On the Way ke Final? 5 Alasan Chelsea Bisa Mendepak Real Madrid dari Liga Champions
Yaumil Azis | 4 Mei 2021 23:01
Bola.net - Leg kedua babak semifinal Liga Champions akan digelar pada pekan ini. Salah satunya mempertemukan dua klub raksasa Eropa, Chelsea dan Real Madrid, di Stamford Bridge hari Kamis (6/5/2021) nanti.
Sekilas, kedua tim sedang berada di posisi yang seimbang. Leg pertama yang dilangsungkan di Estadio Alfredo Di Stefano pada pekan lalu berakhir seri 1-1. Akan tetapi, jika dilihat seksama, Chelsea sebenarnya lebih diuntungkan.
Mereka mengantongi satu gol tandang dari markas Real Madrid. Dengan demikian, mereka hanya perlu menahan imbang klub besutan Zinedine Zidane tersebut dengan skor kacamata 0-0 jika ingin melaju ke babak final.
Ada lima alasan mengapa Chelsea sangat mungkin mendepak Real Madrid dari pentas Liga Champions musim ini. Informasi selengkapnya bisa disimak di bawah ini ya, Bolaneters!
Kai Havertz Mulai Bersinar
Jika ada satu pemain yang wajib berterima kasih kepada Thomas Tuchel selaku pelatih Chelsea, maka Kai Havertz-lah orangnya. Performanya meningkat cukup drastis semenjak Tuchel menduduki kursi kepelatihan the Blues.
Setelah melakukan beberapa eksperimen, Tuchel akhirnya menemukan peran yang pas buat Havertz. Ia bermain sebagai penyerang, baik dalam format dua striker ataupun tiga. Dan belakangan ini, Havertz mulai rajin mencetak gol.
Fulham menjadi korban terbaru dari mantan penggawa Bayer Leverkusen tersebut. Ia berhasil mencetak gol sebanyak dua kali dan membantu Chelsea meraih tiga angka. Berkat aksinya, the Blues bisa keluar sebagai pemenang dengan skor 2-0.
Benteng Chelsea Terlalu Rapat
Selama bisa mencatatkan clean sheet, maka satu tempat di babak final dipastikan akan menjadi milik Chelsea. Situasi ini cukup menguntungkan buat mereka karena sejak kehadiran Tuchel, lini belakang the Blues semakin kuat.
Semenjak bertemu Wolverhampton akhir bulan Januari lalu, Chelsea berhasil menorehkan 11 clean sheet dari 14 laga. Beberapa didapatkan saat bertemu lawan yang memiliki daya serang tinggi, seperti Manchester United dan Liverpool.
Namun Chelsea harus tetap waspada. Sebab kalau kehilangan konsentrasi, gawang mereka bisa jadi bulan-bulanan lawan. Pemandangan ini terlihat jelas ketika the Blues berhadapan dengan West Brom pada awal bulan April lalu.
Inkonsistensi Lini Depan Real Madrid
Lini depan Real Madrid saat ini membuat Zinedine Zidane harus memutar otak. Karim Benzema dkk kadang produktif dalam urusan mencetak gol. Namun seringkali, mereka ciut ketika menghadapi barisan pertahanan lawan.
Enam gol berhasil dibukukan Real Madrid dalam lima laga terakhir di semua kompetisi. Dan perlu dicatat juga kalau Los Merengues gagal mencetak gol di dua pertandingan. Yakni ketika bertemu Getafe dan Real Betis.
Dalam lima pertandingan itu juga, hanya Karim Benzema selaku penyerang Real Madrid yang mampu mencetak gol. Dalam laga melawan Osasuna akhir pekan kemarin, dua golnya dikantongi Casemiro (gelandang) dan Eder Militao (bek).
Ancaman Christian Pulisic
Tuchel juga manusia. Kedatangannya tidak membuat semua permasalahan Chelsea tuntas seketika. Setelah pria berdarah Jerman tersebut membereskan masalah di pertahanan, muncul lagi problematika di lini depan yang membuat geleng-geleng kepala.
Masalah ini masih terjadi sampai sekarang. Selain melawan Crystal Palace, mereka hanya mampu mencetak paling banyak dua gol ke gawang lawan. Bahkan kadang tak mampu mencetak gol sama sekali. Namun paling tidak, belakangan ini, lini depan mulai rajin mencetak gol di tiap pertandingan.
