Relasi Josep Guardiola dan Real Madrid: Kadang Cinta, Kadang Benci
Asad Arifin | 17 Desember 2019 08:29
Bola.net - Hasil undian babak 16 Besar Liga Champions 2019/2020 usai digelar pada Senin (16/12/2019) kemarin. Salah satu laga seru pada babak ini adalah perjumpaan Real Madrid dan Manchester City.
Kedua tim punya ambisi besar untuk menjadi juara. Real Madrid ingin kembali menegaskan hegemoni mereka sebagai tim paling sukses di Eropa. Sedangkan, Man City ingin meraih gelar pertamanya.
Di sisi lain, perjumpaan Real Madrid melawan Man City juga menjadi momen yang emosional bagi Josep Guardiola. Sebab, manajer Man City itu punya banyak memori sebagai lawan dari Real Madrid.
Guardiola pernah menjadi lawan bagi Real Madrid, baik sebagai pemain dan pelatih. Hubungan Guardiola dan Real Madrid terkadang juga memanas, tetapi terkadang juga seperti menunjukkan rasa kagum pada sang rival. Di bawah ini adalah kumpulan pernyataan Guardiola tentang Real Madrid yang dihimpun Marca:
Tentang Gelar Liga Champions Real Madrid

"Ketika Anda memenangkan tiga Liga Champions berturut-turut dan empat dalam lima tahun, itu karena Anda adalah tim yang luar biasa. Liga Champions adalah kompetisi yang sangat sulit. Anda harus angkat topi Anda kepada mereka. Kami akan mencoba memastikan mereka tidak menang empat kali beruntun."
Pelatih dan Pindahnya Cristiano Ronaldo

"Real Madrid selalu berbahaya, tidak peduli siapa pelatihnya."
"Dengan atau tanpa Cristiano Ronaldo, Real Madrid adalah tim teratas, tetapi mereka telah kehilangan begitu banyak, 50 atau 60 gol. Dia pemain yang luar biasa, tidak hanya untuk gol-golnya, tetapi juga assistnya di momen-momen penting, itu tak tergantikan."
Real Madrid Klub Istimewa

"Real Madrid memiliki sesuatu yang istimewa dan mereka selalu merupakan lawan yang sangat kuat, mereka adalah salah satu lawan yang paling sulit."
"Real Madrid tidak pernah bermain buruk. Saya mengagumi konsistensi mereka, kemampuan mereka untuk berada di sana tahun demi tahun.”
Real Madrid yang Terbaik?

"Siapa tim terbaik dalam dekade terakhir? Juventus, Bayern Munchen dan Barcelona. Ini adalah tiga tim terbaik. Mengapa? Karena mereka memenangkan liga mereka setiap musim.”
"Real Madrid bukan tim terbaik dekade ini ketika Anda memperhitungkan gelar dan piala di liga dan hal-hal lainnya. Juventus, Barcelona dan Bayern Munich telah menang enam atau tujuh kali.”
Real Madrid Bermain Pragmatis
"Permainan direct adalah salah satu kekuatan mereka, mereka cepat di serangan balik. Real Madrid tidak bisa dihentikan seperti itu. Mereka adalah atlet dan jika Anda membiarkan mereka berlari bolak-balik maka itu adalah risiko."
"Mengalahkan Real Madrid dengan skor 5-0 momen yang menyenangkan."
Sumber: Marca
Baca Ini Juga:
Jadwal Lengkap Babak 16 Besar Liga Champions 2019-20
Chelsea Hadapi Bayern di 16 Besar Liga Champions, Lampard Kenang Momen Juara 2012
Barcelona Bakal Sambangi Napoli Lebih Dahulu, Valverde: Berbahaya
Pertandingan Masih Lama, Real Madrid dan Man City Sudah Tebar Psywar
Batal Pulang ke Barcelona, Neymar: Mengapa Harus Tinggalkan PSG?
TAG TERKAIT
BERITA TERKAIT
-
Lamine Yamal Raih Pemain Terbaik La Liga 2025/2026
Liga Spanyol 6 Juni 2026, 16:05
-
Agen Jurgen Klopp Buka Suara soal Rumor ke Real Madrid
Liga Spanyol 6 Juni 2026, 16:00
LATEST UPDATE
-
Hasil Lengkap Pertandingan AVC Women's Volleyball Cup 2026
Voli 7 Juni 2026, 11:51
-
Jadwal Lengkap Pertandingan AVC Women's Volleyball Cup 2026, 6-14 Juni 2026
Voli 7 Juni 2026, 11:51
-
Jadwal Lengkap Pertandingan Indonesia Open 2026, 2-7 Juni 2026
Bulu Tangkis 7 Juni 2026, 11:43
-
Hasil Lengkap Pertandingan Indonesia Open 2026
Bulu Tangkis 7 Juni 2026, 11:42
LATEST EDITORIAL
-
Arsenal Cari Winger Kiri Baru, Ini 5 Kandidatnya
Editorial 4 Juni 2026, 13:59
-
4 Striker Incaran Barcelona untuk Era Baru Hansi Flick
Editorial 3 Juni 2026, 16:19
-
3 Pemain Bournemouth yang Bisa Dibawa Andoni Iraola ke Liverpool
Editorial 3 Juni 2026, 16:05
-
6 Transfer yang Bisa Membawa Manchester United Juara Liga Champions
Editorial 3 Juni 2026, 15:47














