Rapor Pemain Inter: Gol Roket Sucic Tak Cukup, Arsenal Pulang Tersenyum

Aga Deta | 21 Januari 2026 08:06
Rapor Pemain Inter: Gol Roket Sucic Tak Cukup, Arsenal Pulang Tersenyum
Pemain Inter Milan, Francesco Pio Esposito dan Marcus Thuram tertunduk setelah Arsenal mencetak gol dalam pertandingan Liga Champions, Selasa (20/1/2026). (c) AP Photo/Luca Bruno

Bola.net - Inter Milan harus mengakui keunggulan Arsenal dengan skor 1-3 pada matchday ketujuh Liga Champions 2025/2026. Laga berlangsung di Giuseppe Meazza, Rabu (21/1/2026) dini hari WIB.

Arsenal unggul lebih dulu lewat gol cepat Gabriel Jesus sebelum Inter menyamakan kedudukan. Petar Sucic mencetak gol penyeimbang lewat tembakan keras dari luar kotak penalti.

Advertisement

Keunggulan kembali berpihak kepada tim tamu melalui gol kedua Gabriel Jesus dari situasi bola mati. Inter mencoba bangkit, tetapi rapatnya pertahanan Arsenal membuat peluang tuan rumah buntu.

Gol penutup Viktor Gyokeres memastikan kemenangan 3-1 bagi Arsenal. Hasil ini meninggalkan catatan evaluasi bagi Inter meski beberapa pemain muda menunjukkan potensi menjanjikan.

Berikut ini rapor pemain Inter saat menghadapi Arsenal.

1 dari 5 halaman

Kiper dan Bek

Kiper dan Bek

Pemain Arsenal, Gabriel Jesus berebut bola dengan pemain Inter Milan, Francesco Acerbi, dalam pertandingan Liga Champions, Rabu (21/1/2026). (c) AP Photo/Luca Bruno

Yann Sommer – 6

Sommer tidak banyak bisa berbuat pada gol pertama dan ketiga Arsenal. Kiper Swiss ini sedikit terlambat mengorganisasi pertahanan saat kebobolan dari situasi sepak pojok.

Manuel Akanji – 6

Akanji menjadi salah satu bek Inter yang tampil paling stabil. Pemain ini cukup solid menghadapi tekanan lini depan Arsenal.

Francesco Acerbi – 5,5

Acerbi kehilangan konsentrasi saat mengawal Gabriel Jesus di kotak penalti. Bek senior ini gagal mengantisipasi pergerakan lawan pada gol kedua Arsenal.

Alessandro Bastoni – 5,5

Bastoni melakukan tekel krusial untuk menggagalkan peluang Bukayo Saka. Selain momen itu, kontribusinya belum maksimal sepanjang laga.

2 dari 5 halaman

Gelandang

Gelandang

Pemain Inter Milan, Petar Sucic, merayakan gol dalam pertandingan Liga Champions melawan Arsenal, Rabu (21/1/2026). (c) AP Photo/Luca Bruno

Luis Henrique – 5

Henrique salah posisi saat menjaga garis pertahanan pada gol pembuka Arsenal. Kesalahan itu membuat Gabriel Jesus lolos dari jebakan offside.

Nicolo Barella – 6

Barella menunjukkan energi besar dan beberapa kali melakukan overlap dari lini tengah. Gelandang ini digantikan setelah satu jam bermain.

Piotr Zielinski – 6

Zielinski bekerja keras di area tengah meski ruang geraknya terbatas. Ia kesulitan mengembangkan permainan karena tekanan Arsenal.

Petar Sucic – 6,5

Sucic mencetak gol indah dari luar kotak penalti yang sempat menyamakan kedudukan menjadi 1-1. Gelandang muda ini hampir membawa Inter unggul, tetapi terlalu lama menguasai bola di momen krusial.

Federico Dimarco – 6,5

Dimarco beberapa kali mengirim umpan berbahaya dari sisi kiri. Kerja samanya dengan Bastoni tetap menjadi senjata Inter.

3 dari 5 halaman

Penyerang

Penyerang

Pemain Inter Milan, Lautaro Martinez (tengah), mencoba melewati pemain Arsenal, Eberechi Eze, dalam pertandinganLiga Champions, Rabu (21/1/2026). (c) AP Photo/Luca Bruno

Lautaro Martinez – 5,5

Martinez memberi assist kunci yang memulai proses gol Inter. Namun penyerang Argentina ini kehilangan ketajaman dan kurang efektif di depan gawang.

Marcus Thuram – 5,5

Thuram gagal memaksimalkan peluang emas dari umpan Sucic. Penyerang ini kurang tajam dalam penyelesaian akhir.

4 dari 5 halaman

Pemain Pengganti

Davide Frattesi – 6

Frattesi membawa energi baru di lini tengah setelah masuk sebagai pengganti.

Francesco Pio Esposito – 6,5

Pio Esposito tampil agresif dan memberi ancaman nyata di sisa laga. Sayang, tidak bisa mengkonversi peluang menjadi gol.

Ange-Yoan Bonny –

Ange-Yoan Bonny masuk menggantikan Luis Henrique pada menit ke-82. Ia tidak memiliki banyak waktu untuk memberi dampak pada permainan.

Andy Diouf –

Andy Diouf masuk menggantikan Piotr Zielinski pada menit ke-82. Waktunya di lapangan terlalu singkat untuk bisa dinilai secara maksimal.

LATEST UPDATE