Hal ini disebabkan oleh meningkatnya performa para bomber Chelsea, salah satunya Christian Pulisic. Pemain yang diberikan julukan 'Captain America' tersebut mampu mencetak empat gol dari delapan laga termasuk saat menghadapi Madrid pada leg pertama.
Kejutan Timo Werner
Mantan bomber RB Leipzig ini cukup akrab dengan kritikan di sepanjang musim 2020/21. Akan tetapi, belakangan ini, Werner kerap menyajikan beberapa kejutan. Salah satunya adalah saat Chelsea West Ham beberapa waktu lalu.
Ia berhasil mempersembahkan satu gol yang menjadi penentu kemenangan Chelsea di laga tersebut. Seharusnya bisa meraih dua gol andai dirinya mampu memanfaatkan satu kesempatan emas di babak kedua.
Kalaupun tidak mencetak gol, Werner masih bisa berkontribusi dalam bentuk lain. Jangan salah, pria berumur 25 tahun itu bisa menyajikan assist untuk rekan-rekan setimnya. Werner sudah memproduksi 13 assist pada musim ini.
TAG TERKAIT
BERITA TERKAIT
-
Man of the Match Valencia vs Barcelona: Fermin Lopez
Liga Spanyol 6 September 2026, 23:30
-
Hasil Valencia vs Barcelona: Blaugrana Hancurkan Los Che 5-0 di Mestalla
Liga Spanyol 6 September 2026, 23:18
-
Rapor Pemain Manchester United Kontra Everton: Mbeumo Gemilang, Lammens Jadi Sorotan
Liga Inggris 6 September 2026, 22:48
-
Man of the Match Everton vs Man Utd: Bryan Mbeumo
Liga Inggris 6 September 2026, 22:23
LATEST UPDATE
-
Bekuk Chelsea, Mikel Arteta Sanjung Mental Juara Arsenal
Liga Inggris 7 September 2026, 05:15
-
Man of the Match Juventus vs AC Milan: Francisco Conceicao
Liga Italia 7 September 2026, 04:34
-
Hasil Juventus vs AC Milan: Gol Telat Gatti Buyarkan Kemenangan Rossoneri!
Liga Italia 7 September 2026, 04:25
-
Man of the Match Arsenal vs Chelsea: Martin Odegaard
Liga Inggris 7 September 2026, 00:53
-
Hasil Arsenal vs Chelsea: The Gunners Comeback dan Menang di Derby London
Liga Inggris 7 September 2026, 00:27
-
Tempat Menonton Juventus vs AC Milan di Serie A, 7 September 2026
Liga Italia 6 September 2026, 23:59
-
Link Streaming Juventus vs AC Milan 7 September 2026
Liga Italia 6 September 2026, 23:45
-
Man of the Match Valencia vs Barcelona: Fermin Lopez
Liga Spanyol 6 September 2026, 23:30
-
Hasil Valencia vs Barcelona: Blaugrana Hancurkan Los Che 5-0 di Mestalla
Liga Spanyol 6 September 2026, 23:18
-
Rapor Pemain Manchester United Kontra Everton: Mbeumo Gemilang, Lammens Jadi Sorotan
Liga Inggris 6 September 2026, 22:48
-
Man of the Match Everton vs Man Utd: Bryan Mbeumo
Liga Inggris 6 September 2026, 22:23
-
Hasil Everton vs Man Utd: Gol Menit 90+6 Buyarkan Kemenangan Setan Merah
Liga Inggris 6 September 2026, 22:01
-
Inter Milan Resmi Perpanjang Kontrak Pio Esposito hingga 2032
Liga Italia 6 September 2026, 21:41
-
Curtis Jones Ungkap Alasan Sebenarnya Tinggalkan Liverpool demi Inter Milan
Liga Italia 6 September 2026, 21:30
LATEST EDITORIAL
-
Robert Sanchez Blunder Lagi, 5 Kiper Ini Bisa Jadi Solusi Chelsea
Editorial 27 Agustus 2026, 14:00
-
5 Pemain Manchester United yang Pernah Memakai Nomor 20 Sebelum Carlos Baleba
Editorial 26 Agustus 2026, 12:06
-
4 Klub yang Bisa Jadi Pelabuhan Nicolas Jackson, Aston Villa Paling Berpeluang?
Editorial 25 Agustus 2026, 11:33
-
5 Alternatif Bek Kiri Manchester United jika Gagal Mendapatkan Lewis Hall
Editorial 12 Agustus 2026, 12:51

