Redam Neraka Turki, Ancelotti Puji 'Jasa' Isco
Editor Bolanet | 18 September 2013 12:21
- Pelatih Real Madrid, Carlo Ancelotti memuji peran besar dalam sukses mereka meredam atmosfer panas di kandang pada laga pembuka grup Liga Champions, Rabu (18/9) dini hari.
Los Merengues berhasil mengatasi trauma kekalahan musim lalu serta tekanan pendukung tuan rumah yang terkenal garang dengan kemenangan mutlak 6-1. Namun Ancelotti mengaku pasukannya tampil gugup dan baru bisa rileks setelah mencetak gol pembuka di menit 33.
Memang kami sedikit kewalahan di babak pertama, terutama di awal laga. Kemudian Isco mencetak gol, yang membuat kami sangat tenang dan setelahnya laga berubah serta menjadi lebih mudah untuk kami. Kami bisa mengatasi laga dengan baik, terutama dalam serangan balik, ucap pria asal Italia itu.
Eks manajer itu juga lega karena bisa meraih kemenangan di tempat yang sangat mengintimidasi macam Turk Telekom Arena. Ia merasa hasil itu bisa sangat berguna untuk mendongkrak kepercayaan diri serta karakter timnya memburu La Decima.
Laga dimulai dengan tekanan maha besar, tapi pada akhirnya kami keluar dengan selamat. Galatasaray tampil sangat baik di babak pertama dan memberi kami kesulitan. Kami kurang pede di awal tapi itu normal - ini pertandingan Liga Champions di stadion yang sulit, bela Don Carletto. (uefa/row)
Los Merengues berhasil mengatasi trauma kekalahan musim lalu serta tekanan pendukung tuan rumah yang terkenal garang dengan kemenangan mutlak 6-1. Namun Ancelotti mengaku pasukannya tampil gugup dan baru bisa rileks setelah mencetak gol pembuka di menit 33.
Memang kami sedikit kewalahan di babak pertama, terutama di awal laga. Kemudian Isco mencetak gol, yang membuat kami sangat tenang dan setelahnya laga berubah serta menjadi lebih mudah untuk kami. Kami bisa mengatasi laga dengan baik, terutama dalam serangan balik, ucap pria asal Italia itu.
Eks manajer itu juga lega karena bisa meraih kemenangan di tempat yang sangat mengintimidasi macam Turk Telekom Arena. Ia merasa hasil itu bisa sangat berguna untuk mendongkrak kepercayaan diri serta karakter timnya memburu La Decima.
Laga dimulai dengan tekanan maha besar, tapi pada akhirnya kami keluar dengan selamat. Galatasaray tampil sangat baik di babak pertama dan memberi kami kesulitan. Kami kurang pede di awal tapi itu normal - ini pertandingan Liga Champions di stadion yang sulit, bela Don Carletto. (uefa/row)
TAG TERKAIT
BERITA TERKAIT
-
Spanyol Juara Dunia, Luis De La Fuente: Mana Tatto-mu, Cucurella?
Piala Dunia 21 Juli 2026, 06:00
-
Xabi Alonso Pastikan Enzo Fernandez Tetap Bertahan di Chelsea
Liga Inggris 14 Juli 2026, 16:00
-
Prancis vs Spanyol: Rekor Pertemuan Mbappe vs Yamal
Piala Dunia 13 Juli 2026, 14:43
LATEST UPDATE
-
Prancis Tinggalkan Banyak Catatan Positif dari Piala Dunia 2026
Piala Dunia 22 Juli 2026, 18:03
-
Spanyol Punya Modal Besar Pertahankan Gelar Piala Dunia pada 2030
Piala Dunia 22 Juli 2026, 17:31
-
Piala Dunia 2026 Pecahkan Rekor! Ini Cara Seluruh 308 Gol Tercipta
Piala Dunia 22 Juli 2026, 16:47
-
Kalah 0-3, Bali United Dapat Ujian Berkualitas dari Timnas Indonesia
Bola Indonesia 22 Juli 2026, 16:39
-
Tampil di Piala AFF 2026, Singapura Kehilangan Dua Pemain Andalan
Bola Indonesia 22 Juli 2026, 16:30
-
Alasan Manchester United Enggan Belanja Pemain Tembus 100 Juta Pounds
Liga Inggris 22 Juli 2026, 14:00
LATEST EDITORIAL
-
6 Alternatif Enzo Fernandez untuk Real Madrid
Editorial 3 Juli 2026, 14:19
-
Makin Panas! 5 Opsi Klub Baru Julian Alvarez, Barcelona Jadi Tujuan Impian
Editorial 24 Juni 2026, 15:34
-
6 Kemenangan Terbesar dalam Sejarah Piala Dunia
Editorial 15 Juni 2026, 16:55












