PSG Susah Payah ke 16 Besar Liga Champions: Magis Sudah Habis?
Richard Andreas | 26 Februari 2026 21:28
Bola.net - Kamis 26 Februari 2026, untuk sesaat, Parc des Princes kembali terasa seperti panggung kejayaan lama PSG. Gerak para pemainnya, sorak penonton, dan aliran bola seolah membawa ingatan kembali ke puncak performa musim lalu.
Biar begitu, ilusi itu cepat memudar. Dalam duel kacau dan penuh ketidakjelasan melawan Monaco, PSG memang memastikan tiket ke babak 16 besar Liga Champions, tetapi caranya justru menyalakan pertanda bahaya.
Lolos dengan agregat tipis dan nyaris tergelincir, pertandingan ini lebih dari sekadar hasil. Ia menjadi cermin yang memantulkan keraguan tentang arah dan kondisi PSG saat ini.
Kilasan Kejayaan yang Muncul Sekilas

Beberapa menit di Parc des Princes terasa seperti nostalgia. Desire Doue mempermainkan lawan dengan sentuhan halus, Khvicha Kvaratskhelia membuat bek Monaco kehilangan keseimbangan, sementara Vitinha dan Joao Neves bergerak lincah mengisi ruang.
Di tribune, penonton melompat mengikuti ritme permainan. PSG tampak kembali menjadi tim imperialis seperti pada periode puncak mereka di 2024/2025, fase singkat namun luar biasa yang kerap disebut sebagai salah satu sepakbola klub terbaik dalam beberapa tahun terakhir.
Namun, seperti nostalgia pada umumnya, momen itu hanya sebentar. Permainan gemilang tidak pernah benar-benar mengeras menjadi dominasi penuh.
Drama Kontra Monaco

Monaco merusak mimpi itu dengan cara yang paling mengganggu. Setelah memberi PSG tekanan dengan 11 pemain di babak pertama, mereka kembali melakukannya dengan 10 orang hingga memaksakan hasil imbang 2-2.
Agregat 5-4 memang cukup untuk membawa PSG lolos, tetapi fakta bahwa Wout Faes hampir membawa laga ke perpanjangan waktu pada sentuhan terakhir menjadi catatan serius. Peluit akhir disambut rasa lega yang nyata, bukan euforia.
Rasa lega itu pun tidak sepenuhnya memuaskan. PSG masih bertahan di Liga Champions, tapi pertandingan ini menegaskan bahwa versi tak terbendung dari musim lalu belum kembali.
Masalah Lama PSG yang Kembali Berulang
Sejumlah kelemahan yang terlihat kontra Monaco bukanlah hal baru. Vitinha tampil sedikit di bawah standar biasanya, kurang tajam dan presisi dalam distribusi bola.
Beberapa pemain kunci, termasuk Achraf Hakimi dan Kvaratskhelia, terlihat tertinggal secara fisik. Bahkan sebelum laga, Luis Enrique sudah mengakui bahwa sektor pertahanan membutuhkan perbaikan. Setelah duel ini, keyakinan itu semakin kuat.
Masalah-masalah tersebut telah muncul sejak musim panas. PSG langsung melompat dari final Liga Champions ke Piala Dunia Antarklub dalam kondisi fisik ekstrem, dan diasumsikan membutuhkan waktu untuk pulih sepenuhnya.
Cedera, Absensi, dan Lubang di Dalam Tim PSG
Ada faktor penting lain yang tak bisa diabaikan. Hampir seluruh pemain utama sempat mengalami cedera, dengan Doue dan Ousmane Dembele termasuk yang paling terdampak.
Biar begitu, absennya Fabian Ruiz terasa paling menyulitkan. Tanpa gelandang asal Spanyol itu, PSG kekurangan kehadiran di kotak penalti pada momen-momen krusial. Warren Zaire-Emery, penggantinya, rapi dalam permainan tetapi dinilai terlalu pasif.
Di bawah mistar, situasinya juga belum stabil. Kepergian Gianluigi Donnarumma ke Manchester City meninggalkan kekosongan besar. Lucas Chevalier dan Matvey Safonov belum mampu menghadirkan rasa aman yang sama, baik secara teknis maupun aura.
TAG TERKAIT
BERITA TERKAIT
-
Rekap Ballon d'Or 2026: Daftar Lengkap Para Pemenang Penghargaan
Piala Dunia 27 Oktober 2026, 08:15
-
PSG Pertahankan Gelar Men's Club of the Year di Ballon d'Or 2026
Liga Champions 27 Oktober 2026, 06:03
-
Man of the Match PSG vs Lyon: Mika Godts
Liga Eropa Lain 27 Oktober 2026, 05:05
-
Hasil PSG vs Lyon: 2 Gol Babak Kedua Bawa Les Parisiens ke Puncak Klasemen
Liga Eropa Lain 27 Oktober 2026, 05:00
-
Prediksi PSG vs Lyon 27 Oktober 2026
Liga Eropa Lain 24 Oktober 2026, 15:00
LATEST UPDATE
-
Lisandro Martinez yang Konyol!
Liga Inggris 31 Oktober 2026, 22:02
-
Halloween untuk MU: Kalah dari Chelsea, Setan Merah Ukir Rekor Terburuk Sejak 1988!
Liga Inggris 31 Oktober 2026, 21:47
-
Ketika Vinicius Junior Justru Dianggap Masalah bagi Real Madrid
Liga Spanyol 31 Oktober 2026, 20:19
-
Statistik Ini Jadi Bukti Nyata Bernardo Silva Ubah Permainan Real Madrid
Liga Spanyol 31 Oktober 2026, 19:45
-
Strategi Cerdas Marc Marquez Sprint Race MotoGP Malaysia 2026: Pantang Memimpin Balapan!
Otomotif 31 Oktober 2026, 19:14
-
Hasil BRI Super League: Madura United Raih Poin Penuh dari Markas PSM Makassar
Bola Indonesia 31 Oktober 2026, 17:44
-
BRI Tulungagung dan PWI Salurkan 250 Paket Sembako untuk Warga Kampung Pemulung
News 31 Oktober 2026, 17:13
-
Legenda Thailand Dukung Timnas Indonesia ke Piala Dunia 2030
Tim Nasional 31 Oktober 2026, 16:36
LATEST EDITORIAL
-
4 Pemain Inggris yang Meraih Ballon d'Or sebelum Harry Kane
Editorial 27 Oktober 2026, 13:52
-
Kursi Panas Pelatih Premier League: 4 Manajer yang Berisiko Dipecat Lebih Dulu
Editorial 26 Oktober 2026, 23:49
-
7 Pelatih Gratis yang Bisa Gantikan Michael Carrick di Manchester United
Editorial 26 Oktober 2026, 16:03
-
5 Pemain Argentina yang Bisa Mewarisi Nomor 10 Lionel Messi
Editorial 8 Oktober 2026, 11:18







