Resmi, 12 Klub Top Eropa Membelot Bikin European Super League
Richard Andreas | 19 April 2021 06:00
Bola.net - Drama sepak bola Eropa akhirnya dimulai. Klub-klub top Eropa mengumumkan kompetisi tandingan yang disebut European Super League (ESL).
Isu soal pengumuman European Super League ini sudah memanas sejak Minggu (18/4) malam WIB. Kabarnya klub-klub yang terlibat sudah bersiap membuat pengumuman resmi.
Kini, Senin (19/4) pagi WIB, akhirnya pengumuman resmi itu diluncurkan. Ada 12 klub yang bersatu membuat kompetisi tandingan di level Eropa.
"12 klub top Eropa hari ini bersatu untuk mengumumkan bahwa mereka telah bersepakat membuat kompetisi tengah pekan, Super League, yang dikelola oleh klub-klub pendiri."
Begitu bunyi potongan pengumuman resmi pihak ESL. Lalu, siapa saja klub-klub pendiri yang dimaksud?
12 founding clubs
Sesuai gosip yang beredar sebelumnya, ada 12 klub dari tiga liga yang sudah bersepakat. 6 perwakilan Premier League, 3 Serie A, dan 3 dari La Liga.
Berikut daftar klub yang terlibat menciptakan ESL:
- Manchester United
- Manchester City
- Arsenal
- Chelsea
- Liverpool
- Tottenham
- Juventus
- Inter Milan
- AC Milan
- Barcelona
- Real Madrid
- Atletico Madrid
Seharusnya ada PSG, Bayern Munchen, dan Borussia Dortmund untuk melengkapi daftarnya jadi 15 tim. Namun, 3 tim ini masih belum memberikan suara sepakat mereka.
Mengapa dibuat?
Tentu ada pertanyaan besar soal mengapa klub-klub top tersebut sampai membuat kompetisi tandingan tengah pekan. Keresahan ini juga dijawab dalam rilis pers yang sama.
"Format Super League datang di masa-masa pandemi global yang menegaskan ketidakstabilan dalam model ekonomi sepak bola Eropa yang sekarang."
"Lebih lanjut, untuk beberapa tahun berikutnya, klub-klub pendiri memasang target untuk mengembangkan kualitas dan intensitas kompetisi Eropa di setiap musimnya."
"Dan menciptakan format untuk klub-klub top tetap bersaing secara reguler."
Format kompetisi
Singkatnya, ESL adalah kompetisi tandingan untuk UCL. 15 klub pendiri akan terus bermain di setiap musimnya dengan tambahan undangan 5 klub terbaik di Eropa.
Berikut poin-poin format kompetisi yang ditegaskan dalam rilis pers tersebut:
- 20 klub peserta, dengan rincian 15 klub pendiri dan 5 klub yang lolos kualifikasi tahunan berdasarkan capaian mereka di musim sebelumnya.
- Pertandingan tengah pekan, semua klub peserta masih akan bermain di liga nasional masing-masing. Hal ini menjaga jadwal tradisional liga domestik yang masih jadi nyawa klub.
- Turnamen dimulai di bulan Agustus. Klub-klub peserta dibagi menjadi dua grup dengan 10 peserta, bermain kandang-tandang.
- Tiga tim teratas di setiap grup akan otomatis lolos ke babak perempat final. Tim yang finis di peringkat empat dan lima akan bersaing dalam dua leg play-off untuk merebutkan sisa dua slot perempat final.
- Mulai babak perempat final akan dimainkan dalam dua leg. Final akan dihelat di tempat netral.
Bentrok dengan UEFA
Rencana ESL ini tentu dikecam keras oleh pihak-pihak penyelenggara yang lama. FIFA dan UEFA mengutuk keras, liga-liga top mulai Premier League, Serie A, dan La Liga juga berdiri bersama UEFA.
Meski begitu, pihak ESL yakin bisa mencapai kesepakatan dengan UEFA dan liga-liga terkait dalam diskusi lanjutan.
"Ke depannya, klub-klub pendiri ingin berdiskusi dengan UEFA dan FIFA untuk bekerja sama mencari solusi terbaik untuk liga baru dan untuk sepak bola secara menyeluruh."
Saat ini, jabatan direktur pertama ESL dipegang oleh Florentino Perez, presiden Real Madrid. Dia memastikan rencana ini adalah pilihan terbaik bagi sepak bola.
Sumber: The Super League
TAG TERKAIT
BERITA TERKAIT
-
Jadwal Liga Inggris di SCTV Pekan Ini, 31 Oktober - 3 November 2026
Liga Inggris 31 Oktober 2026, 10:30
-
AC Milan vs Inter Milan: 10 Fakta Menarik Jelang Derby della Madonnina
Liga Italia 31 Oktober 2026, 07:50
-
Chelsea Bisa Percepat Pemecatan Michael Carrick di Man Utd
Liga Inggris 31 Oktober 2026, 07:36
-
3 Hal yang Patut Diperhatikan Jelang Barcelona vs Alaves
Liga Spanyol 31 Oktober 2026, 07:27
LATEST UPDATE
-
Legenda Thailand Dukung Timnas Indonesia ke Piala Dunia 2030
Tim Nasional 31 Oktober 2026, 16:36
-
Live Streaming Barcelona vs Alaves: Jadwal dan Link Nonton
Liga Spanyol 31 Oktober 2026, 15:21
-
Live Streaming AC Milan vs Inter Milan: Jadwal dan Link Nonton
Liga Italia 31 Oktober 2026, 15:16
-
Live Streaming Udinese vs Roma: Jadwal dan Link Nonton
Liga Italia 31 Oktober 2026, 15:11
-
Live Streaming Man City vs Brighton: Jadwal dan Link Nonton
Liga Inggris 31 Oktober 2026, 15:06
-
Live Streaming Chelsea vs Man Utd: Jadwal dan Link Nonton
Liga Inggris 31 Oktober 2026, 15:01
-
Klasemen MotoGP 2026 Usai Sprint Race Malaysia: Marc Marquez Makin Kokoh di Puncak
Otomotif 31 Oktober 2026, 14:43
-
Hasil Sprint Race MotoGP Malaysia 2026: Pedro Acosta Menang, Marc Marquez Posisi ke-2
Otomotif 31 Oktober 2026, 14:34
-
Prediksi Juventus vs Napoli 2 November 2026
Liga Italia 31 Oktober 2026, 14:16
-
Prediksi Liverpool vs Arsenal 1 November 2026
Liga Inggris 31 Oktober 2026, 13:08
LATEST EDITORIAL
-
4 Pemain Inggris yang Meraih Ballon d'Or sebelum Harry Kane
Editorial 27 Oktober 2026, 13:52
-
Kursi Panas Pelatih Premier League: 4 Manajer yang Berisiko Dipecat Lebih Dulu
Editorial 26 Oktober 2026, 23:49
-
7 Pelatih Gratis yang Bisa Gantikan Michael Carrick di Manchester United
Editorial 26 Oktober 2026, 16:03
-
5 Pemain Argentina yang Bisa Mewarisi Nomor 10 Lionel Messi
Editorial 8 Oktober 2026, 11:18

