PSG vs Arsenal: Supercomputer Opta Akhirnya Ubah Prediksi Juara Liga Champions
Dimas Ardi Prasetya | 29 Mei 2026 09:42
Bola.net - PSG dan Arsenal sama-sama datang ke final Liga Champions 2025/2026 dengan modal luar biasa. Kedua tim baru saja memastikan gelar liga domestik mereka dan kini bersiap menuntaskan musim dengan trofi paling prestisius di Eropa.
PSG melangkah ke final setelah melewati duel dramatis melawan Bayern Munchen di semifinal. Tim asuhan Luis Enrique menang agregat 6-5, dengan gol cepat Ousmane Dembele di Allianz Arena menjadi penentu tiket mereka menuju Budapest.
Di sisi lain, Arsenal tampil lebih pragmatis ketika menghadapi Atletico Madrid. Setelah bermain imbang 1-1 di leg pertama, The Gunners memastikan kemenangan lewat gol tunggal Bukayo Saka pada leg kedua untuk mengantar mereka ke final Liga Champions kedua sepanjang sejarah klub.
Final ini menghadirkan pertarungan menarik antara lini serang paling tajam di Eropa melawan pertahanan terbaik di kompetisi musim ini. Menariknya, supercomputer Opta kini mulai mengubah prediksi mereka menjelang duel panas tersebut.
Opta Kini Lebih Percaya PSG Angkat Trofi

Sepanjang sebagian besar musim 2025/2026, Arsenal sebenarnya lebih sering ditempatkan sebagai favorit juara oleh supercomputer Opta. Bahkan setelah semifinal selesai dimainkan, The Gunners masih sempat berada di posisi teratas dalam simulasi Opta.
Namun situasi berubah menjelang partai final. PSG kini diprediksi memiliki peluang sebesar 55,78 persen untuk keluar sebagai juara Liga Champions dan mempertahankan gelar mereka musim ini.
Perubahan prediksi itu tidak lepas dari kekuatan serangan luar biasa PSG sepanjang musim. Klub asal Paris tersebut sudah mencetak 44 gol di Liga Champions musim ini, menjadi jumlah terbanyak dalam satu musim dalam sejarah kompetisi.
Kondisi Ousmane Dembele yang mulai membaik juga diyakini memengaruhi simulasi terbaru Opta. Penyerang timnas Prancis itu sebelumnya menegaskan, “sedikit ketidaknyamanan,” dan ia memastikan akan “kembali ke lapangan pada 30 Mei.”
Selain lini depan yang tajam, PSG juga tampil seimbang di semua lini musim ini. Vitinha menjadi motor permainan di lini tengah, sementara pertahanan mereka juga tampil solid saat menghadapi tekanan di fase gugur.
Arsenal Datang dengan Mental Juara

Meski tidak lagi menjadi favorit utama menurut Opta, Arsenal tetap memiliki peluang besar untuk menciptakan sejarah. Supercomputer memberi The Gunners kemungkinan sebesar 44,22 persen untuk memenangkan gelar Liga Champions pertama mereka.
Kepercayaan diri Arsenal juga sedang berada di titik tertinggi setelah sukses mengakhiri penantian panjang gelar Premier League. Pasukan Mikel Arteta bangkit luar biasa setelah sempat kehilangan keunggulan sembilan poin pada April lalu.
Performa pertahanan Arsenal menjadi salah satu kekuatan terbesar mereka sepanjang musim ini. William Saliba, Gabriel, dan David Raya mampu menjaga konsistensi sehingga The Gunners tetap tak terkalahkan di kompetisi Eropa musim ini.
Kini tantangan terbesar Arsenal adalah meredam agresivitas lini serang PSG di final nanti. Dengan peluang meraih trofi Liga Champions pertama dalam sejarah klub, para pemain Arsenal diyakini akan tampil habis-habisan di Budapest.
