Preview: Atletico vs Juventus, Bentrok Dua Kampiun
Editor Bolanet | 30 September 2014 15:07
- Kampiun La Liga 2013/14 Atletico Madrid akan menjamu jawara Serie A pada matchday 2 Grup A Liga Champions 2014/15, Kamis (02/10). Atletico mengincar poin perdana, sedangkan La Vecchia Signora bertekat meneruskan start idealnya.
Pada matchday pertama, pasukan Diego Simeone tumbang 2-3 di kandang Olympiakos, sementara Juventus besutan pelatih anyar Massimiliano Allegri memukul Malmo 2-0 lewat brace Carlos Tevez di Turin. Meladeni Juventus di Vicente Calderon, Los Colchoneros dituntut menang demi kelangsungan 'hidup' mereka.
Akan sulit bagi sang finalis musim lalu untuk lolos ke fase knockout jika sampai menelan kekalahan beruntun hanya dalam dua laga awal. Namun, rekor cukup bagus di hadapan wakil Italia bisa dijadikan pendongkrak motivasi guna meraih kemenangan.
Atletico memenangi lima bentrokan terakhir melawan klub-klub Italia di Eropa (AC Milan 2x, Lazio 2x, Udinese 1x). Rekor kandang Atletico kontra personel Calcio adalah enam kemenangan, kalah tiga kali dan tak pernah imbang.
Dari semua kemenangan Atletico, termasuk pula 4-1 vs Milan di babak 16 besar Liga Champions musim lalu. Jadi, wajar kalau Atletico punya keyakinan untuk memenangi laga menjamu Juventus ini. Terlebih lagi, Simeone sudah bisa mendampingi timnya usai menjalani skorsing pada matchday 1 (via situs resmi UEFA).
Guna mewujudkannya, Simeone bakal kembali mengandalkan eks striker Bayern Munich Mario Mandzukic di lini depan. Kemungkinan, dia akan didampingi Raul Garcia dan disokong Arda Turan, Tiago, Gabi serta dari lini kedua.
Formasi 4-4-2 racikan Simeone akan bentrok dengan 3-5-2 milik Juventus, yang tak pernah kebobolan dalam enam dari sembilan pertandingannya di Eropa sepanjang tahun 2014 sejauh ini.
Pertarungan sengit di lini tengah sepertinya takkan terelakkan. Meski Allegri mungkin masih belum bisa menurunkan sang regista Andrea Pirlo, trio Paul Pogba, Claudio Marchisio dan Arturo Vidal yang diapit Stephan Lichtsteiner serta Patrice Evra di kedua sayap adalah potensi ancaman bagi tuan rumah.
Namun, yang paling wajib diwaspadai oleh Diego Godin dan kawan-kawan di benteng pertahanan Atletico tentu saja adalah Tevez. Penyerang Argentina itu sedang on-fire. Dalam empat penampilan terakhir di semua ajang, dia selalu berhasil mengoyak gawang lawan.
Bermain sedikit di belakang Fernando Llorente, gerakan Tevez bakal sulit diantisipasi. Lengah sedikit saja, Atletico bisa dibuat terluka olehnya. (bola/gia)
Pada matchday pertama, pasukan Diego Simeone tumbang 2-3 di kandang Olympiakos, sementara Juventus besutan pelatih anyar Massimiliano Allegri memukul Malmo 2-0 lewat brace Carlos Tevez di Turin. Meladeni Juventus di Vicente Calderon, Los Colchoneros dituntut menang demi kelangsungan 'hidup' mereka.
Akan sulit bagi sang finalis musim lalu untuk lolos ke fase knockout jika sampai menelan kekalahan beruntun hanya dalam dua laga awal. Namun, rekor cukup bagus di hadapan wakil Italia bisa dijadikan pendongkrak motivasi guna meraih kemenangan.
Atletico memenangi lima bentrokan terakhir melawan klub-klub Italia di Eropa (AC Milan 2x, Lazio 2x, Udinese 1x). Rekor kandang Atletico kontra personel Calcio adalah enam kemenangan, kalah tiga kali dan tak pernah imbang.
Dari semua kemenangan Atletico, termasuk pula 4-1 vs Milan di babak 16 besar Liga Champions musim lalu. Jadi, wajar kalau Atletico punya keyakinan untuk memenangi laga menjamu Juventus ini. Terlebih lagi, Simeone sudah bisa mendampingi timnya usai menjalani skorsing pada matchday 1 (via situs resmi UEFA).
Guna mewujudkannya, Simeone bakal kembali mengandalkan eks striker Bayern Munich Mario Mandzukic di lini depan. Kemungkinan, dia akan didampingi Raul Garcia dan disokong Arda Turan, Tiago, Gabi serta dari lini kedua.
Formasi 4-4-2 racikan Simeone akan bentrok dengan 3-5-2 milik Juventus, yang tak pernah kebobolan dalam enam dari sembilan pertandingannya di Eropa sepanjang tahun 2014 sejauh ini.
Pertarungan sengit di lini tengah sepertinya takkan terelakkan. Meski Allegri mungkin masih belum bisa menurunkan sang regista Andrea Pirlo, trio Paul Pogba, Claudio Marchisio dan Arturo Vidal yang diapit Stephan Lichtsteiner serta Patrice Evra di kedua sayap adalah potensi ancaman bagi tuan rumah.
Namun, yang paling wajib diwaspadai oleh Diego Godin dan kawan-kawan di benteng pertahanan Atletico tentu saja adalah Tevez. Penyerang Argentina itu sedang on-fire. Dalam empat penampilan terakhir di semua ajang, dia selalu berhasil mengoyak gawang lawan.
Bermain sedikit di belakang Fernando Llorente, gerakan Tevez bakal sulit diantisipasi. Lengah sedikit saja, Atletico bisa dibuat terluka olehnya. (bola/gia)
1 dari 6 halaman
Perkiraan Susunan Pemain

