Pengalaman Akan Menjadi Kunci Liverpool Kalahkan Tottenham
Dimas Ardi Prasetya | 27 Mei 2019 20:12
Bola.net - - Stephen Warnock menyebut pengalaman akan menjadi kunci bagi Liverpool untuk mengalahkan Tottenham di final Liga Champions.
Selama di bawah asuhan Jurgen Klopp, Liverpool mulai menunjukkan tajinya. Baik di pentas domestik maupun di kompetisi Eropa.
Pada tahun 2016 lalu, Liverpool sukses menembus final Liga Europa. Sayangnya saat itu mereka dijegal oleh Sevilla.
Kemudian pada tahun 2018 lalu, The Reds berhasil masuk final Liga Champions. Lagi-lagi mereka gagal juara, karena kali ini dikalahkan oleh Real Madrid.
Sekarang ini Liverpool masuk ke final lagi. Mereka akan berduel dengan Tottenham, tim yang beberapa musim belakangan ini naik daun di Premier League.
Kunci
Pengalaman itu, menurut Warnock, tak akan membebani Liverpool. Menurutnya pengalaman itu justru akan menjadi kunci kesuksesan bagi Mohamed Salah dkk.
"Pengalaman Liverpool dalam tiga final Piala Eropa dalam tiga tahun akan menjadi kunci karena mereka tahu apa yang diharapkan dalam membangun pertandingan dan bersemangat di sekitarnya, ekspektasinya," cetus Warnock pada Sky Sports.
"Saya pikir Liverpool memiliki keunggulan itu," sambung eks bek Liverpool itu.
"Saya melihat Tottenham dan berpikir mereka [Liverpool] bisa mengalahkan mereka, tetapi ketakutan terbesar adalah dikalahkan oleh mereka. Itu adalah kekhawatiran terbesar karena untuk sampai ke final Liga Champions dan kemudian dikalahkan oleh tim lain dari Premier League adalah kenyataan yang sulit diterima," klaimnya.
Tanpa Beban
Warnock menambahkan, Tottenham juga bisa memberikan bahaya besar bagi Liverpool. Sebab mereka dalam posisi underdog dan itu bisa membuat tim asuhan Mauricio Pochettino tersebut bermain tanpa beban.
"Selalu ada tekanan bahwa jika Anda kalah Anda kehilangan final Liga Champions. Anda harus menelannya selama sisa hidup Anda," tambahnya.
"Tetapi mereka adalah pasukan yang masih sangat muda dan mereka mungkin berpikir mereka mungkin tidak memiliki kesempatan ini lagi dalam karier mereka," ujarnya.
"Mencapai final Liga Champions adalah prestasi luar biasa dan mereka mungkin berpikir 'tekanan tidak aktif, nikmati permainan'. Itulah cara saya pikir Anda harus melihatnya ketika Anda bermain di acara seperti ini. Anda mencoba menempatkan itu ke belakang pikiran Anda dan bermain dengan kebebasan."
Baca Juga:
- Pengakuan Mane: Klopp Sebenarnya Pesimis Bisa Kalahkan Barcelona
- Spurs Diyakini Mampu Hajar Liverpool di Final Liga Champions
- Pochettino Sudah Punya Cara Rayakan Kemenangan atas Liverpool
- Bukan Wenger Atau Ferguson, Pujian Terbesar untuk Persie Datang dari Klopp
- Lionel Messi Murka, James Milner Sampai Disebut 'Keledai'
TAG TERKAIT
BERITA TERKAIT
-
Man of the Match Wolves vs Liverpool: Andrew Robertson
Liga Inggris 7 Maret 2026, 07:43
LATEST UPDATE
-
Akankah Mike Maignan Kembali Menjadi Penyelamat AC Milan?
Liga Italia 8 Maret 2026, 10:25
-
Man of the Match Newcastle vs Man City: Omar Marmoush
Liga Inggris 8 Maret 2026, 10:08
-
Derby Milan: Imbang Bukan Pilihan, Rossoneri Wajib Menang
Liga Italia 8 Maret 2026, 09:53
-
5 Alasan AC Milan Layak Diunggulkan di Derby della Madonnina
Liga Italia 8 Maret 2026, 09:27
-
Man of the Match Juventus vs Pisa: Kenan Yildiz
Liga Italia 8 Maret 2026, 09:13
-
6 Bentrokan Tanpa Kekalahan, Modal AC Milan di Derby della Madonnina
Liga Italia 8 Maret 2026, 09:00
-
Unggul FC Datang ke Kanjuruhan, Kirim Dukungan untuk Arema FC
Bola Indonesia 8 Maret 2026, 08:54
-
Jadwal Live Streaming Formula 1 Australia 2026 di Vidio, 6-8 Maret 2026
Otomotif 8 Maret 2026, 07:59
-
Inter Milan Coba Telikung MU untuk Transfer Eduardo Camavinga
Liga Italia 8 Maret 2026, 06:40
-
Mau Sandro Tonali, MU Siap-siap Kere Mendadak!
Liga Inggris 8 Maret 2026, 06:20













