Review: Akhiri Paceklik Gol, Messi Bawa Barca Gilas Milan
Editor Bolanet | 7 November 2013 04:45
- Bermain di depan publik Nou Camp, berhasil memperparah luka AC Milan dalam laga lanjutan Liga Champions dengan skor 3-1 (7/11).
Gol kemenangan Barca dipersembahkan oleh Lionel Messi (pen 30', 83') dan Sergio Busquets (40'). Milan sempat memperkecil kekalahan berkat own goal Gerard Pique (45').
Paceklik gol yang dialami Messi diperkirakan menjadi salah satu problem utama sata Barca menjamu Milan. Namun di menit ke 30, Messi menjawab keraguan tersebut.
Berawal dari pelanggaran Ignazio Abate kepada di kotak terlarang. Wasit pun langsung menunjuk titik putih. Messi yang menjadi algojo tak mau menyia-nyiakan kesempatan terebut.
Unggul satu gol, tuan rumah tak mengendurkan serangan mereka. Tampaknya, penggawa Barca telah sepakat untuk mengejar kemenangan. Dan usaha tersebut kembali sukses. Kali ini Busquets yang mencatatkan namanya di papan skor.
Umpan matang dari free kick disambut dengan tandukan oleh Busquets. Bola meluncur ke gawang Rossoneri dan tak mampu diamankan oleh Christian Abbiati. 2-0 untuk Blaugrana.
Penampilan buruk Milan di kancah domestik tampaknya menular di laga ini. Mereka tak kuasa membendung dominasi Barca. Beruntung tim tamu memiliki mental bagus. Sedikit demi sedikit, dan kawan-kawan berusaha memberikan tekanan.
Alhasil, usaha mereka cukup manjur. Di akhir babak pertama, Kaka yang melakukan akselerasi di sisi pertahanan tuan rumah bermaksud melakukan umpan silang. Sial bagi Pique, bermaksud membuang, bola justru meluncur ke gawangnya sendiri. Kedudukan 2-1 untuk Barca bertahan hingga turun minum.
Memasuki babak kedua, tuan rumah masih mendominasi jalannya pertandingan. Meski posisi mereka unggul, namun Barca sama sekali tak mau memberikan ruang kepada Milan. Mereka terus menerus membombardir pertahanan tim tamu.
Kendati terus menyerang, tak ada gol tambahan yang bisa diciptakan para pemain Barca. Sebaliknya, Rossoneri sedikit demi sedikit mulai berani keluar dari tekanan. Hasilnya, Andrea Poli memiliki kesempatan untuk menyamakan kedudukan. Sayang, Victor Valdes masih terlalu tangguh.
Mario Balotelli yang masuk menggantikan sejak awal babak pertama juga mulai menebar ancaman ke gawang tuan rumah. Alih-alih mencetak gol, tim tamu justru kembali kebobolan.
Lagi-lagi melalui Messi. Di menit ke 83, aksi pemain asal tersebut mampu mengecoh Abbiati untuk yang kedua kalinya. 3-1 untuk tuan rumah.
Mendekati berakhirnya waktu normal, Blaugrana masih memegang kendali permainan. Namun tak ada lagi gol tercipta. Hingga pertandingan berakhir, kemenangan 3-1 pun menjadi milik Barcelona.
Starting line-up kedua tim:
BARCELONA (4-3-3): Valdes; Alves, Pique, Mascherano, Adriano; Xavi (Song 88'), Busquets, Iniesta (Fàbregas 78'); Sanchez, Messi, Neymar (Pedro 85').
MILAN (4-4-1-1): Abbiati; Abate, Mexes, Zapata, Emanuelson; Muntari, Montolivo, De Jong, Poli (Birsa 74'); Kaka (Matri 84'); Robinho (Balotelli 46'). (bola/gag)
Gol kemenangan Barca dipersembahkan oleh Lionel Messi (pen 30', 83') dan Sergio Busquets (40'). Milan sempat memperkecil kekalahan berkat own goal Gerard Pique (45').
Paceklik gol yang dialami Messi diperkirakan menjadi salah satu problem utama sata Barca menjamu Milan. Namun di menit ke 30, Messi menjawab keraguan tersebut.
Berawal dari pelanggaran Ignazio Abate kepada di kotak terlarang. Wasit pun langsung menunjuk titik putih. Messi yang menjadi algojo tak mau menyia-nyiakan kesempatan terebut.
Unggul satu gol, tuan rumah tak mengendurkan serangan mereka. Tampaknya, penggawa Barca telah sepakat untuk mengejar kemenangan. Dan usaha tersebut kembali sukses. Kali ini Busquets yang mencatatkan namanya di papan skor.
Umpan matang dari free kick disambut dengan tandukan oleh Busquets. Bola meluncur ke gawang Rossoneri dan tak mampu diamankan oleh Christian Abbiati. 2-0 untuk Blaugrana.
