Review: Atletico Paksa Barca Raih Hasil Imbang
Editor Bolanet | 2 April 2014 03:54
- Atletico Madrid berhasil menahan imbang Barcelona FC dengan skor 1-1 pada laga leg pertama babak perempat final Liga Champions di Camp Nou, Rabu (02/04) dinihari.
Barcelona sendiri berhasil tampil dominan di laga tersebut. Namun, mereka justru kebobolan terlebih dahulu oleh gol tendangan jarak jauh . Blaugrana akhirnya bisa membalas melalui tendangan melengkung .
Walau berstatus sebagai tim tamu, namun Atleti justru mengambil inisiatif untuk tampil menekan. Mereka langsung melakukan pressing ketat pada Barca pada semua lini. Peluang pertama pun akhirnya didapat oleh David Villa pada menit ke-5. Ia sempat mendapatkan kesempatan untuk melakukan tendangan dari dalam kotak penalti. Namun, sepakannya melebar.
Barca masih mencoba bermain dengan gaya mereka biasanya. Namun, pressing tak kenal lelah dari para pemain Atleti membuat mereka sedikit kerepotan.
Barca mendapat kesempatan emas melalui Iniesta pada menit ke-26. Setelah bekerjasama dengan Messi, ia menendang si kulit bundar dengan keras. Namun, bola masih bisa diblok oleh Diego Godin. Jika saja tak ada defender asal Uruguay tersebut, skor bisa saja berubah bagi keunggulan Blaugrana.
Barca pun meningkatkan tempo permainan mereka, terutama setelah Diego Costa harus ditarik keluar akibat cedera pada menit ke-30. Skuat asuhan Gerardo Martino itu pun akhirnya mendapat satu lagi kesempatan membobol gawang Atleti. Kali ini melalui Messi pada menit ke-41. Namun, sundulannya dari dalam kotak penalti setelah mendapatkan umpan dari Alves masih bisa diblok oleh Courtois.
Empat menit berselang, giliran Neymar yang mengancam gawang Courtois. Ia melakukan tembakan dari jarak sekitar 25 yards, namun sedikit melambung di atas mistar gawang sang tamu. Atleti langsung membalas melalui Diego dan Villa di waktu tambahan. Namun, aksi kedua pemain tersebut tetap tak bisa mengubah keadaan.
Babak pertama pun berakhir dengan skor tetap 0-0.
Di babak kedua, Barca langsung mencoba untuk langsung menggebrak lini pertahanan Atleti dengan dipimpin oleh Iniesta.
Akan tetapi, justru sang tamu yang bisa mencetak gol lebih dahulu. Adalah sang pemain pengganti, yakni Diego, yang sukses membobol gawang Pinto dengan tendangan spektakuler dari jarak sekitar 30 yards. Menerima operan tendangan bebas dari Gabi, pemain asal Brasil itu menendang bola dari sisi kiri pertahanan Blaugrana. Si kulit bundar pun meluncur deras ke sisi kiri atas gawang tuan rumah. 0-1 Atleti memimpin.
Barca tersentak dan mencoba membalas. Mereka pun mendapatkan kesempatan emas pada menit ke-63 melalui tendangan keras Busquets. Namun, bola yang mengarah ke pojok kanan atas tersebut masih bisa ditepis oleh Courtois. Dua menit kemudian, giliran Messi yang mengancam gawang sang tamu. Tapi, sundulannya tak menemui sasaran.
Pada menit ke-71, seisi stadion Camp Nou akhirnya bersorak kegirangan setelah Neymar mampu membobol gawang Courtois. Umpan terobosan apik dari Iniesta di sisi kanan pertahanan Los Rojiblancos langsung dieksekusinya dengan tendangan melengkung ke arah tiang jauh. Kedudukan pun berubah imbang 1-1.
Dua menit kemudian, Barca kembali mengancam pertahanan sang tamu. Andres Iniesta melepaskan tendangan dari jarak 25 yards yang mengarah ke sudut kanan atas gawang Courtois. Namun, kiper muda tersebut masih bisa menghalau si kulit bundar dengan gemilang.
Pada menit ke-85, Courtois kembali dipaksa melakukan penyelamatan oleh Barca. Kali ini ia harus berjibaku menahan tendangan bebas Lionel Messi. Bola yang mengarah ke sisi kiri gawang berhasil ditepisnya keluar.
