Review: Bayern Bunuh Satu Wakil Inggris
Editor Bolanet | 12 Maret 2014 04:56
- Bayern Munich ditahan tamunya 1-1 pada leg kedua babak 16 besar Liga Champions di Allianz Arena (12/3). Bayern berhak lolos ke perempat final dengan agregat 3-1.
Gol pada pertandingan kali ini dibuka melalui kaki Bastian Schweinsteiger dan kemudian Lukas Podolski berhasil menyamakan kedudukan.
Pertandingan dimulai dengan tempo cepat dan intensitas serangan yang tinggi. Kedua tim saling terlibat jual beli serangan. Ancaman pertama Lukasz Fabinski datang dari Schweinsteiger, namun masih belum mampu menggetarkan gawang.
Perlahan tapi pasti Bayern mengambil alih permainan. Mereka berulang kali membombardir pertahanan Arsenal lewat sisi sayap yang digalang oleh David Alaba dan Arjen Robben.
Die Roten sempat membobol gawang The Gunners namun dianulir wasit. Thiago Alcantara mengeksekusi tendangan bebas dan Javi Martinez menyelesaikannya dengan sempurna ke gawang Fabianski, tapi wasit menganggap mereka sudah dalam posisi offside.
Arsenal juga punya peluang terbaik dari tendangan bebas setelah akselerasi Alex Oxlade-Chamberlain harus dijatuhkan. Namun sayang Mikel Arteta yang menjadi algojo tak mampu memanfaatkan peluang.
Belum ada gol yang tercipta semakin membuat tuan rumah belum mau mengendurkan gempuran. Tercatat mereka kembali membuat peluang dari Mario Mandzukic dan Mario Gotze. Sampai waktu istirahat kedudukan 0-0 masih belum berubah.
Keluar dari kamar ganti permainan masih seperti di babak pertama. Bayern masih membuka serangan melalui sektor sayap. Mendapat tekanan Arsenal hanya bisa merapatkan barisan pertahanan dan bermain disiplin.
Gol pertama yang di tunggu hadir melalui kaki Schweinsteiger di menit ke-53. Mendapat umpan Franck Ribery dari sayap kiri, pemain asal Jerman ini langsung memperdaya Fabianski. Tuan rumah unggul satu gol dari tamunya.
Ketinggalan satu gol malah membuat semangat tim tamu terlecut. Perjuangan mereka menyamakan kedudukan akhirnya berhasil. Podolski berhasil menjadi pahlawan timnya setelah mencetak gol di menit ke-57. Kedudukan seketika berubah 1-1.
Tak menyangka bakal kebobolan, Bayern langsung bereaksi mencari gol tambahan. Serangan mereka kerap dipatahkan oleh barisan pertahanan lawannya.
Begitu pula dengan Arsenal yang hanya bisa mencuri serangan dari serangan balik masih terlihat frustrasi untuk mengejar peluang lolos ke babak selanjutnya. Mendekati akhir pertandingan tempo permainan cenderung menurun tapi tidak menurunkan daya dobrak Bayern.
Bayern mendapat peluang dari tendangan penalti setelah Robben dijatuhkan di kotak terlarang. Tendangan Thomas Muller sukses ditepis oleh Fabianski dan bola hanya berputar di depan garis gawang.
Waktu tambahan di penghujung laga juga tak mampu dimanfaatkan Bayern maupun Arsenal untuk menambah gol. Hingga wasit meniupkan peluit panjang skor masih tetap imbang 1-1. The Gunners harus mengubur peluang mereka lolos ke perempat final Liga Champions.
Statistik Bayern Munich - Arsenal:
Gol pada pertandingan kali ini dibuka melalui kaki Bastian Schweinsteiger dan kemudian Lukas Podolski berhasil menyamakan kedudukan.
Pertandingan dimulai dengan tempo cepat dan intensitas serangan yang tinggi. Kedua tim saling terlibat jual beli serangan. Ancaman pertama Lukasz Fabinski datang dari Schweinsteiger, namun masih belum mampu menggetarkan gawang.
Perlahan tapi pasti Bayern mengambil alih permainan. Mereka berulang kali membombardir pertahanan Arsenal lewat sisi sayap yang digalang oleh David Alaba dan Arjen Robben.
Die Roten sempat membobol gawang The Gunners namun dianulir wasit. Thiago Alcantara mengeksekusi tendangan bebas dan Javi Martinez menyelesaikannya dengan sempurna ke gawang Fabianski, tapi wasit menganggap mereka sudah dalam posisi offside.
Arsenal juga punya peluang terbaik dari tendangan bebas setelah akselerasi Alex Oxlade-Chamberlain harus dijatuhkan. Namun sayang Mikel Arteta yang menjadi algojo tak mampu memanfaatkan peluang.
Belum ada gol yang tercipta semakin membuat tuan rumah belum mau mengendurkan gempuran. Tercatat mereka kembali membuat peluang dari Mario Mandzukic dan Mario Gotze. Sampai waktu istirahat kedudukan 0-0 masih belum berubah.
Keluar dari kamar ganti permainan masih seperti di babak pertama. Bayern masih membuka serangan melalui sektor sayap. Mendapat tekanan Arsenal hanya bisa merapatkan barisan pertahanan dan bermain disiplin.