Penampilan buruk Milan di kancah domestik tampaknya menular di laga ini. Mereka tak kuasa membendung dominasi Barca. Beruntung tim tamu memiliki mental bagus. Sedikit demi sedikit, dan kawan-kawan berusaha memberikan tekanan.
Alhasil, usaha mereka cukup manjur. Di akhir babak pertama, Kaka yang melakukan akselerasi di sisi pertahanan tuan rumah bermaksud melakukan umpan silang. Sial bagi Pique, bermaksud membuang, bola justru meluncur ke gawangnya sendiri. Kedudukan 2-1 untuk Barca bertahan hingga turun minum.
Memasuki babak kedua, tuan rumah masih mendominasi jalannya pertandingan. Meski posisi mereka unggul, namun Barca sama sekali tak mau memberikan ruang kepada Milan. Mereka terus menerus membombardir pertahanan tim tamu.
Kendati terus menyerang, tak ada gol tambahan yang bisa diciptakan para pemain Barca. Sebaliknya, Rossoneri sedikit demi sedikit mulai berani keluar dari tekanan. Hasilnya, Andrea Poli memiliki kesempatan untuk menyamakan kedudukan. Sayang, Victor Valdes masih terlalu tangguh.
Mario Balotelli yang masuk menggantikan sejak awal babak pertama juga mulai menebar ancaman ke gawang tuan rumah. Alih-alih mencetak gol, tim tamu justru kembali kebobolan.
Lagi-lagi melalui Messi. Di menit ke 83, aksi pemain asal tersebut mampu mengecoh Abbiati untuk yang kedua kalinya. 3-1 untuk tuan rumah.
Mendekati berakhirnya waktu normal, Blaugrana masih memegang kendali permainan. Namun tak ada lagi gol tercipta. Hingga pertandingan berakhir, kemenangan 3-1 pun menjadi milik Barcelona.
Starting line-up kedua tim:
BARCELONA (4-3-3): Valdes; Alves, Pique, Mascherano, Adriano; Xavi (Song 88'), Busquets, Iniesta (Fàbregas 78'); Sanchez, Messi, Neymar (Pedro 85').
MILAN (4-4-1-1): Abbiati; Abate, Mexes, Zapata, Emanuelson; Muntari, Montolivo, De Jong, Poli (Birsa 74'); Kaka (Matri 84'); Robinho (Balotelli 46'). (bola/gag)
TAG TERKAIT
BERITA TERKAIT
-
Bagaimana Spanyol Membuat Argentina dan Messi Tak Berkutik di Final
Piala Dunia 20 Juli 2026, 21:07
LATEST UPDATE
-
Prancis Tinggalkan Banyak Catatan Positif dari Piala Dunia 2026
Piala Dunia 22 Juli 2026, 18:03
-
Spanyol Punya Modal Besar Pertahankan Gelar Piala Dunia pada 2030
Piala Dunia 22 Juli 2026, 17:31
-
Piala Dunia 2026 Pecahkan Rekor! Ini Cara Seluruh 308 Gol Tercipta
Piala Dunia 22 Juli 2026, 16:47
-
Kalah 0-3, Bali United Dapat Ujian Berkualitas dari Timnas Indonesia
Bola Indonesia 22 Juli 2026, 16:39
-
Tampil di Piala AFF 2026, Singapura Kehilangan Dua Pemain Andalan
Bola Indonesia 22 Juli 2026, 16:30
-
Alasan Manchester United Enggan Belanja Pemain Tembus 100 Juta Pounds
Liga Inggris 22 Juli 2026, 14:00
-
Barcelona Tak Tutup Pintu untuk Kepergian Ronald Araujo
Liga Spanyol 22 Juli 2026, 12:00
-
Kabar Baik untuk Real Madrid, Rodrygo Berpeluang Comeback Lebih Cepat
Liga Spanyol 22 Juli 2026, 11:31
-
Tottenham Masuk Persaingan, 3 Klub Premier League Incar Marcus Rashford
Liga Inggris 22 Juli 2026, 11:01
-
Andoni Iraola Buka Suara soal Rumor Alexis Mac Allister ke Real Madrid
Liga Inggris 22 Juli 2026, 10:31
-
Gary Neville: Tanpa Lionel Messi, Argentina Sulit Tembus Semifinal
Piala Dunia 22 Juli 2026, 10:01
LATEST EDITORIAL
-
6 Alternatif Enzo Fernandez untuk Real Madrid
Editorial 3 Juli 2026, 14:19
-
Makin Panas! 5 Opsi Klub Baru Julian Alvarez, Barcelona Jadi Tujuan Impian
Editorial 24 Juni 2026, 15:34
-
6 Kemenangan Terbesar dalam Sejarah Piala Dunia
Editorial 15 Juni 2026, 16:55