Klasemen Liga Champions
(SI)
Baca Juga:
PSG vs Arsenal: 3 Alasan Luis Enrique Lebih Diunggulkan daripada Mikel Arteta di Final UCL
Klaim Berani Cafu Jelang Final UCL: Semua Pemain AC Milan Layak Masuk Skuad Arsenal atau PSG
Final Liga Champions: Arsenal Incar Gelar Ganda dan Rekor Tak Terkalahkan
Final Liga Champions: PSG Dekati Rekor Gol Barcelona, Kvaratskhelia Jadi Andalan
Fakta Final Liga Champions: PSG vs Arsenal Berebut Takhta Eropa di Budapest
Final Liga Champions: Cara Main Arsenal dan Kenapa Mereka Bisa Menjuarainya
PSG Punya Cara Bermain yang Sulit Dihentikan dan Alasan Kuat Juarai Liga Champions
TAG TERKAIT
BERITA TERKAIT
-
Kabar Baik MU? Ada Klub Inggris yang Mau Beli Marcus Rashford
Liga Inggris 30 Oktober 2026, 17:41
-
Gokil! Bos Besar Pastikan AC Milan Bakal Jor-joran di Bursa Transfer Januari 2027
Liga Italia 30 Oktober 2026, 17:28
-
Sudah Tidak Bahagia di MU, Barcelona Siap Jadi Rumah Baru untuk Lisandro Martinez
Liga Inggris 30 Oktober 2026, 17:00
-
AC Milan Mulai Linglung, Apakah Ruben Amorim Bakal Dipecat?
Liga Italia 30 Oktober 2026, 16:48
-
Sesko Cedera, MU Pertimbangkan Gaet Striker Timnas Inggris Ini
Liga Inggris 30 Oktober 2026, 16:33
LATEST UPDATE
-
Hasil BRI Super League: Madura United Raih Poin Penuh dari Markas PSM Makassar
Bola Indonesia 31 Oktober 2026, 17:44
-
Legenda Thailand Dukung Timnas Indonesia ke Piala Dunia 2030
Tim Nasional 31 Oktober 2026, 16:36
-
Live Streaming Barcelona vs Alaves: Jadwal dan Link Nonton
Liga Spanyol 31 Oktober 2026, 15:21
-
Live Streaming AC Milan vs Inter Milan: Jadwal dan Link Nonton
Liga Italia 31 Oktober 2026, 15:16
-
Live Streaming Udinese vs Roma: Jadwal dan Link Nonton
Liga Italia 31 Oktober 2026, 15:11
-
Live Streaming Man City vs Brighton: Jadwal dan Link Nonton
Liga Inggris 31 Oktober 2026, 15:06
-
Live Streaming Chelsea vs Man Utd: Jadwal dan Link Nonton
Liga Inggris 31 Oktober 2026, 15:01
-
Klasemen MotoGP 2026 Usai Sprint Race Malaysia: Marc Marquez Makin Kokoh di Puncak
Otomotif 31 Oktober 2026, 14:43
-
Hasil Sprint Race MotoGP Malaysia 2026: Pedro Acosta Menang, Marc Marquez Posisi ke-2
Otomotif 31 Oktober 2026, 14:34
-
Prediksi Juventus vs Napoli 2 November 2026
Liga Italia 31 Oktober 2026, 14:16
-
Prediksi Liverpool vs Arsenal 1 November 2026
Liga Inggris 31 Oktober 2026, 13:08
LATEST EDITORIAL
-
4 Pemain Inggris yang Meraih Ballon d'Or sebelum Harry Kane
Editorial 27 Oktober 2026, 13:52
-
Kursi Panas Pelatih Premier League: 4 Manajer yang Berisiko Dipecat Lebih Dulu
Editorial 26 Oktober 2026, 23:49
-
7 Pelatih Gratis yang Bisa Gantikan Michael Carrick di Manchester United
Editorial 26 Oktober 2026, 16:03
-
5 Pemain Argentina yang Bisa Mewarisi Nomor 10 Lionel Messi
Editorial 8 Oktober 2026, 11:18