Gol pertama yang di tunggu hadir melalui kaki Schweinsteiger di menit ke-53. Mendapat umpan Franck Ribery dari sayap kiri, pemain asal Jerman ini langsung memperdaya Fabianski. Tuan rumah unggul satu gol dari tamunya.
Ketinggalan satu gol malah membuat semangat tim tamu terlecut. Perjuangan mereka menyamakan kedudukan akhirnya berhasil. Podolski berhasil menjadi pahlawan timnya setelah mencetak gol di menit ke-57. Kedudukan seketika berubah 1-1.
Tak menyangka bakal kebobolan, Bayern langsung bereaksi mencari gol tambahan. Serangan mereka kerap dipatahkan oleh barisan pertahanan lawannya.
Begitu pula dengan Arsenal yang hanya bisa mencuri serangan dari serangan balik masih terlihat frustrasi untuk mengejar peluang lolos ke babak selanjutnya. Mendekati akhir pertandingan tempo permainan cenderung menurun tapi tidak menurunkan daya dobrak Bayern.
Bayern mendapat peluang dari tendangan penalti setelah Robben dijatuhkan di kotak terlarang. Tendangan Thomas Muller sukses ditepis oleh Fabianski dan bola hanya berputar di depan garis gawang.
Waktu tambahan di penghujung laga juga tak mampu dimanfaatkan Bayern maupun Arsenal untuk menambah gol. Hingga wasit meniupkan peluit panjang skor masih tetap imbang 1-1. The Gunners harus mengubur peluang mereka lolos ke perempat final Liga Champions.
Statistik Bayern Munich - Arsenal:
Penguasaan bola: 67% - 33%
Shot (on goal): 14 (6) - 7 (3)
Corner: 6 - 5
Pelanggaran: 14 -15
Offside: 4 - 3
Kartu kuning: 3 - 3
Kartu merah: 0 - 0
Susunan Pemain:
Bayern Munich: Neuer; Lahm, Martinez, Dante, Alaba; Schweinsteiger; Thiago, Robben, Gotze (Kross 59'), Ribery (Muller 83'); Mandzukic.
: Fabianski; Sagna, Mertesacker, Koscielny, Vermaelen; Arteta (Gnabry 77'), Oxlade-Chamberlain (Flamini 83'); Cazorla, Ozil (Rosicky 46'), Podolski; Giroud. (bola/ada)
TAG TERKAIT
BERITA TERKAIT
-
Xabi Alonso Siapkan Perubahan pada 2 Sektor Chelsea untuk Hadapi Arsenal
Liga Inggris 4 September 2026, 13:29
-
Prediksi Schalke 04 vs Bayern 5 September 2026
Bundesliga 4 September 2026, 10:45
-
Jadwal Lengkap Premier League 2026/2027
Liga Inggris 4 September 2026, 05:16
-
Terungkap, Bintang Arsenal Ini Nyaris Gabung Manchester United di Musim Panas 2026
Liga Inggris 3 September 2026, 19:00
LATEST UPDATE
-
Xabi Alonso Minta Chelsea Move On dari Enzo Fernandez
Liga Inggris 4 September 2026, 22:35
-
Michael Carrick Yakin Joshua Zirkzee Masih Penting untuk Manchester United
Liga Inggris 4 September 2026, 22:00
-
Jude Bellingham Makin Bersinar di Sistem Jose Mourinho: Lebih Bebas dan Lebih Berbahaya
Liga Spanyol 4 September 2026, 21:25
-
Hasil BRI Super League: Bali United Bungkam PSS Sleman, Dua Gol Dianulir
Bola Indonesia 4 September 2026, 21:19
-
Chelsea Siapkan 100 Juta Euro untuk Pengganti Enzo Fernandez
Liga Inggris 4 September 2026, 20:50
-
Alasan Manchester United Tak Merekrut Mamadou Sangare meski Sempat Memantaunya
Liga Inggris 4 September 2026, 20:15
-
Barcelona Punya Alasan Khusus Pilih Gabriel Jesus Setelah Gagal Datangkan Julian Alvarez
Liga Spanyol 4 September 2026, 19:40
-
Bintang Chelsea Mulai Cemas karena Xabi Alonso, Siap Pergi Januari
Liga Inggris 4 September 2026, 19:05
-
Jose Mourinho Segera Jalani Ujian Besar di Real Madrid: Hadapi Betis dan Inter
Liga Spanyol 4 September 2026, 18:30
-
Arsenal Daftarkan 22 Pemain di Liga Champions, William Saliba Tetap Dibawa
Liga Champions 4 September 2026, 17:55
-
Jadwal Liga Inggris di SCTV Pekan Ini, 5-6 September 2026
Liga Inggris 4 September 2026, 17:48
LATEST EDITORIAL
-
Robert Sanchez Blunder Lagi, 5 Kiper Ini Bisa Jadi Solusi Chelsea
Editorial 27 Agustus 2026, 14:00
-
5 Pemain Manchester United yang Pernah Memakai Nomor 20 Sebelum Carlos Baleba
Editorial 26 Agustus 2026, 12:06
-
4 Klub yang Bisa Jadi Pelabuhan Nicolas Jackson, Aston Villa Paling Berpeluang?
Editorial 25 Agustus 2026, 11:33
-
5 Alternatif Bek Kiri Manchester United jika Gagal Mendapatkan Lewis Hall
Editorial 12 Agustus 2026, 12:51





