Review: Atleti Paksa Juve telan kekalahan perdana
Editor Bolanet | 2 Oktober 2014 03:56
- Matchday kedua Liga Champions mempertemukan Atletico Madrid melawan di Vicente Calderon. Kedua juara bertahan liga masing-masing itu bertemu pada Kamis (02/10).
Ateltico yang membutuhkan kemenangan untuk memelihara asa mereka di Liga Champions sukses meraih target mereka. Meski pertandingan berjalan relatif imbang, Atleti bisa menang 1-0 lewat gol Arda Turan.
Kedua tim mengawali pertandingan dengan agresif. Kontak fisik seringkali terjadi dan wasit Felix Brych dipaksa bekerja keras untuk mengendalikan pertandingan yang berjalan keras.
Pertarungan antara kedua tim banyak terjadi di lini tengah dan kedua tim masih kesulitan menembus pertahanan lawan masing-masing.
Dengan pertahanan lawan yang sama-sama kuat, kebanyakan peluang tercipta hanya lewat tendangan jarak jauh atau crossing-crossing spekulatif. Umpan terobosan ke depan gawang nyaris tak terlihat dari kedua tim saking rapatnya pertahanan lawan.
Hingga babak pertama usai, kedua tim tak banyak menciptakan peluang dan harus puas tanpa gol.
Pertandingan berjalan semakin keras pada babak kedua dan wasit semakin sering mengeluarkan kartu kepada pemain. Atletico mampu tampil sedikit lebih nyaman setelah laga berjalan satu jam.
Namun tetap saja, kedua tim seringkali melakukan kesalahan passing mendasar. Miguel Angel Moya dan Gianluigi Buffon juga tak banyak dipaksa bekerja menghentikan tembakan lawan.
Atletico akhirnya mampu memecah kebuntuan pada menit ke-74. melakukan penetrasi di sisi kanan dan melepas umpan silang ke depan gawang Buffon. Arda Turan datang dari lini kedua untuk mengarahkan bola ke pojok gawang Juve dan Atleti pun memimpin.
Sayangnya, setelah gol itu, Atleti jadi tampil lebih defensif. Di sisi lain, Juventus bereaksi dengan menampilkan skema yang lebih menyerang. Massimiliano Allegri mengganti bek Martin Caceres dengan gelandang serang Roberto Pereyra.
Atleti berusaha menurunkan tempo permainan pada akhir pertandingan, salah satunya dengan membuang-buang waktu. Sementara itu, Juve yang terus menekan juga lebih sering melakukan kesalahan sendiri.
Hingga akhir pertandingan, keunggulan satu gol Atleti masih tetap bertahan. Hasil ini membuat semua tim di Grup A sama-sama mengoleksi tiga poin. Pasalnya, di pertandingan lain, berhasil mengalahkan dengan skor 2-0.
Kekalahan ini juga menjadi yang pertama diderita Juve sepanjang awal musim ini. Sebelumnya Juve masih menorehkan rekor sempurna, baik di Serie A maupun di Liga Champions.
Statistik Atletico Madid vs Juventus
Ateltico yang membutuhkan kemenangan untuk memelihara asa mereka di Liga Champions sukses meraih target mereka. Meski pertandingan berjalan relatif imbang, Atleti bisa menang 1-0 lewat gol Arda Turan.
Kedua tim mengawali pertandingan dengan agresif. Kontak fisik seringkali terjadi dan wasit Felix Brych dipaksa bekerja keras untuk mengendalikan pertandingan yang berjalan keras.
Pertarungan antara kedua tim banyak terjadi di lini tengah dan kedua tim masih kesulitan menembus pertahanan lawan masing-masing.
Dengan pertahanan lawan yang sama-sama kuat, kebanyakan peluang tercipta hanya lewat tendangan jarak jauh atau crossing-crossing spekulatif. Umpan terobosan ke depan gawang nyaris tak terlihat dari kedua tim saking rapatnya pertahanan lawan.
Hingga babak pertama usai, kedua tim tak banyak menciptakan peluang dan harus puas tanpa gol.
Pertandingan berjalan semakin keras pada babak kedua dan wasit semakin sering mengeluarkan kartu kepada pemain. Atletico mampu tampil sedikit lebih nyaman setelah laga berjalan satu jam.
Namun tetap saja, kedua tim seringkali melakukan kesalahan passing mendasar. Miguel Angel Moya dan Gianluigi Buffon juga tak banyak dipaksa bekerja menghentikan tembakan lawan.
Atletico akhirnya mampu memecah kebuntuan pada menit ke-74. melakukan penetrasi di sisi kanan dan melepas umpan silang ke depan gawang Buffon. Arda Turan datang dari lini kedua untuk mengarahkan bola ke pojok gawang Juve dan Atleti pun memimpin.
Sayangnya, setelah gol itu, Atleti jadi tampil lebih defensif. Di sisi lain, Juventus bereaksi dengan menampilkan skema yang lebih menyerang. Massimiliano Allegri mengganti bek Martin Caceres dengan gelandang serang Roberto Pereyra.
