PSG, Prancis Kedua Yang Tendang Chelsea di Eropa
Editor Bolanet | 12 Maret 2015 13:42
- Selama ini, baru ada dua tim asal Prancis yang pernah mengeliminasi di kompetisi antarklub Eropa. AS Monaco adalah yang pertama, lalu diikuti oleh sebagai tim kedua.
Monaco melakukannya di semifinal Liga Champions 2003/04. Sementara itu, PSG menendang The Blues di babak 16 besar ajang yang sama pada musim 2014/15.
Dalam perebutan satu jatah final di musim 2003/04, Monaco besutan Didier Deschamps bertindak sebagai tuan rumah leg pertama dan menang 3-1 berkat gol-gol Dado Prso, Fernando Morientes dan Shabani Nonda yang hanya bisa dibalas sekali oleh Hernan Crespo.
Pada leg kedua di Stamford Bridge, 5 Mei 2004, Chelsea gagal membalikkan keadaan. Pasukan Claudio Ranieri waktu itu cuma bisa bermain imbang 2-2 dan tersingkir dengan agregat 3-5. Monaco sendiri gagal menjadi juara setelah takluk 0-3 melawan Porto racikan Jose Mourinho di final.
Maju ke tahun 2015, Mourinho memimpin Chelsea untuk coba melewati hadangan PSG di babak 16 besar. Pada leg pertama di Paris, laga berkesudahan imbang 1-1 dan itu membuat The Blues diunggulkan untuk lolos ke perempat final.
Namun, fakta yang tersaji justru berbeda dari perkiraan awal. Ganti bertandang ke London, Kamis (12/3), PSG asuhan Laurent Blanc sukses memaksakan hasil imbang 2-2 lewat extra time meski tanpa Zlatan Ibrahimovic yang dikartu merah sejak babak pertama. Eks Chelsea David Luiz dan kapten Thiago Silva memberi PSG dua gol tandang yang berharga untuk mendepak The Blues dari kejuaraan dalam agregat 3-3. [initial]
(opta/gia)
Monaco melakukannya di semifinal Liga Champions 2003/04. Sementara itu, PSG menendang The Blues di babak 16 besar ajang yang sama pada musim 2014/15.
Dalam perebutan satu jatah final di musim 2003/04, Monaco besutan Didier Deschamps bertindak sebagai tuan rumah leg pertama dan menang 3-1 berkat gol-gol Dado Prso, Fernando Morientes dan Shabani Nonda yang hanya bisa dibalas sekali oleh Hernan Crespo.
Pada leg kedua di Stamford Bridge, 5 Mei 2004, Chelsea gagal membalikkan keadaan. Pasukan Claudio Ranieri waktu itu cuma bisa bermain imbang 2-2 dan tersingkir dengan agregat 3-5. Monaco sendiri gagal menjadi juara setelah takluk 0-3 melawan Porto racikan Jose Mourinho di final.
Maju ke tahun 2015, Mourinho memimpin Chelsea untuk coba melewati hadangan PSG di babak 16 besar. Pada leg pertama di Paris, laga berkesudahan imbang 1-1 dan itu membuat The Blues diunggulkan untuk lolos ke perempat final.
Namun, fakta yang tersaji justru berbeda dari perkiraan awal. Ganti bertandang ke London, Kamis (12/3), PSG asuhan Laurent Blanc sukses memaksakan hasil imbang 2-2 lewat extra time meski tanpa Zlatan Ibrahimovic yang dikartu merah sejak babak pertama. Eks Chelsea David Luiz dan kapten Thiago Silva memberi PSG dua gol tandang yang berharga untuk mendepak The Blues dari kejuaraan dalam agregat 3-3. [initial]
Stat Attack:
Enam Tahun, Mourinho Pun Tersungkur
Diego Costa, Buas di Liga, Jinak di Eropa
Dua Leg vs Shakhtar, Neuer Menganggur Total
Deja Vu Kemenangan Terbesar Raksasa Bavaria
4 Kartu Merah, Ibrahimovic Samai Rekor Davids
Dibobol 7, Pyatov Terbaik Shakhtar di Allianz
Hancurnya Shakhtar Diwarnai Kartu Merah Tercepat
Liga Champions 2014/15, Bayern Tertajam
Kreator 42 Gol Tercepat di Liga Champions
TAG TERKAIT
BERITA TERKAIT
-
Lini Tengah Impian Chelsea dengan Paket Transfer Rp4 Triliun
Liga Inggris 4 Juni 2026, 11:27
LATEST UPDATE
-
Lamine Yamal Raih Pemain Terbaik La Liga 2025/2026
Liga Spanyol 6 Juni 2026, 16:05
-
Agen Jurgen Klopp Buka Suara soal Rumor ke Real Madrid
Liga Spanyol 6 Juni 2026, 16:00
LATEST EDITORIAL
-
Arsenal Cari Winger Kiri Baru, Ini 5 Kandidatnya
Editorial 4 Juni 2026, 13:59
-
4 Striker Incaran Barcelona untuk Era Baru Hansi Flick
Editorial 3 Juni 2026, 16:19
-
3 Pemain Bournemouth yang Bisa Dibawa Andoni Iraola ke Liverpool
Editorial 3 Juni 2026, 16:05
-
6 Transfer yang Bisa Membawa Manchester United Juara Liga Champions
Editorial 3 Juni 2026, 15:47

















