Penundaaan Untungkan Galatasaray?
Editor Bolanet | 11 Desember 2013 15:26
Menariknya, ini bukan kali pertama Galatasaray mengalami penundaan kala bermain di Eropa melawan klub asal Italia. Bahkan jika dilihat lebih cermat, klub yang kini diasuh oleh Roberto Mancini itu sudah dua kali tak merampungkan laga melawan Juventus di ajang kompetisi antar klub di benua biru.
Ditambah lagi, penundaan terbukti selalu menguntungkan Galata. Tercatat, tim tidak pernah mengalami kekalahan usai mereka melanjutkan laga yang hampir dibatalkan atau urung dimainkan, melawan wakil asal Italia.
Lantas apakah hal serupa bakal terjadi saat mereka melanjutkan laga melawan Juventus dini hari nanti? Well, kita tak akan mengetahuinya hingga menit akhir dari laga yang menentukan nasib kedua klub menuju babak 16 besar tersebut.
Sementara itu, mari kita kembali melongok sejarah penundaan yang dialami oleh Galatasaray di beberapa kesempatan silam. [initial] (bola/rer)
25 November 1998

Ocalan dituding sebagai pemimpin gerakan separatis dari kelompok Kurdi dan tengah mencari suaka politis di Italia. Situasi menjadi tegang antara kedua negara tatkala Italia menolak permintaan Turki untuk mengekstradisi Ocallan.
Meski sudah mendapatkan jaminan keamanan dari Perdana Mentri Turki kala itu, Mesut Yilmaz, beberapa pemain Juventus mengaku terancam dan enggan untuk berangkat ke markas Galatasaray guna menjalani laga.
Kapten tim Angelo Di Livio menyebut: 'Kami bisa memutuskan untuk tidak pergi ke Istanbul, kami tidak ingin mengambil resiko untuk nyawa kami.
Hal yang senada juga diungkapkan oleh Zinedine Zidane: Saya tidak takut untuk menyebut bahwa saya takut dan saya amat tidak yakin untuk pergi ke Turki.
UEFA sendiri akhirnya memutuskan laga ditunda hinga 2 Desember. Kala itu Galata mampu menahan imbang Juventus 1-1.
25 November 2003

Pernyataan resmi dari UEFA menyebutkan:
Kami memutuskan untuk menunda laga di kompetisi UEFA di Turki hingga pekan depan, menilik insiden serius yang terjadi.
Di dalam beberapa hari, kami akan memantau kondisi keamanan di negara yang bersangkutan. Kami akan terus melakukan kontak dengan klub dan asosiasi sepakbola setempat terkait laga lain yang akan digelar di Turki.
UEFA akhirnya memutuskan laga dimainkan di Dortmund, Jerman, tujuh hari kemudian. Galatasaray akhirnya mampu memenangkan pertandingan dengan skor 2-0.
11 September 2011

Tepat di 11 September 2011 dua pesawat penumpang menghantam menara WTC di New York dan mengakibatkan banyak korban jiwa. Beberapa jam sesudahnya, Lazio dijadwalkan melakoni laga melawan Galatasaray di Istanbul. Banyak yang menyebut bahwa UEFA seharusnya menunda pertandingan ini demi alasan kemananan.
Namun nampaknya UEFA tidak bisa menemukan korelasi antara kejadian terorisme yang terjadi di Amerika Serikat tersebut dengan laga sepakbola di Turki. Badan tertinggi sepakbola Eropa itu akhirnya memutuskan untuk tetap melaksanakan laga sesuai jadwal. Hasilnya, Galatasaray menang 2-0.
TAG TERKAIT
BERITA TERKAIT
-
Luciano Spalletti Minta Juventus Datangkan Alisson dan Bernardo Silva
Liga Italia 24 Maret 2026, 14:06
-
Luciano Spalletti Siap Lepas 8 Pemain Juventus Musim Panas Nanti
Liga Italia 24 Maret 2026, 13:35
-
Selamatkan Musim dan Selamatkan Pekerjaan: Arne Slot Perlu Fokus 3 Aspek Ini
Liga Inggris 24 Maret 2026, 06:17
-
Arsenal Terpukul di Final, Saatnya Bangkit Lebih Kuat
Liga Inggris 24 Maret 2026, 03:45
LATEST UPDATE
-
Otomotif 30 Maret 2026, 04:02

-
Jadwal Lengkap, Hasil Balapan, dan Klasemen MotoGP 2026
Otomotif 30 Maret 2026, 04:02
-
Negosiasi Kontrak Dusan Vlahovic di Juventus Alami Hambatan Serius
Liga Italia 30 Maret 2026, 03:08
-
Inter Milan Mau 2 Pemain Barcelona dalam Kesepakatan Transfer Bastoni
Liga Italia 30 Maret 2026, 02:54
-
Otomotif 30 Maret 2026, 02:34

-
Klasemen Sementara Moto2 2026 Usai Grand Prix Amerika di Circuit of The Americas
Otomotif 30 Maret 2026, 02:33
-
Hasil Balapan Moto2 Amerika 2026: Senna Agius Menang, Kalahkan Celestino Vietti
Otomotif 30 Maret 2026, 02:16
-
Nathan Tjoe-A-On Bisa Jadi Solusi Timnas Indonesia untuk Menghadapi Bulgaria
Tim Nasional 30 Maret 2026, 01:46
LATEST EDITORIAL
-
5 Pencapaian Luar Biasa Mohamed Salah di Liverpool
Editorial 27 Maret 2026, 15:50
-
5 Kiper Pengganti Potensial untuk Chelsea, Solusi dari Krisis di Bawah Mistar
Editorial 26 Maret 2026, 14:56
-
Cedera Jadi Mimpi Buruk! 6 Bintang Ini Terancam Absen di Piala Dunia 2026
Editorial 26 Maret 2026, 14:43
-
5 Mega Transfer yang Wajib Dipantau pada Musim Panas 2026
Editorial 25 Maret 2026, 13:37








