAL
-
Bukan Cuma Ronaldo, 3 Pemain Ini Juga Pernah Membela Real Madrid dan Inter Milan
Editorial 8 September 2026, 20:58
-
Robert Sanchez Blunder Lagi, 5 Kiper Ini Bisa Jadi Solusi Chelsea
Editorial 27 Agustus 2026, 14:00
-
5 Pemain Manchester United yang Pernah Memakai Nomor 20 Sebelum Carlos Baleba
Editorial 26 Agustus 2026, 12:06
-
4 Klub yang Bisa Jadi Pelabuhan Nicolas Jackson, Aston Villa Paling Berpeluang?
Editorial 25 Agustus 2026, 11:33





