Rapor Real Madrid vs Benfica: Vinicius Bersinar, Courtois Tangguh, Lini Belakang Solid tak Tergoyahkan
Asad Arifin | 18 Februari 2026 06:26
Bola.net - Real Madrid membawa pulang kemenangan penting dari markas Benfica pada leg pertama play-off 16 Besar Liga Champions, Rabu (18/2) dini hari WIB. Los Blancos menang tipis 1-0 di Estadio da Luz.
Gol tunggal laga dicetak Vinicius Junior pada menit ke-50. Aksi individunya menjadi pembeda di laga yang berjalan ketat dan penuh tekanan.
Madrid sempat frustrasi menghadapi blok pertahanan rapat tuan rumah pada babak pertama. Namun satu momen magis dari kaki kanan Vinicius cukup untuk memberi modal berharga jelang leg kedua di Santiago Bernabeu.
Kemenangan ini juga dibayangi dugaan pelecehan rasis terhadap Vinicius. Insiden itu membuat tensi pertandingan meningkat dan mengubah atmosfer laga menjadi jauh lebih emosional.
Berikut adalah rapor pemain Real Madrid saat mengalahkan Benfica berdasarkan pada data FotMob:
Kiper dan Bek: Disiplin, Tangguh, Minim Celah

Thibaut Courtois - 7.7
Kiper asal Belgia itu tampil sigap. Ia melakukan penyelamatan krusial atas tendangan Fredrik Aursnes yang sempat berubah arah di babak pertama. Refleksnya menjaga momentum tim.
Trent Alexander-Arnold - 7.7
Bermain sebagai bek kanan, ia menjadi kreator utama dari sisi lapangan. Seharusnya mencatat minimal dua assist. Umpan-umpannya tajam, tetapi tidak semuanya dikonversi menjadi gol.
Antonio Rudiger - 7.5
Rudiger tampil kuat dalam duel fisik. Ia menjaga garis pertahanan tetap rapat dan melakukan tekel berisiko di kotak penalti sendiri. Kontribusinya penting dalam mencatat clean sheet.
Dean Huijsen - 8.0
Huijsen bermain tenang dan distribusinya rapi dari belakang. Awalnya, dia sempat ditakutkan menjadi pemain yang dieksploitasi oleh pemain Benfica.
Alvaro Carreras - 7.9
Carreras aktif membantu serangan dan lebih disiplin saat mengawal sisi kiri pertahanan. Dia menjadi pendukung utama bagi Vinicius saat menyerang.
Gelandang: Energi, Duel, dan Kontrol Ritme

Federico Valverde - 8.0
Valverde menunjukkan kepemimpinan. Ia bekerja sama baik dengan Alexander-Arnold di sisi kanan dan konsisten menjaga intensitas permainan.
Arda Guler - 7.3
Butuh waktu beradaptasi. Namun setelah menemukan ritme, ia memaksa Anatoliy Trubin melakukan beberapa penyelamatan penting.
Aurelien Tchouameni - 7.9
Tchouameni efektif memutus serangan balik Benfica. Ia dominan dalam duel udara dan mencatat jumlah duel terbanyak di laga ini. Dia terpilih sebagai Man of the Match versi UEFA.
Eduardo Camavinga - 7.1
Camavinga agresif dalam tekel. Ia mencatat tekel terbanyak, tetapi juga terlalu sering melakukan pelanggaran yang berisiko.
Penyerang: Momen Magis dan Ketajaman Penentu

Kylian Mbappe - 7.5
Mbappe belum sepenuhnya klinis di babak pertama. Sentuhan akhirnya kurang tajam. Namun ia tetap berkontribusi dalam proses terciptanya gol kemenangan.
Vinicius Junior - 8.2
Ia kembali menunjukkan kelasnya di fase gugur Liga Champions. Golnya lahir dari aksi individu berkualitas tinggi. Ia juga tetap fokus bermain di tengah situasi sulit akibat dugaan rasisme.
Penampilannya menjadi simbol ketangguhan mental sekaligus kualitas teknis Real Madrid.
Baca Ini Juga:
Juventus Runtuh di Markas Galatasaray, Pierre Kalulu Penasaran Apa yang Salah di Lapangan
Kronologi Dugaan Rasisme terhadap Vinicius Junior oleh Gianluca Prestianni di Laga Benfica vs Real Madrid
5 Kontroversi Besar Laga Benfica vs Real Madrid: Kartu Merah Jose Mourinho, Rasisme dan Diving Gianluca Prestianni
Rekap Hasil Liga Champions Tadi Malam: Juventus Dibantai, Real Madrid Raih Kemenangan
Man of the Match Benfica vs Real Madrid: Aurelien Tchouameni
Hasil Dortmund vs Atalanta: Serhou Guirassy Menggila di Signal Iduna Park
TAG TERKAIT
BERITA TERKAIT
-
Kylian Mbappe Kini Memahami Kekecewaan Vinicius Junior di Ballon d'Or
Liga Spanyol 31 Oktober 2026, 07:23
-
Jadwal Lengkap La Liga 2026/2027
Liga Spanyol 31 Oktober 2026, 07:05
-
Pemain Juventus Muak, Luciano Spalletti Dianggap Terlalu Banyak Bicara!
Liga Italia 30 Oktober 2026, 22:58
LATEST UPDATE
-
Mimpi-mimpi Mitchell Baker: Bermain di Piala Dunia dan Premier League
Tim Nasional 31 Oktober 2026, 23:47
-
Kata-kata Michael Carrick Usai Manchester United Dihajar Chelsea
Liga Inggris 31 Oktober 2026, 22:39
-
Lisandro Martinez yang Konyol!
Liga Inggris 31 Oktober 2026, 22:02
-
Halloween untuk MU: Kalah dari Chelsea, Setan Merah Ukir Rekor Terburuk Sejak 1988!
Liga Inggris 31 Oktober 2026, 21:47
-
Ketika Vinicius Junior Justru Dianggap Masalah bagi Real Madrid
Liga Spanyol 31 Oktober 2026, 20:19
-
Statistik Ini Jadi Bukti Nyata Bernardo Silva Ubah Permainan Real Madrid
Liga Spanyol 31 Oktober 2026, 19:45
-
Strategi Cerdas Marc Marquez Sprint Race MotoGP Malaysia 2026: Pantang Memimpin Balapan!
Otomotif 31 Oktober 2026, 19:14
-
Hasil BRI Super League: Madura United Raih Poin Penuh dari Markas PSM Makassar
Bola Indonesia 31 Oktober 2026, 17:44
LATEST EDITORIAL
-
4 Pemain Inggris yang Meraih Ballon d'Or sebelum Harry Kane
Editorial 27 Oktober 2026, 13:52
-
Kursi Panas Pelatih Premier League: 4 Manajer yang Berisiko Dipecat Lebih Dulu
Editorial 26 Oktober 2026, 23:49
-
7 Pelatih Gratis yang Bisa Gantikan Michael Carrick di Manchester United
Editorial 26 Oktober 2026, 16:03
-
5 Pemain Argentina yang Bisa Mewarisi Nomor 10 Lionel Messi
Editorial 8 Oktober 2026, 11:18









