Pedih, MU Belum Pernah Come Back Setelah Kekalahan Kandang di Leg Pertama Kompetisi Eropa
Richard Andreas | 13 Februari 2019 06:20
Bola.net - - Mimpi Manchester United untuk melangkah lebih jauh di Liga Champions musim ini tampaknya pupus setelah menyerah 0-2 dari PSG pada leg pertama 16 besar, Rabu (13/2) dini WIB. Bermain di hadapan pendukungnya sendiri, MU tampil buruk dengan hanya satu tembakan tepat sasaran.
Pertandingan itu tidak berjalan sesuai harapan MU. Meski mencoba tampil agresif sejak menit awal, skuat MU tidak mampu benar-benar menemukan sentuhan akhir yang mereka butuhkan.
Pengalaman skuat MU di kompetisi Eropa juga kalah jauh dibanding skuat PSG. Berdasarkan statistik Opta, starting eleven PSG pada pertandingan tersebut berisikan pemain-pemain yang totalnya sudah bermain 589 kali di Liga Champions. Pada skuat MU, hanya 255 penampilan secara total.
Tugas MU di leg kedua nanti juga akan semakin berat karena defisit dua gol tandang. Baca ulasan selengkapnya di bawah ini ya, Bolaneters!
Belum Pernah Come Back
Menukil laman resmi UEFA, MU ternyata belum pernah come back alias membalikkan keadaan pasca menelan kekalahan di kandang pada leg pertama kompetisi Eropa. Catatan buruk itu mungkin tidak akan berubah jika melihat kekuatan PSG di hadapan pendukungnya sendiri.
Kekalahan tersebut juga menorehkan catatan buruk pada perjalanan Solskjaer sebagai pelatih MU. Untuk pertama kalinya dalam sejarah, MU takluk dengan margin lebih dari satu gol di kompetisi Eropa.
MU sebenarnya tampil cukup agresif sejak menit awal, tapi penyerang-penyerang MU seakan-akan kehilangan kualitasnya. Dampaknya, skuat MU tampak frustrasi, yang berujung pada enam kartu kuning, dan satu kartu merah untuk Paul Pogba.
Mimpi Buruk di Babak Kedua

Permainan MU kian merosot setelah Anthony Martial dan Jesse Lingard harus mengakhiri pertandingan lebih cepat di ujung babak pertama. Keduanya menderita cedera dan tidak bisa melanjutkan pertandingan, MU menatap babak kedua dengan cemas.
Terbukti, PSG tampil jauh lebih dominan di babak kedua. Keluarnya Martial dan Lingard mengubah ritme permainan MU, dan PSG mampu memanfaatkan kelemahan ini dengan baik.
Nemanja Matic mungkin merupakan pemain MU yang paling menyesali kekalahan tersebut. Dia membiarkan Presnel Kimpembe mencetak gol dengan bebas, Matic tidak menjaga lawan cukup baik di dalam kotak penalti untuk menghadapi tendangan sudut Angel Di Maria.
Beberapa menit kemudian, segalanya menjadi lebih sulit bagi MU setelah Kylan Mbappe mengecoh Victor Lindelof dan Eric Bailly untuk mencetak gol kedua PSG dengan memanfaatkan umpan sempurna Di Maria.
Berita ini mengalami kesalahan penulisan dan telah direvisi.
Berita Video
Berita video cokelat batangan menjadi salah satu "rahasia" Manchester United kembali perkasa bersama Ole Gunnar Solskjaer. Apa kaitannya?
TAG TERKAIT
BERITA TERKAIT
-
Como vs Roma Memanas! Cesc Fabregas Haramkan Pemainnya Bahas Liga Champions
Liga Italia 14 Maret 2026, 08:00
-
Kalau Carrick Mau jadi Pelatih Permanen Manchester United, Ini Syaratnya!
Liga Inggris 14 Maret 2026, 06:03
LATEST UPDATE
-
Manchester City Tersandung di Kandang West Ham, Harapan Juara Makin Menipis
Liga Inggris 15 Maret 2026, 08:15
-
Bukan Cuma Baju Baru, saatnya Upgrade Parfum Jelang Lebaran
Lain Lain 15 Maret 2026, 08:00
-
Jadwal Premier League di SCTV Hari Ini, Minggu 15 Maret 2026
Liga Inggris 15 Maret 2026, 07:58
-
Jadwal BRI Super League di Indosiar Hari Ini, Minggu 15 Maret 2025
Bola Indonesia 15 Maret 2026, 07:32
LATEST EDITORIAL
-
5 Wonderkid Italia yang Bisa Selamatkan Azzurri dari Kutukan Piala Dunia
Editorial 14 Maret 2026, 06:06
-
Starting XI Gabungan PSG dan Chelsea Sepanjang Masa, Siapa Saja Masuk?
Editorial 11 Maret 2026, 21:05
-
3 Pelatih yang Pernah Menangani PSG dan Chelsea, Ada yang Juara Liga Champions
Editorial 11 Maret 2026, 20:54










