Ranking Klub UEFA Terbaru: AS Roma Peringkat 5 dan Manchester United Peringkat 14, Kok Bisa?!
Richard Andreas | 14 Juli 2024 00:50
Bola.net - Ada banyak kejutan di ranking klub terbaru UEFA berdasarkan perhitungan koefisien. Manchester City masih jadi klub nomor satu, Real Madrid nomor dua, tapi ada beberapa kejutan seperti AS Roma di peringkat 5 dan Manchester United terdampar di peringkat 14.
Setiap musimnya, UEFA memperbarui ranking klub alias club coefficients. Klub-klub terbaik di Eropa diukur dan dinilai posisinya berdasarkan poin koefisien. Saat ini, Man City memimpin dengan poin koefisien sebesar 123.000.
Nah, dari mana Man City mendapatkan poin sebesar itu? Menurut rumus hitungan uefa, club coefficients didasarkan pada raihan klub tersebut ketika bertanding di lima musim terakhir kompetisi Liga Champions, Liga Europa, dan Conference League.
Man City mendapatkan total 123.000 poin dengan rincian sebagai berikut:
Total poin koefisien tersebut digunakan untuk menentukan ranking setiap klub UEFA. Selanjutnya, ranking akan digunakan sebagai landasan seeding alias penentuan pot ketika klub terkait akan menjalani drawing untuk kompetisi klub UEFA (UCL, UEL, UECL).
Man City Nomor Satu, Perhitungan Koefisien Klub

Seperti yang disinggung di atas, ranking UEFA ditentukan berdasarkan performa tim empat musim sebelumnya atau lima musim termasuk menghitung musim yang sekarang.
Man City mencapai final Liga Champions 2020/2021, lalu ke semifinal 2021/2022, dan akhirnya menjuarai Liga Champions 2022/2023.
Musim 2023/2024 lalu, Man City menyapu bersih delapan pertandingan dengan kemenangan beruntun, sebelum akhirnya disingkirkan Real Madrid dalam drama adu penalti.
Selain Man City, tim-tim big six Premier League juga mencapai catatan berikut dalam ranking klub terbaru UEFA:
- Liverpool, peringkat 4
- Chelsea, peringkat 9
- Man United, peringkat 14
- Arsenal, peringkat 19
Arsenal mendapatkan ranking rendah karena mereka tidak berkompetisi di Eropa musim 2021/2022 lalu, jadi jumlah poin mereka 0 dan mengurangi total poin dalam perhitungan koefisien klub.
AS Roma Peringkat 5, Man United Peringkat 14

Nah yang menarik, perhitungan koefisien klub tidak begitu mengindahkan gengsi kompetisi. Klub yang tampil apik di UEL atau UECL mungkin saja mencapai posisi lebih baik daripada klub yang tampil di UCL tapi menunjukkan performa buruk.
Contoh kasus yang paling jelas ada di perbedaan nasib AS Roma dan Manchester United. Berikut rincian performa dua tim tersebut di kompetisi UEFA:
AS Roma
- 2020/2021 Liga Europa - Semifinal
- 2021/2022 Liga Konferensi - Juara
- 2022/2023 Liga Europa - Final
- 2023/2024 Liga Europa - Semifinal
Man United
- 2020/2021 Liga Champions - Fase grup > Liga Europa - Final
- 2021/2022 Liga Champions - Babak 16 besar
- 2022/2023 Liga Europa - Perempat final
- 2023/2024 Liga Champions - Fase grup
Bisa dilihat bahwa secara gengsi kompetisi, MU lebih banyak bermain di Liga Champions daripada AS Roma. Namun, melihat laju tim, Roma masih lebih baik karena berhasil mencapai semifinal, final, dan pernah juara. Sementara MU dua kali tersingkir di fase grup UCL.
Ranking Klub Terbaru UEFA
Berikut 20 besar ranking klub terbaru UEFA selengkapnya:
TAG TERKAIT
BERITA TERKAIT
-
Juventus vs Benfica: Spalletti Siap Adu Mekanik dengan Mourinho
Liga Champions 21 Januari 2026, 14:31
-
Juventus vs Benfica: Misi Wajib Menang Bianconeri!
Liga Champions 21 Januari 2026, 14:05
-
Transformasi Khephren Thuram: Dari Pemuda Naif Jadi 'Monster' Lini Tengah Juventus
Liga Champions 21 Januari 2026, 13:58
-
Atalanta vs Bilbao: Ederson Minta La Dea Berikan 110 Persen!
Liga Champions 21 Januari 2026, 13:42
LATEST UPDATE
-
Kalahkan Inter dan Kunci 16 Besar UCL: Arsenal Kirim Pesan Kuat!
Liga Champions 21 Januari 2026, 16:09
-
Siaran Langsung Liga Champions: Juventus vs Benfica, Kick Off Jam 03.00 WIB
Liga Champions 21 Januari 2026, 15:56
-
Resmi! Vidio Tayangkan UFC di Indonesia
Olahraga Lain-Lain 21 Januari 2026, 14:31
-
Juventus vs Benfica: Spalletti Siap Adu Mekanik dengan Mourinho
Liga Champions 21 Januari 2026, 14:31
-
Juventus vs Benfica: Misi Wajib Menang Bianconeri!
Liga Champions 21 Januari 2026, 14:05
-
Menuju Piala Dunia 2026: Tiga Aturan Baru Disiapkan, VAR dan Timewasting Jadi Fokus
Piala Dunia 21 Januari 2026, 14:02
-
Transformasi Khephren Thuram: Dari Pemuda Naif Jadi 'Monster' Lini Tengah Juventus
Liga Champions 21 Januari 2026, 13:58
-
Atalanta vs Bilbao: Ederson Minta La Dea Berikan 110 Persen!
Liga Champions 21 Januari 2026, 13:42
-
Kontroversi Dalot vs Doku di Derby Manchester, Howard Webb Tegaskan VAR Sudah Tepat
Liga Inggris 21 Januari 2026, 13:30
-
Lupakan Mateta, Juventus Kini Selangkah Lagi Dapatkan Youssef En-Nesyri?
Liga Italia 21 Januari 2026, 13:29
LATEST EDITORIAL
-
9 Pemain yang Pernah Bermain untuk Inter Milan dan Arsenal
Editorial 20 Januari 2026, 14:06
-
6 Bek Tengah yang Bisa Datangkan Liverpool Setelah Kehilangan Marc Guehi
Editorial 20 Januari 2026, 13:05
-
5 Pemain Liverpool yang Bisa Ikuti Jurgen Klopp ke Real Madrid
Editorial 19 Januari 2026, 12:24
-
4 Bek Tengah yang Bisa Jadi Target Chelsea di Bursa Januari: Ada Eks Real Madrid
Editorial 19 Januari 2026, 12:06