Barca berusaha keras untuk terus mencetak satu gol lagi. Namun, usaha mereka tak menemui kesuksesan. Alhasil, hingga laga berakhir, skor tetap bertahan 1-1.
Dengan hasil ini, Atletico mendapatkan keuntungan karena berhasil mencetak gol away. Mereka bisa melaju ke babak semifinal jika di laga leg kedua nanti bisa menahan Barcelona dengan skor 0-0 saja. Sebaliknya, Blaugrana harus menang minimal 1-0 di laga tersebut.
Barcelona sendiri berhasil tampil dominan di laga tersebut. Namun, mereka justru kebobolan terlebih dahulu oleh gol tendangan jarak jauh . Blaugrana akhirnya bisa membalas melalui tendangan melengkung .
Walau berstatus sebagai tim tamu, namun Atleti justru mengambil inisiatif untuk tampil menekan. Mereka langsung melakukan pressing ketat pada Barca pada semua lini. Peluang pertama pun akhirnya didapat oleh David Villa pada menit ke-5. Ia sempat mendapatkan kesempatan untuk melakukan tendangan dari dalam kotak penalti. Namun, sepakannya melebar.
Barca masih mencoba bermain dengan gaya mereka biasanya. Namun, pressing tak kenal lelah dari para pemain Atleti membuat mereka sedikit kerepotan.
Barca mendapat kesempatan emas melalui Iniesta pada menit ke-26. Setelah bekerjasama dengan Messi, ia menendang si kulit bundar dengan keras. Namun, bola masih bisa diblok oleh Diego Godin. Jika saja tak ada defender asal Uruguay tersebut, skor bisa saja berubah bagi keunggulan Blaugrana.
Barca pun meningkatkan tempo permainan mereka, terutama setelah Diego Costa harus ditarik keluar akibat cedera pada menit ke-30. Skuat asuhan Gerardo Martino itu pun akhirnya mendapat satu lagi kesempatan membobol gawang Atleti. Kali ini melalui Messi pada menit ke-41. Namun, sundulannya dari dalam kotak penalti setelah mendapatkan umpan dari Alves masih bisa diblok oleh Courtois.
Empat menit berselang, giliran Neymar yang mengancam gawang Courtois. Ia melakukan tembakan dari jarak sekitar 25 yards, namun sedikit melambung di atas mistar gawang sang tamu. Atleti langsung membalas melalui Diego dan Villa di waktu tambahan. Namun, aksi kedua pemain tersebut tetap tak bisa mengubah keadaan.
Babak pertama pun berakhir dengan skor tetap 0-0.
Di babak kedua, Barca langsung mencoba untuk langsung menggebrak lini pertahanan Atleti dengan dipimpin oleh Iniesta.
Akan tetapi, justru sang tamu yang bisa mencetak gol lebih dahulu. Adalah sang pemain pengganti, yakni Diego, yang sukses membobol gawang Pinto dengan tendangan spektakuler dari jarak sekitar 30 yards. Menerima operan tendangan bebas dari Gabi, pemain asal Brasil itu menendang bola dari sisi kiri pertahanan Blaugrana. Si kulit bundar pun meluncur deras ke sisi kiri atas gawang tuan rumah. 0-1 Atleti memimpin.
Barca tersentak dan mencoba membalas. Mereka pun mendapatkan kesempatan emas pada menit ke-63 melalui tendangan keras Busquets. Namun, bola yang mengarah ke pojok kanan atas tersebut masih bisa ditepis oleh Courtois. Dua menit kemudian, giliran Messi yang mengancam gawang sang tamu. Tapi, sundulannya tak menemui sasaran.
Pada menit ke-71, seisi stadion Camp Nou akhirnya bersorak kegirangan setelah Neymar mampu membobol gawang Courtois. Umpan terobosan apik dari Iniesta di sisi kanan pertahanan Los Rojiblancos langsung dieksekusinya dengan tendangan melengkung ke arah tiang jauh. Kedudukan pun berubah imbang 1-1.
Dua menit kemudian, Barca kembali mengancam pertahanan sang tamu. Andres Iniesta melepaskan tendangan dari jarak 25 yards yang mengarah ke sudut kanan atas gawang Courtois. Namun, kiper muda tersebut masih bisa menghalau si kulit bundar dengan gemilang.
Pada menit ke-85, Courtois kembali dipaksa melakukan penyelamatan oleh Barca. Kali ini ia harus berjibaku menahan tendangan bebas Lionel Messi. Bola yang mengarah ke sisi kiri gawang berhasil ditepisnya keluar.
Barca berusaha keras untuk terus mencetak satu gol lagi. Namun, usaha mereka tak menemui kesuksesan. Alhasil, hingga laga berakhir, skor tetap bertahan 1-1.
Dengan hasil ini, Atletico mendapatkan keuntungan karena berhasil mencetak gol away. Mereka bisa melaju ke babak semifinal jika di laga leg kedua nanti bisa menahan Barcelona dengan skor 0-0 saja. Sebaliknya, Blaugrana harus menang minimal 1-0 di laga tersebut.
Statistik Barcelona FC - Atletico Madrid
Penguasaan bola: 71% - 29%
Shot (on goal): 19 (6) - 6 (2)
Corner: 8 - 1
Pelanggaran: 16 - 24
Offside: 0 - 3
Kartu kuning: 2 - 6
Kartu merah: 0- 0
Susunan Pemain:
Barcelona FC: Pinto; Alves, Pique (Bartra), Mascherano, Alba; Xavi, Busquets, Fabregas (Sanchez); Neymar, Messi, Iniesta.
Atletico Madrid: Courtois; Juanfran, Godin, Miranda, Filipe Luis; Gabi, Tiago, Koke, Arda Turan (Rodriguez); Villa (Sosa), Diego Costa (Diego). (bola/dim)
TAG TERKAIT
BERITA TERKAIT
-
Hasil Liga Italia: Lazio Pesta Gol 6-2, AS Roma Menang, Como Comeback
Liga Italia 28 Oktober 2026, 04:51
-
Sikap Lamine Yamal Gagal Raih Ballon d'Or 2026 Jadi Sorotan
Liga Spanyol 27 Oktober 2026, 23:56
-
Menang di Markas Barcelona, Real Madrid dan Jose Mourinho Dapat Pujian dari Ronaldo
Liga Spanyol 27 Oktober 2026, 21:01
LATEST UPDATE
-
Tempat Menonton Liverpool vs Chelsea di Carabao Cup, 29 Oktober 2026
Liga Inggris 28 Oktober 2026, 23:59
-
Link Streaming Liverpool vs Chelsea 29 Oktober 2026
Liga Inggris 28 Oktober 2026, 23:00
-
KapanLagi Korea Hadirkan Pengalaman Belajar Hangeul yang Seru Bersama Kkuljaem
Lain Lain 28 Oktober 2026, 22:30
-
Perang Dingin Real Madrid dengan Wasit La Liga Terus Berlanjut
Liga Spanyol 28 Oktober 2026, 22:28
-
Newcastle Siap Beri Diskon Jika MU Mau Pekerjakan Eddie Howe
Liga Inggris 28 Oktober 2026, 22:19
-
Saingi MU, Chelsea Juga Kejar Bek TImnas Inggris Ini
Liga Inggris 28 Oktober 2026, 21:55
-
Hasil Sempurna Persib di Asia: 5 Laga, 5 Kemenangan, dan Hanya Kebobolan 1 Kali!
Bola Indonesia 28 Oktober 2026, 21:44
-
Dibuang Liverpool, Real Madrid Siap Tampung Alexis Mac Allister
Liga Spanyol 28 Oktober 2026, 21:21
-
Usai Christian Pulisic, AC Milan Bakal Berikan Kontrak Baru untuk Adrien Rabiot
Liga Italia 28 Oktober 2026, 21:08
-
Hasil Persib vs Melbourne Victory: Maung Bandung Masih Sempurna di Asia
Bola Indonesia 28 Oktober 2026, 21:07
LATEST EDITORIAL
-
4 Pemain Inggris yang Meraih Ballon d'Or sebelum Harry Kane
Editorial 27 Oktober 2026, 13:52
-
Kursi Panas Pelatih Premier League: 4 Manajer yang Berisiko Dipecat Lebih Dulu
Editorial 26 Oktober 2026, 23:49
-
7 Pelatih Gratis yang Bisa Gantikan Michael Carrick di Manchester United
Editorial 26 Oktober 2026, 16:03
-
5 Pemain Argentina yang Bisa Mewarisi Nomor 10 Lionel Messi
Editorial 8 Oktober 2026, 11:18




