Pengakuan Koeman, Masalah Barcelona Ada di Pergerakan Tanpa Bola
Richard Andreas | 5 November 2020 10:00
Bola.net - Ronald Koeman harus mengakui bahwa Barcelona gagal tampil sebaik seharusnya meski berhasil mengalahkan Dynamo Kiev 2-1 pada matchday 3 Grup G Liga Champions 2020/21, Kamis (5/11/2020) dini hari WIB tadi.
Kemenangan ini tidak didapatkan Barca dengan mudah. Mereka unggul cepat, tapi kemudian hilang kontrol atas pertandingan dan beberapa kali nyaris kebobolan.
Koeman pun mengakui timnya bermasalah, khususnya dalam pergerakan tanpa bola. Barca tidak menunjukkan identitas mereka, tim lawan terlalu bebas bergerak di Camp Nou.
Lalu apa kata Koeman soal masalah timnya ini? Scroll ke bawah ya, Bolaneters!
Pergerakan tanpa bola
Menurut Koeman, letak masalah Barca ada pada pergerakan tanpa bola. Hal ini membuat Barca kehilangan kontrol atas pertandingan, dan perlahan-lahan membiarkan lawan membuat banyak peluang berbahaya.
"Kami harus bermain lebih baik dan mengembangkan permainan tanpa bola kami," buka Koeman kepada Sport.
"Hari ini kami gagal melakukannya dengan baik. Secara umum, kami bertahan dengan baik, tapi hari ini lawan membuat kami ada di posisi sulit."
"Dan kami harus mengakui masalah itu serta bicara soal bagaimana mengembangkan pergerakan tanpa bola," imbuhnya.
Kelemahan Barca
Laga ini pun mengekspos kelemahan Barca yang dimaksud Koeman. Pelatih Belanda ini bahkan mengakui bahwa laga ini merupakan laga pertama Barca membiarkan lawan tampil bebas dan menciptakan banyak peluang berbahaya.
"Menurut saya, masalahnya ada pada terkadang Anda tidak bisa menekan lawan, dan jika terlalu menekan Anda justru membuka ruang kosong bagi lawan," sambung Koeman.
"Jika kami ingin menekan, semua pemain harus menekan, menerapkan garis pertahanan tinggi, tapi saya kira ada keragu-raguan di sana."
"Mereka [Kiev] bermain baik dan menciptakan banyak bahaya," tutupnya.
Sumber: Sport
Baca ini juga ya!
- 5 Pelajaran Ferencvaros vs Juventus: Tentang Fleksibilitas Formasi Andrea Pirlo
- Barcelona: Terima Kasih, Ter Stegen!
- Terbaik dan Terburuk di Laga Istanbul Basaksehir vs Manchester United: Debut Buruk Henderson
- Menakar Raihan Para Pengganti Sir Alex Ferguson di Manchester United
- Barcelona Hampir Batal Menang, Pique: Kami Bukan Favorit Juara
TAG TERKAIT
BERITA TERKAIT
-
Menolak Panik: Real Madrid Tetap Percaya Xabi Alonso meski Kalah di Final Supercopa
Liga Spanyol 12 Januari 2026, 18:47
-
Kesempurnaan Hansi Flick di Partai Puncak: 8 Final, 8 Menang, 8 Juara
Liga Spanyol 12 Januari 2026, 13:43
LATEST UPDATE
-
3 Alasan Utama Real Madrid Berpisah dengan Xabi Alonso
Liga Spanyol 13 Januari 2026, 13:08
-
Real Madrid Era Alvaro Arbeloa Dimulai dengan Kembalinya Antonio Pintus
Liga Spanyol 13 Januari 2026, 12:30
-
MotoGP Sempat Bawa 4 Pembalap Inspeksi Sirkuit Yas Marina, Akankah Balapan di Abu Dhabi?
Otomotif 13 Januari 2026, 12:30
-
Link Live Streaming Piala Afrika 2025 Babak Semifinal di Vidio
Bola Dunia Lainnya 13 Januari 2026, 12:22
-
Kapan Alvaro Arbeloa Jalani Debut sebagai Pelatih Real Madrid?
Liga Spanyol 13 Januari 2026, 12:12
-
Tujuh Bulan yang Penuh Gejolak: Mengurai Kepergian Xabi Alonso dari Real Madrid
Liga Spanyol 13 Januari 2026, 12:01
-
Rapor Pemain Juventus saat Hajar Cremonese: Thuram dan McKennie Menggila
Liga Italia 13 Januari 2026, 11:35
-
6 Pelajaran dari Liverpool vs Barnsley: Drama Dominik Szoboszlai
Liga Inggris 13 Januari 2026, 11:18
LATEST EDITORIAL
-
Pemain yang Diuntungkan dan Dirugikan dari Pemecatan Xabi Alonso di Real Madrid
Editorial 13 Januari 2026, 13:45
-
5 Klub Potensial untuk Xabi Alonso Setelah Pergi dari Real Madrid
Editorial 13 Januari 2026, 13:22
-
Warisan Terakhir Ruben Amorim: 4 Nama Target yang Masih Bisa Direkrut MU
Editorial 12 Januari 2026, 15:17
-
8 Mantan Anak Buah Ole Gunnar Solskjaer yang Masih Bertahan di Manchester United
Editorial 9 Januari 2026, 11:22