Info tim:
- Alessio Cerci (meragukan)
- Cristian Rodriguez (meragukan).
Juventus (3-5-2): Buffon; Chiellini, Bonucci, Ogbonna; Evra, Pogba, Marchisio, Vidal, Lichtsteiner; Llorente, Tevez.
Info tim:
- Luca Marrone (cedera)
- Andrea Barzagli (cedera)
- Martin Caceres (meragukan)
- Andrea Pirlo (meragukan).
2 dari 6 halaman
Data dan Fakta

- Rekor kandang Atletico melawan klub Italia adalah M6 S0 K3, termasuk kemenangan 4-1 atas AC Milan di babak 16 besar Liga Champions musim lalu.
- Rekor lawatan Juventus ke Spanyol adalah M3 S4 K14. Rekor mereka di kota Madrid adalah M2 S0 K5.
- Juventus memenangi empat dari lima pertemuan sebelumnya melawan Atletico Madrid (kalah 1x), tapi laga-laga tersebut dimainkan antara 1963-1965 di Inter-Cities Fairs Cup.
- Atletico sedang berada dalam streak dua kekalahan beruntun di Eropa. Mereka belum pernah menelan tiga kekalahan secara berturut-turut di Eropa sejak Oktober 1984.
- Atletico memenangi lima laga terakhirnya melawan klub-klub Italia di Eropa (Milan 2x, Lazio 2x dan Udinese 1x)
- Setelah 14 penampilan beruntun tanpa gol di Liga Champions, Carlos Tevez mengukir brace pada matchday 1 edisi 2014/15.
3 dari 6 halaman
Head to Head

Rekor Atletico vs klub-klub Italia (kandang & tandang)
- Main: 21
- Menang: 12
- Seri: 2
- Kalah: 7
- Gol: 32
- Kemasukan: 18.
Rekor Juventus vs klub-klub Spanyol (kandang & tandang)
- Main: 42
- Menang: 15
- Seri: 10
- Kalah: 17
- Gol: 49
- Kemasukan: 47.
4 dari 6 halaman
5 Laga Terakhir

- 14-09-2014 Real Madrid 1-2 Atletico (La Liga)
- 17-09-2014 Olympiakos 3-2 Atletico (UCL)
- 21-09-2014 Atletico 2-2 Celta Vigo (La Liga)
- 25-09-2014 Almeria 0-1 Atletico (La Liga)
- 28-09-2014 Atletico 4-0 Sevilla (La Liga).
Juventus (M-M-M-M-M)
- 14-09-2014 Juventus 2-0 Udinese (Serie A)
- 17-09-2014 Juventus 2-0 Malmo (UCL)
- 21-09-2014 Milan 0-1 Juventus (Serie A)
- 25-09-2014 Juventus 3-0 Cesena (Serie A)
- 28-09-2014 Atalanta 0-3 Juventus (Serie A).
5 dari 6 halaman
Komparasi Skuat

Rata-rata umur skuat: 26,3
Termuda: 19 (Hector Hernandez)
Tertua: 33 (Tiago)
Pemain di bawah 21 tahun: 4
Pemain asing: 13
Pemain non-Eropa: 9.
Top scorer di Liga Champions 2014/15:
1 - Mario Mandzukic
1 - Antoine Griezmann.
Top assist di Liga Champions 2014/15:
1 - Koke
1 - Cristian Ansaldi.
JUVENTUS
Rata-rata umur skuat: 27,6
Termuda: 18 (Kingsley Coman)
Tertua: 37 (Marco Storari)
Pemain di bawah 21 tahun: 5
Pemain asing: 12
Pemain non-Eropa: 7.
Top scorer di Liga Champions 2014/15:
2 - Carlos Tevez.
Top assist di Liga Champions 2014/15:
1 - Kwadwo Asamoah.
6 dari 6 halaman
Prediksi

Melawan Juventus, Diego Simeone sepertinya bakal kembali ke formasi 4-4-2 guna mengakhiri rentetan clean sheet milik La Vecchia Signora sekaligus meraih kemenangan perdana.
Namun, Juventus bukan Sevilla.
Carlos Tevez yang sedang on fire dan Arturo Vidal yang mulai kembali menemukan form terbaiknya pascacedera merupakan dua ancaman utama bagi tuan rumah.
Tidak mudah bagi Atletico menghentikan laju Juventus, yang memenangi keenam laga kompetitifnya tanpa pernah kebobolan sejak awal musim 2014/15.
Faktor kandang menguntungkan Atletico, tapi Juventus sudah membuktikan sejauh ini bahwa mereka sanggup berjaya, baik di rumah sendiri maupun markas lawan.
Prediksi skor akhir: Atletico Madrid 0-1 Juventus.
TAG TERKAIT
BERITA TERKAIT
-
Prediksi Milan vs Bologna 29 Oktober 2026
Liga Italia 27 Oktober 2026, 09:13
-
PSG Pertahankan Gelar Men's Club of the Year di Ballon d'Or 2026
Liga Champions 27 Oktober 2026, 06:03
-
Prediksi Fleetwood vs Arsenal 28 Oktober 2026
Liga Inggris 26 Oktober 2026, 13:06
-
Prediksi Torino vs Como 28 Oktober 2026
Liga Italia 26 Oktober 2026, 12:10
-
Prediksi Roma vs Cagliari 28 Oktober 2026
Liga Italia 26 Oktober 2026, 11:16
LATEST UPDATE
-
Perang Dingin Real Madrid dengan Wasit La Liga Terus Berlanjut
Liga Spanyol 28 Oktober 2026, 22:28
-
Newcastle Siap Beri Diskon Jika MU Mau Pekerjakan Eddie Howe
Liga Inggris 28 Oktober 2026, 22:19
-
Saingi MU, Chelsea Juga Kejar Bek TImnas Inggris Ini
Liga Inggris 28 Oktober 2026, 21:55
-
Hasil Sempurna Persib di Asia: 5 Laga, 5 Kemenangan, dan Hanya Kebobolan 1 Kali!
Bola Indonesia 28 Oktober 2026, 21:44
-
Dibuang Liverpool, Real Madrid Siap Tampung Alexis Mac Allister
Liga Spanyol 28 Oktober 2026, 21:21
-
Usai Christian Pulisic, AC Milan Bakal Berikan Kontrak Baru untuk Adrien Rabiot
Liga Italia 28 Oktober 2026, 21:08
-
Hasil Persib vs Melbourne Victory: Maung Bandung Masih Sempurna di Asia
Bola Indonesia 28 Oktober 2026, 21:07
-
Tantang Chelsea, MU Siap Diperkuat Sang Jendral Lini Tengah Mereka
Liga Inggris 28 Oktober 2026, 20:21
-
Bruno Fernandes Baikan dengan Michael Carrick, Siap Starter Lawan Chelsea
Liga Inggris 28 Oktober 2026, 20:14
-
Borussia Monchengladbach Ungkap Penyebab Hilangnya Kevin Diks pada 2 Laga Beruntun
Tim Nasional 28 Oktober 2026, 19:42
-
3 Hal yang Bisa Ditawarkan Taisei Marukawa untuk Timnas Indonesia
Bola Indonesia 28 Oktober 2026, 19:14
LATEST EDITORIAL
-
4 Pemain Inggris yang Meraih Ballon d'Or sebelum Harry Kane
Editorial 27 Oktober 2026, 13:52
-
Kursi Panas Pelatih Premier League: 4 Manajer yang Berisiko Dipecat Lebih Dulu
Editorial 26 Oktober 2026, 23:49
-
7 Pelatih Gratis yang Bisa Gantikan Michael Carrick di Manchester United
Editorial 26 Oktober 2026, 16:03
-
5 Pemain Argentina yang Bisa Mewarisi Nomor 10 Lionel Messi
Editorial 8 Oktober 2026, 11:18



