Review: Atletico Gugur di BayArena
Editor Bolanet | 26 Februari 2015 04:44
- Atletico Madrid harus menelan pil pahit saat berkunjung ke markas Bayer Leverkusen. Los Colchoneros dipaksa menyerah dengan skor 1-0 di BayArena dalam leg pertama babak 16 besar Liga Champions.
Tim tuan rumah memang sempat kesulitan membobol gawang lawannya di babak pertama. Baru di awal babak kedua Hakan Calhanoglu keluar sebagai penentu kemenangan Leverkusen.
Leverkusen memulai babak pertama dengan mengambil inisiatif serangan terlebih dahulu. Mereka tampil dengan intensitas tinggi dan penuh percaya diri di hadapan pendukungnya sendiri.
Meski kerap mendapatkan tekanan, namun Atletico bertahan dengan sangat baik dan mampu mengimbangi permainan tuan rumah. Atletico memilih untuk bermain sabar dan menunggu kesempatan yang tepat untuk melancarkan serangan balasan.
Tim tuan rumah sempat memperoleh beberapa peluang melalui Lars Bender, , Emir Spahic, Josip Drmic dan Gonzalo Castro. Namun usaha mereka belum ada yang berhasil mengubah papan skor.
Meski tidak seganas Leverkusen, namun Atletico juga sempat mengancam gawang lawannya melalui Saul Niguez, Antoine Griezmann, Diego Godin dan . Tapi sayangnya belum ada yang menemui sasaran.
Di masa injury time babak pertama Mario Mandzukic, Arda Turan dan kembali menggempur gawang Bernd Leno dan lagi-lagi usaha mereka hanya berujung kekecewaan. Pada akhirnya kedua tim harus puas dengan hasil imbang tanpa gol saat memasuki ruang ganti.
Memasuki babak kedua kendali permainan masih tetap dipegang tuan rumah. Namun Leverkusen tak membutuhkan waktu lama untuk memecah kebuntuan.
Hakan Calhanoglu berhasil menjebol gawang Atletico di menit ke-57. Mendapatkan umpan backheel dari Karim Bellarabi, sepakan keras kaki kanan Calhanoglu di dalam kotak penalti menggetarkan gawang Miguel Angel Moya.
Unggul satu gol belum membuat Leverkusen puas. Mereka tetap memberikan tekanan ke pertahanan Atletico dengan agresif. Bahkan lini belakang tim tamu harus jatuh bangun meredam serangan lawannya.
Usaha Atletico untuk mengejar ketinggalan semakin berat setelah diusir wasit. Pemain asal Portugal itu menerima kartu kuning kedua setelah menerjang Bellarabi. Sejak menit ke-76 praktis Atleti harus menerima kenyataan bermain dengan 10 pemain.
Surplus jumlah pemain membuat Leverkusen semakin nyaman menyerang. Namun pasukan Roger Schmidt gagal memanfaatkan keadaan ini untuk menambah koleksi gol timnya. Skor 1-0 untuk keunggulan Leverkusen masih tetap bertahan hingga wasit menghentikan pertandingan.
Hasil ini tentu saja membuat Leverkusen mengantongi modal positif untuk kunjungan balik ke Spanyol. Leg kedua di markas Atletico akan diselenggarakan pada 18 Maret mendatang.
Statistik Pertandingan Bayer Leverkusen - Atletico Madrid:
Tim tuan rumah memang sempat kesulitan membobol gawang lawannya di babak pertama. Baru di awal babak kedua Hakan Calhanoglu keluar sebagai penentu kemenangan Leverkusen.
Leverkusen memulai babak pertama dengan mengambil inisiatif serangan terlebih dahulu. Mereka tampil dengan intensitas tinggi dan penuh percaya diri di hadapan pendukungnya sendiri.
Meski kerap mendapatkan tekanan, namun Atletico bertahan dengan sangat baik dan mampu mengimbangi permainan tuan rumah. Atletico memilih untuk bermain sabar dan menunggu kesempatan yang tepat untuk melancarkan serangan balasan.
Tim tuan rumah sempat memperoleh beberapa peluang melalui Lars Bender, , Emir Spahic, Josip Drmic dan Gonzalo Castro. Namun usaha mereka belum ada yang berhasil mengubah papan skor.
Meski tidak seganas Leverkusen, namun Atletico juga sempat mengancam gawang lawannya melalui Saul Niguez, Antoine Griezmann, Diego Godin dan . Tapi sayangnya belum ada yang menemui sasaran.
Di masa injury time babak pertama Mario Mandzukic, Arda Turan dan kembali menggempur gawang Bernd Leno dan lagi-lagi usaha mereka hanya berujung kekecewaan. Pada akhirnya kedua tim harus puas dengan hasil imbang tanpa gol saat memasuki ruang ganti.
Memasuki babak kedua kendali permainan masih tetap dipegang tuan rumah. Namun Leverkusen tak membutuhkan waktu lama untuk memecah kebuntuan.
Hakan Calhanoglu berhasil menjebol gawang Atletico di menit ke-57. Mendapatkan umpan backheel dari Karim Bellarabi, sepakan keras kaki kanan Calhanoglu di dalam kotak penalti menggetarkan gawang Miguel Angel Moya.
Unggul satu gol belum membuat Leverkusen puas. Mereka tetap memberikan tekanan ke pertahanan Atletico dengan agresif. Bahkan lini belakang tim tamu harus jatuh bangun meredam serangan lawannya.
Usaha Atletico untuk mengejar ketinggalan semakin berat setelah diusir wasit. Pemain asal Portugal itu menerima kartu kuning kedua setelah menerjang Bellarabi. Sejak menit ke-76 praktis Atleti harus menerima kenyataan bermain dengan 10 pemain.
Surplus jumlah pemain membuat Leverkusen semakin nyaman menyerang. Namun pasukan Roger Schmidt gagal memanfaatkan keadaan ini untuk menambah koleksi gol timnya. Skor 1-0 untuk keunggulan Leverkusen masih tetap bertahan hingga wasit menghentikan pertandingan.
Hasil ini tentu saja membuat Leverkusen mengantongi modal positif untuk kunjungan balik ke Spanyol. Leg kedua di markas Atletico akan diselenggarakan pada 18 Maret mendatang.
Statistik Pertandingan Bayer Leverkusen - Atletico Madrid:
Penguasaan bola: 66% - 34%
Shots (on goal): 13 (4) - 12 (2)
Corner: 4 - 4
Pelanggaran: 25 - 11
Offside: 0 - 0
Kartu kuning: 5 - 6
Kartu merah: 0 - 1.
Susunan Pemain:
Leverkusen (4-2-3-1): Leno; Hilbert, Papadopoulos, Spahic, Wendell; Bender (Rolfes 68'), Castro; Bellarabi, Calhanoglu (Brandt 87'), Son; Drmic (Kießling 89').
Atletico (4-4-2): Moya; Juanfran, Godin, Miranda, Guilherme (Gamez 38'); Arda (Torres 64'), Gabi, Tiago, Saul (Garcia 42'); Griezmann, Mandzukic. (bola/ada)
TAG TERKAIT
BERITA TERKAIT
-
Chiesa dan Endo Tidak Masuk, Ini Skuad Liverpool untuk Liga Champions
Liga Champions 4 September 2026, 17:20
-
Skuad Manchester United di Liga Champions: Mainoo dan Yoro Tak Masuk Daftar 25 Pemain
Liga Champions 4 September 2026, 16:45
-
Julian Alvarez Hadapi Kenyataan Pahit Usai Gagal Tinggalkan Atletico
Liga Spanyol 4 September 2026, 11:05
LATEST UPDATE
-
Dikabarkan Cedera, Hansi Flick Ungkap Kondisi Terbaru Lamine Yamal
Liga Spanyol 5 September 2026, 20:30
-
Link Live Streaming Inter vs Napoli di Serie A 2026/2027
Liga Italia 5 September 2026, 20:00
-
Luka Modric Lanjut Bela Kroasia di Usia 41 Tahun
Piala Dunia 5 September 2026, 19:30
-
Link Live Streaming Man City vs Coventry City di Premier League 2026/2027
Liga Inggris 5 September 2026, 19:00
-
Tinggalkan Al Hilal, Karim Benzema Tak Akan Gabung Barcelona
Liga Spanyol 5 September 2026, 18:10
-
Link Live Streaming Borneo FC vs Persija Jakarta di BRI Super League 2026/2027
Bola Indonesia 5 September 2026, 17:00
-
Prediksi BRI Super League: Persib vs PSM Makassar 6 September 2026
Bola Indonesia 5 September 2026, 16:00
-
Perasaan Alexander Isak Usai Liverpool Menang Perdana di Premier League
Liga Inggris 5 September 2026, 16:00
-
Prediksi BRI Super League: Java United vs Garudayaksa 6 September 2026
Bola Indonesia 5 September 2026, 15:33
-
Prediksi BRI Super League: Madura United vs Persijap Jepara 6 September 2026
Bola Indonesia 5 September 2026, 15:25
-
Link Live Streaming PSIM vs Persita di BRI Super League 2026/2027
Bola Indonesia 5 September 2026, 15:19
LATEST EDITORIAL
-
Robert Sanchez Blunder Lagi, 5 Kiper Ini Bisa Jadi Solusi Chelsea
Editorial 27 Agustus 2026, 14:00
-
5 Pemain Manchester United yang Pernah Memakai Nomor 20 Sebelum Carlos Baleba
Editorial 26 Agustus 2026, 12:06
-
4 Klub yang Bisa Jadi Pelabuhan Nicolas Jackson, Aston Villa Paling Berpeluang?
Editorial 25 Agustus 2026, 11:33
-
5 Alternatif Bek Kiri Manchester United jika Gagal Mendapatkan Lewis Hall
Editorial 12 Agustus 2026, 12:51






