Paling Tidak Real Madrid Bisa Bereaksi Setelah Tertinggal 3 Gol
Richard Andreas | 22 Oktober 2020 05:20
Bola.net - Real Madrid menelan kekalahan pahit pada laga pertama mereka di musim baru Liga Champions. Menjamu Shakhtar Donetsk, Los Blancos justru takluk 2-3 di kandang sendiri (22/10).
Kekalahan ini jadi tamparan keras bagi Zinedine Zidane dan skuadnya, terlebih Los Blancos sempat tertinggal 0-3 di babak pertama karena tampil begitu buruk.
Beruntung Madrid bisa balik melawan di babak kedua. Bahkan sempat menyamakan kedudukan jadi 3-3, tapi gol ketiga dianulir wasit lantaran offside.
Perlawanan di babak kedua inilah yang setidaknya bisa jadi pertanda positif untuk Madrid. Selengkapnya di bawah ini ya, Bolaneters!
Reaksi pemain
Madrid sebenarnya mendominasi babak pertama sampai sebelum gol pertama Shakhtar. Segalanya berubah setelah tim tamu mencetak gol terlebih dahulu.
Ziddane mengakui segalanya buruk di babak pertama, tapi jika harus menyorot satu sisi positif, dia puas dengan reaksi pemainnya di babak kedua.
"Rasanya buruk [setelah kalah], tentu, rasanya campur aduk. Kami membuat kesalahan yang berujung pada gol pertama lawan," buka Zidane kepada Marca.
"Dan setelah itu faktanya kami kehilangan rasa percaya diri, kurang aksi, kurang segalanya di babak pertama."
"Saya senang dengan reaksi para pemain yang mengubah babak kedua, sebab mereka tidak layak menerima hasil seburuk itu," imbuhnya.
Segera beranjak
Kekalahan ini melengkapi rentetan hasil buruk Madrid, yang akhir pekan lalu takluk 0-1 dari Cadiz di La Liga.
Masalahnya, mereka akan menyambangi Barcelona akhir pekan ini. Zidane pun berharap skuadnya bisa segera bangkit dan beranjak.
"Saya merasakan kekecewaan para pemain sebab mereka telah membantu saya meraih banyak hal. Ini pertandingan buruk dan mereka layak mendapatkan lebih baik," sambung Zidane.
"Namun, begitulah sepak bola. Terkadang sepak bola bisa begitu sulit. Saya sendiri tetap positif dan percaya pada skuad ini serta percaya pada apa yang akan kami lakukan: beranjak dari hasil buruk ini," tutupnya.
Sumber: Marca
TAG TERKAIT
BERITA TERKAIT
-
Juventus vs Benfica: Spalletti Siap Adu Mekanik dengan Mourinho
Liga Champions 21 Januari 2026, 14:31
-
Juventus vs Benfica: Misi Wajib Menang Bianconeri!
Liga Champions 21 Januari 2026, 14:05
-
Transformasi Khephren Thuram: Dari Pemuda Naif Jadi 'Monster' Lini Tengah Juventus
Liga Champions 21 Januari 2026, 13:58
LATEST UPDATE
-
Kalahkan Inter dan Kunci 16 Besar UCL: Arsenal Kirim Pesan Kuat!
Liga Champions 21 Januari 2026, 16:09
-
Siaran Langsung Liga Champions: Juventus vs Benfica, Kick Off Jam 03.00 WIB
Liga Champions 21 Januari 2026, 15:56
-
Resmi! Vidio Tayangkan UFC di Indonesia
Olahraga Lain-Lain 21 Januari 2026, 14:31
-
Juventus vs Benfica: Spalletti Siap Adu Mekanik dengan Mourinho
Liga Champions 21 Januari 2026, 14:31
-
Juventus vs Benfica: Misi Wajib Menang Bianconeri!
Liga Champions 21 Januari 2026, 14:05
-
Menuju Piala Dunia 2026: Tiga Aturan Baru Disiapkan, VAR dan Timewasting Jadi Fokus
Piala Dunia 21 Januari 2026, 14:02
-
Transformasi Khephren Thuram: Dari Pemuda Naif Jadi 'Monster' Lini Tengah Juventus
Liga Champions 21 Januari 2026, 13:58
-
Atalanta vs Bilbao: Ederson Minta La Dea Berikan 110 Persen!
Liga Champions 21 Januari 2026, 13:42
-
Kontroversi Dalot vs Doku di Derby Manchester, Howard Webb Tegaskan VAR Sudah Tepat
Liga Inggris 21 Januari 2026, 13:30
-
Lupakan Mateta, Juventus Kini Selangkah Lagi Dapatkan Youssef En-Nesyri?
Liga Italia 21 Januari 2026, 13:29
LATEST EDITORIAL
-
9 Pemain yang Pernah Bermain untuk Inter Milan dan Arsenal
Editorial 20 Januari 2026, 14:06
-
6 Bek Tengah yang Bisa Datangkan Liverpool Setelah Kehilangan Marc Guehi
Editorial 20 Januari 2026, 13:05
-
5 Pemain Liverpool yang Bisa Ikuti Jurgen Klopp ke Real Madrid
Editorial 19 Januari 2026, 12:24
-
4 Bek Tengah yang Bisa Jadi Target Chelsea di Bursa Januari: Ada Eks Real Madrid
Editorial 19 Januari 2026, 12:06