Atleti berusaha menurunkan tempo permainan pada akhir pertandingan, salah satunya dengan membuang-buang waktu. Sementara itu, Juve yang terus menekan juga lebih sering melakukan kesalahan sendiri.
Hingga akhir pertandingan, keunggulan satu gol Atleti masih tetap bertahan. Hasil ini membuat semua tim di Grup A sama-sama mengoleksi tiga poin. Pasalnya, di pertandingan lain, berhasil mengalahkan dengan skor 2-0.
Kekalahan ini juga menjadi yang pertama diderita Juve sepanjang awal musim ini. Sebelumnya Juve masih menorehkan rekor sempurna, baik di Serie A maupun di Liga Champions.
Statistik Atletico Madid vs Juventus
Penguasaan bola: 37% - 63%
Shot (on goal): 8 (2) - 5 (0)
Corner: 4 - 2
Pelanggaran: 21 - 28
Kartu kuning: 2 - 6
Kartu merah: 0 - 0
Susunan pemain Atletico Madrid: Moya; Juanfran, Miranda, Godin, Ansaldi; Koke, Tiago, Saul Niguez (Griezmann, 53'), Arda (Siqueira, 89); Raul Garcia, Mandzukic (Suarez, 84').
Susunan pemain Juventus: Buffon; Caceres (Pereyra, 78'), Bonucci, Chiellini; Liechtsteiner (Giovinco, 89'), Pogba, Marchisio,Vidal (Morata, 83'), Evra; Tevez, Llorente. (bola/hsw)
TAG TERKAIT
BERITA TERKAIT
-
Jadwal Lengkap La Liga 2026/2027
Liga Spanyol 27 Oktober 2026, 12:33
-
Jadwal Lengkap Serie A 2026/2027
Liga Italia 27 Oktober 2026, 12:31
-
Prediksi Genoa vs Juventus 29 Oktober 2026
Liga Italia 27 Oktober 2026, 12:17
-
PSG Pertahankan Gelar Men's Club of the Year di Ballon d'Or 2026
Liga Champions 27 Oktober 2026, 06:03
-
Rating Pemain Juventus usai Menang di Kandang Lecce: McKennie 8, Douglas Luiz 9
Liga Italia 26 Oktober 2026, 06:08
LATEST UPDATE
-
Tempat Menonton Persebaya vs Persijap di BRI Super League, 30 Oktober 2026
Bola Indonesia 30 Oktober 2026, 18:05
-
Nova Arianto Semringah Lihat Amar Brkic Bersinar di Borneo FC
Bola Indonesia 30 Oktober 2026, 18:00
-
Link Streaming Persebaya vs Persijap, 30 Oktober 2026
Bola Indonesia 30 Oktober 2026, 17:59
-
Legenda Liverpool Dukung MU Pekerjakan Unai Emery: Dia Pelatih yang Luar Biasa!
Liga Inggris 30 Oktober 2026, 17:54
-
Kabar Baik MU? Ada Klub Inggris yang Mau Beli Marcus Rashford
Liga Inggris 30 Oktober 2026, 17:41
-
Gokil! Bos Besar Pastikan AC Milan Bakal Jor-joran di Bursa Transfer Januari 2027
Liga Italia 30 Oktober 2026, 17:28
-
Sudah Tidak Bahagia di MU, Barcelona Siap Jadi Rumah Baru untuk Lisandro Martinez
Liga Inggris 30 Oktober 2026, 17:00
-
Jorge Martin Resmi Bisa Balapan di MotoGP Malaysia 2026
Otomotif 30 Oktober 2026, 16:50
-
AC Milan Mulai Linglung, Apakah Ruben Amorim Bakal Dipecat?
Liga Italia 30 Oktober 2026, 16:48
-
Hasil FP1 MotoGP Malaysia 2026: Marc Marquez Tercepat Meski Sempat Terjadi Insiden
Otomotif 30 Oktober 2026, 16:40
-
Sesko Cedera, MU Pertimbangkan Gaet Striker Timnas Inggris Ini
Liga Inggris 30 Oktober 2026, 16:33
-
Jadwal Liga Inggris di SCTV Pekan Ini, 31 Oktober - 3 November 2026
Liga Inggris 30 Oktober 2026, 16:32
LATEST EDITORIAL
-
4 Pemain Inggris yang Meraih Ballon d'Or sebelum Harry Kane
Editorial 27 Oktober 2026, 13:52
-
Kursi Panas Pelatih Premier League: 4 Manajer yang Berisiko Dipecat Lebih Dulu
Editorial 26 Oktober 2026, 23:49
-
7 Pelatih Gratis yang Bisa Gantikan Michael Carrick di Manchester United
Editorial 26 Oktober 2026, 16:03
-
5 Pemain Argentina yang Bisa Mewarisi Nomor 10 Lionel Messi
Editorial 8 Oktober 2026, 11:18



