Rekam Jejak di Final Liga Champions: PSG Mulai Terbiasa, Arsenal Ingin Hapus Luka
Gia Yuda Pradana | 14 Mei 2026 21:00
Bola.net - Duel PSG vs Arsenal menjadi final yang menarik perhatian di Liga Champions 2026. Paris Saint-Germain kembali tampil di partai puncak, sedangkan Arsenal menembus final untuk pertama kalinya dalam dua dekade.
PSG datang dengan pengalaman lebih segar setelah sukses menjuarai Liga Champions musim lalu. Klub asal Prancis itu bahkan mencatat kemenangan terbesar dalam sejarah final kompetisi elite Eropa.
Di sisi lain, Arsenal membawa memori pahit dari final 2006 saat gagal mempertahankan keunggulan melawan Barcelona. Tim asal London tersebut kini memiliki kesempatan mengakhiri penantian panjang untuk meraih trofi Liga Champions pertama.
PSG Mulai Terbiasa Tampil di Final

Final 2026 menjadi penampilan ketiga PSG dalam tujuh musim terakhir di Liga Champions. Klub berjuluk Les Parisiens itu sebelumnya mencapai final pada 2020 dan 2025.
Pada final 2020 di Lisbon, PSG kalah 0-1 dari Bayern Munchen lewat gol Kingsley Coman. Tim asuhan Thomas Tuchel sebenarnya memiliki beberapa peluang emas, tetapi Manuel Neuer tampil gemilang di bawah mistar Bayern.
Neymar dan Kylian Mbappe gagal memaksimalkan peluang pada babak pertama. Bayern kemudian memastikan kemenangan setelah umpan Joshua Kimmich disambut sundulan Coman pada menit ke-59.
PSG Raih Gelar Perdana pada Final 2025

PSG akhirnya meraih trofi Liga Champions pertama mereka pada 2025. Klub asal Paris itu menghancurkan Inter Milan dengan skor telak 5-0 di Munich.
Achraf Hakimi membuka keunggulan pada menit ke-12 sebelum Desire Doue menggandakan skor delapan menit kemudian. PSG terus tampil agresif hingga Doue, Khvicha Kvaratskhelia, dan Senny Mayulu menambah gol pada babak kedua.
Kemenangan tersebut menjadi margin terbesar dalam sejarah final European Cup atau Liga Champions. Luis Enrique berhasil membawa PSG menutup musim dengan cara yang sangat dominan.
Arsenal Ingin Hapus Luka Final 2006

Arsenal sebelum ini baru pernah tampil di final Liga Champions pada musim 2005/2006. Saat itu, The Gunners kalah 1-2 dari Barcelona di Stade de France.
Arsenal sebenarnya sempat unggul lebih dulu melalui sundulan Sol Campbell pada menit ke-37. Namun, situasi berubah setelah Jens Lehmann menerima kartu merah pada menit ke-18 usai melanggar Samuel Eto'o.
Barcelona memanfaatkan keunggulan jumlah pemain pada babak kedua. Samuel Eto'o dan Juliano Belletti mencetak gol dalam 15 menit terakhir untuk membalikkan keadaan.
Henrik Larsson menjadi pembeda dalam pertandingan tersebut lewat dua assist penting. Kekalahan itu masih menjadi salah satu momen paling menyakitkan dalam sejarah Arsenal di kompetisi Eropa.
Sumber: UEFA.com
TAG TERKAIT
BERITA TERKAIT
-
Prediksi Piala Dunia 2026: Kolombia vs Ghana 4 Juli 2026
Piala Dunia 2 Juli 2026, 11:00
-
Prediksi Piala Dunia 2026: Argentina vs Cape Verde 4 Juli 2026
Piala Dunia 2 Juli 2026, 10:30
-
Kenapa Tielemans yang Ambil Penalti, Bukan Lukaku?
Piala Dunia 2 Juli 2026, 08:55
-
Belgia Bertahan dalam Harapan, lalu Mengubahnya Menjadi Kemenangan
Piala Dunia 2 Juli 2026, 08:50
LATEST UPDATE
-
Prediksi Susunan Pemain Spanyol vs Austria: Yamal Siap Pimpin La Roja
Piala Dunia 2 Juli 2026, 15:47
-
Anti Ribet! Shopee Luncurkan Layanan Belanja Instan 1 Jam Tiba
Lain Lain 2 Juli 2026, 15:24
-
Pochettino Sebut Balogun Tidak Pantas Dikartu Merah
Piala Dunia 2 Juli 2026, 13:47
LATEST EDITORIAL
-
Makin Panas! 5 Opsi Klub Baru Julian Alvarez, Barcelona Jadi Tujuan Impian
Editorial 24 Juni 2026, 15:34
-
6 Kemenangan Terbesar dalam Sejarah Piala Dunia
Editorial 15 Juni 2026, 16:55
-
10 Target Transfer Arsenal yang Patut Dipantau di Piala Dunia 2026
Editorial 12 Juni 2026, 14:41













