Penurunan Performa Barcelona di Liga Champions dalam 5 Musim Terakhir
Serafin Unus Pasi | 27 Oktober 2022 21:01
Bola.net - Barcelona gagal bersaing di fase grup Liga Champions 2022/2023. El Blaugrana dipastikan terlempar ke Liga Europa setelah dipermalukan Bayern Munchen di Camp Nou, Kamis (27/10/2022) dini hari WIB.
Barcelona hanya mengumpulkan 4 poin dari 5 pertandingan yang telah dilalui. Mereka menelan 3 kekalahan dan meraih 1 kemenangan dan 1 hasil imbang.
Barcelona mengulangi kegagalan musim lalu. Mereka kembali harus tersingkir karena gagal bersaing di fase grup.
Sejak juara pada musim 2014/2015, performa Barcelona tidak stabil dan cenderung menurun. Bahkan, dalam 2 musim terakhir, mereka harus turun ke Liga Europa.
Berikut performa dan pencapaian Barcelona di Liga Champions dalam 5 musim terakhir. Scroll ke bawah untuk informasi selengkapnya ya Bolaneters
2018/2019

Pada musim 2018/2019, Barcelona masih mampu menembus babak semifinal Liga Champions. Mereka mencapai fase empat besar setelah mengalahkan Manchester United dengan agregat 4-0.
Di fase sebelumnya, Barcelona juga mengalahkan Olympique Lyon dengan agregat 4-1. Barca bertemu Lyon di babak 16 besar setelah mereka keluar sebagai juara grup B.
Sayangnya, langkah Barcelona terhenti di semifinal setelah kalah dari Liverpool. Blaugrana kalah dengan agregat 4-3 setelah The Reds comeback di Anfield.
2019/2020

Barcelona melewati fase grup Liga Champions 2019/2020 dengan status sebagai pemuncak klasemen. Blaugrana memimpin grup F dengan 14 poin, di atas Borussia Dortmund, Inter Milan dan Slavia Praha
Langkah mereka tak terbendung ketika bertemu Napoli di babak 16 besar. Barcelona mengalahkan wakil Serie A tersebut dengan agregat 4-2.
Namun, Barcelona dipermalukan Bayern Munchen di perempat final. Barca takluk 2-8 di Stadion da Luz, Portugal. Kala itu, babak perempat final digelar satu putaran akibat pandemi Covid-19.
2020/2021

Setelah hanya mampu menembus perempat final pada musim 2019/2020, performa Barcelona di Liga Champions 2020/2021 tak ada perbaikan. Mereka justru tersingkir di babak 16 besar.
Performa Barcelona di fase grup sebenarnya tidak terlalu buruk. Mereka mampu meraih 5 kemenangan dan keluar sebagai runner-up setelah kalah head to head dari Juventus.
Namun, saat berhadapan dengan Paris Saint-Germain (PSG) di perempat final. Barcelona kalah 1-4 di Camp Nou dan bermain imbang 1-1 di Parc des Princes.
2021/2022

Untuk pertama kalinya, Barcelona gagal bersaing di fase grup Liga Champions pada musim 2021/2022. Blaugrana tersingkir setelah finis di posisi ketiga.
Barcelona hanya mampu meraih 2 kemenangan dan 1 hasil imbang. Mereka menelan kekalahan sebanyak 3 kali di grup E dan mengumpulkan 7 poin.
Barcelona kemudian terlempar ke Liga Europa 2021/2022. Di Liga 'malam jumat' tersebut, Barca hanya mampu melangkah hingga perempat final.
2022/2023

Nasib yang sama juga dialami Barcelona pada Liga Champions 2022/2023. Mereka kembali harus terlempar ke Liga Europa setelah gagal bersaing di fase grup.
Dari 5 pertandingan, Barcelona baru meraih 1 kemenangan di grup C dan mengumpulkan 4 poin. Mereka dipastikan hanya mampu finis di posisi ketiga.
Satu-satunya kemenangan Barcelona diraih melawan Viktoria Plazen pada matchday pertama grup C. Mereka menang dengan skor telak 5-1.
(Bola.net/Mustopa El Abdy)
Baca Juga:
Terlempar ke Liga Europa, Begini Statistik Barcelona Hingga Matchday Kelima Liga Champions 2022/2023
Barcelona Dihajar Bayern Munchen, Xavi: Ini Semua Tanggung Jawab Saya!
Fakta dan Statistik Pralaga La Liga 2022/2023 Pekan Ini
Membedah Tuduhan 'Local Pride' ke Xavi: 10 Pemain Paling Sering Dimainkan Xavi Musim 2022/2023
TAG TERKAIT
BERITA TERKAIT
-
Gokil! Bos Besar Pastikan AC Milan Bakal Jor-joran di Bursa Transfer Januari 2027
Liga Italia 30 Oktober 2026, 17:28
-
Sudah Tidak Bahagia di MU, Barcelona Siap Jadi Rumah Baru untuk Lisandro Martinez
Liga Inggris 30 Oktober 2026, 17:00
-
AC Milan Mulai Linglung, Apakah Ruben Amorim Bakal Dipecat?
Liga Italia 30 Oktober 2026, 16:48
-
Sesko Cedera, MU Pertimbangkan Gaet Striker Timnas Inggris Ini
Liga Inggris 30 Oktober 2026, 16:33
LATEST UPDATE
-
Legenda Thailand Dukung Timnas Indonesia ke Piala Dunia 2030
Tim Nasional 31 Oktober 2026, 16:36
-
Live Streaming Barcelona vs Alaves: Jadwal dan Link Nonton
Liga Spanyol 31 Oktober 2026, 15:21
-
Live Streaming AC Milan vs Inter Milan: Jadwal dan Link Nonton
Liga Italia 31 Oktober 2026, 15:16
-
Live Streaming Udinese vs Roma: Jadwal dan Link Nonton
Liga Italia 31 Oktober 2026, 15:11
-
Live Streaming Man City vs Brighton: Jadwal dan Link Nonton
Liga Inggris 31 Oktober 2026, 15:06
-
Live Streaming Chelsea vs Man Utd: Jadwal dan Link Nonton
Liga Inggris 31 Oktober 2026, 15:01
-
Klasemen MotoGP 2026 Usai Sprint Race Malaysia: Marc Marquez Makin Kokoh di Puncak
Otomotif 31 Oktober 2026, 14:43
-
Hasil Sprint Race MotoGP Malaysia 2026: Pedro Acosta Menang, Marc Marquez Posisi ke-2
Otomotif 31 Oktober 2026, 14:34
-
Prediksi Juventus vs Napoli 2 November 2026
Liga Italia 31 Oktober 2026, 14:16
-
Prediksi Liverpool vs Arsenal 1 November 2026
Liga Inggris 31 Oktober 2026, 13:08
LATEST EDITORIAL
-
4 Pemain Inggris yang Meraih Ballon d'Or sebelum Harry Kane
Editorial 27 Oktober 2026, 13:52
-
Kursi Panas Pelatih Premier League: 4 Manajer yang Berisiko Dipecat Lebih Dulu
Editorial 26 Oktober 2026, 23:49
-
7 Pelatih Gratis yang Bisa Gantikan Michael Carrick di Manchester United
Editorial 26 Oktober 2026, 16:03
-
5 Pemain Argentina yang Bisa Mewarisi Nomor 10 Lionel Messi
Editorial 8 Oktober 2026, 11:18

