Review: Bayern Hancurkan Roma di Olimpico
Editor Bolanet | 22 Oktober 2014 03:43
- Pertandingan besar tersaji dalam matchday ketiga Grup E Liga Champions 2014-15. AS Roma menjamu salah satu kandidat juara musim ini Bayern Munich di Stadio Olimpico Roma pada Rabu (22/10).
Di luar dugaan, Bayern bisa menggilas Roma dengan skor 7-1. Bayern yang sudah dominan sejak awal dengan leluasa bisa membobol gawang tuan rumah lewat , Mario Gotze, Robert Leandowski, Thomas Muller, Franck Ribery dan Xherdan Shaqiri.
Dari awal pertandingan, Rudi Garcia membuktikan janjinya untuk tidak parkir bus saat menjamu Bayern. Roma sudah menunjukkan permainan terbuka sejak awal, namun Bayern memang lebih unggul dalam hal penguasaan bola.
Bayern mengendalikan jalannya pertandingan dan sudah unggul ketika laga baru berjalan delapan menit. Robben melakukan umpan satu-dua dengan Philipp Lahm sebelum kemudian mengecoh Ashley Cole. Robben lalu melepas tendangan melengkung yang gagal dijangkau Morgan De Sanctis.
Roma nyaris menyamakan kedudukan dengan cepat. Pergerakan membuatnya bisa melepas tembakan keras dari dalam kotak penalti. Namun kiper Bayern Manuel Neuer masih terlalu tangguh dan mampu menghalau bola.
Bayern menambah keunggulannya pada menit ke-23. Mario Gotze melakukan umpan satu-sua dengan Thomas Muller sebelum melepas tendangan yang bersarang di pojok bawah gawang De Sanctis.
Bayern unggul semakin jauh dua menit kemudian. Juan bernat menyisir sayap kiri dan melepas crossing ke depan gawang Roma. Pertahanan Roma yang statis dimanfaatkan Robert Lewandowski untuk berlari menyundul bola yang kembali mengoyak gawang Roma.
Lima menit berselang, berhasil mencetak gol keduanya. Robben lagi-lagi mempermalukan Ashley Cole dengan kecerdasannya dalam melakukan pergerakan. Tendangan Robben sebenarnya tepat mengarah ke De Sanctis, namun kiper Roma itu gagal menghentikan laju bola.
Roma semakin terpuruk pada menit ke-36 ketika wasit menunjuk titik putih karena Kostas Manolas dianggap melakukan handsball, meski keputusan ini masih bisa diperdebatkan. Muller yang menjadi eksekutor sukses melakukan tugasnya dengan sempurna. Bayern pun unggul 5-0 ketika laga memasuki jeda.
Roma menunjukkan mereka belum menyerah. Garcia melakukan beberapa pergantian pemain saat jeda dan Giallorossi memang bisa tampil lebih stabil pada babak kedua.
Setelah beberapa usahanya gagal, Gervinho akhirnya sukses menjebol gawang Neuer pada menit ke 66. Crossing dari Radja Nainggolan sukses diselesaikan dengan sempurna oleh untuk membuat skor menjadi 1-5.
Josep Gaurdiola pun melakukan beberapa perubahan, namun sepertinya untuk menghemat tenaga para penggawanya. Meski demikian, Bayern justru kembali menjauh berkat gol-gol dari para pemain pengganti.
Franck Ribery mencetak gol keenam Bayern di laga ini setelah mendapat umpan terobosan dari Robben. Ribery melewati para pemain belakang Roma sebelum melepas tembakan chip melewati De Sanctis pada menit ke-78.
Dua menit berselang, Shaqiri mengakhiri pesta gol Bayern dengan melepas tembakan keras dari jarak dekat. Setelah melewati beberapa pemain belakang Roma, Shaqiri menembak dari sudut sempit yang bersarang di pojok atas gawang Roma. Skor akhir 1-7!
Bayern saat ini menjadi penguasa Grup E dengan sembilan poin dari tiga laga. Sementara itu, Roma masih berada di posisi dua dengan koleksi empat poin.
Statistik AS Roma - Bayern Munich
Di luar dugaan, Bayern bisa menggilas Roma dengan skor 7-1. Bayern yang sudah dominan sejak awal dengan leluasa bisa membobol gawang tuan rumah lewat , Mario Gotze, Robert Leandowski, Thomas Muller, Franck Ribery dan Xherdan Shaqiri.
Dari awal pertandingan, Rudi Garcia membuktikan janjinya untuk tidak parkir bus saat menjamu Bayern. Roma sudah menunjukkan permainan terbuka sejak awal, namun Bayern memang lebih unggul dalam hal penguasaan bola.
Bayern mengendalikan jalannya pertandingan dan sudah unggul ketika laga baru berjalan delapan menit. Robben melakukan umpan satu-dua dengan Philipp Lahm sebelum kemudian mengecoh Ashley Cole. Robben lalu melepas tendangan melengkung yang gagal dijangkau Morgan De Sanctis.
Roma nyaris menyamakan kedudukan dengan cepat. Pergerakan membuatnya bisa melepas tembakan keras dari dalam kotak penalti. Namun kiper Bayern Manuel Neuer masih terlalu tangguh dan mampu menghalau bola.
Bayern menambah keunggulannya pada menit ke-23. Mario Gotze melakukan umpan satu-sua dengan Thomas Muller sebelum melepas tendangan yang bersarang di pojok bawah gawang De Sanctis.
Bayern unggul semakin jauh dua menit kemudian. Juan bernat menyisir sayap kiri dan melepas crossing ke depan gawang Roma. Pertahanan Roma yang statis dimanfaatkan Robert Lewandowski untuk berlari menyundul bola yang kembali mengoyak gawang Roma.
Lima menit berselang, berhasil mencetak gol keduanya. Robben lagi-lagi mempermalukan Ashley Cole dengan kecerdasannya dalam melakukan pergerakan. Tendangan Robben sebenarnya tepat mengarah ke De Sanctis, namun kiper Roma itu gagal menghentikan laju bola.
Roma semakin terpuruk pada menit ke-36 ketika wasit menunjuk titik putih karena Kostas Manolas dianggap melakukan handsball, meski keputusan ini masih bisa diperdebatkan. Muller yang menjadi eksekutor sukses melakukan tugasnya dengan sempurna. Bayern pun unggul 5-0 ketika laga memasuki jeda.
Roma menunjukkan mereka belum menyerah. Garcia melakukan beberapa pergantian pemain saat jeda dan Giallorossi memang bisa tampil lebih stabil pada babak kedua.
Setelah beberapa usahanya gagal, Gervinho akhirnya sukses menjebol gawang Neuer pada menit ke 66. Crossing dari Radja Nainggolan sukses diselesaikan dengan sempurna oleh untuk membuat skor menjadi 1-5.
Josep Gaurdiola pun melakukan beberapa perubahan, namun sepertinya untuk menghemat tenaga para penggawanya. Meski demikian, Bayern justru kembali menjauh berkat gol-gol dari para pemain pengganti.
Franck Ribery mencetak gol keenam Bayern di laga ini setelah mendapat umpan terobosan dari Robben. Ribery melewati para pemain belakang Roma sebelum melepas tembakan chip melewati De Sanctis pada menit ke-78.
Dua menit berselang, Shaqiri mengakhiri pesta gol Bayern dengan melepas tembakan keras dari jarak dekat. Setelah melewati beberapa pemain belakang Roma, Shaqiri menembak dari sudut sempit yang bersarang di pojok atas gawang Roma. Skor akhir 1-7!
Bayern saat ini menjadi penguasa Grup E dengan sembilan poin dari tiga laga. Sementara itu, Roma masih berada di posisi dua dengan koleksi empat poin.
Statistik AS Roma - Bayern Munich
Penguasaan bola: 34% - 66%
Shot (on goal): 12 (5) - 22 (11)
Corner: 2 - 6
Pelanggaran: 13 - 6
Kartu kuning: 2 - 1
Kartu merah: 0 - 0
Susunan pemain AS Roma: De Sanctis; Torosidis, Yanga-Mbiwa, Manolas, Cole (Holebas, 46'); Nainggolan, De Rossi, Pjanic (Ljajic, 79); Iturbe, Totti (Florenzi, 46'), Gervinho.
Susunan pemain Bayern Munich: Neuer; Bernat, Boating, Benatia, Alaba; Lahm, Alonso; Robben, Muller (Rafinha, 60'), Gotze (Shaqiri, 79'); Lewandowski (Ribery, 68'). (bola/hsw)
TAG TERKAIT
BERITA TERKAIT
-
PSG Pertahankan Gelar Men's Club of the Year di Ballon d'Or 2026
Liga Champions 27 Oktober 2026, 06:03
-
Prediksi Roma vs Cagliari 28 Oktober 2026
Liga Italia 26 Oktober 2026, 11:16
-
Man of the Match Freiburg vs Bayern: Dayot Upamecano
Bundesliga 26 Oktober 2026, 03:49
-
Hasil Freiburg vs Bayern: Die Roten Menang 3-1
Bundesliga 26 Oktober 2026, 03:44
-
Man of the Match Napoli vs Roma: Leonardo Balerdi
Liga Italia 25 Oktober 2026, 06:33
LATEST UPDATE
-
Manchester United Hidupkan Lagi Minat pada Bintang Berbakat Barcelona Ini
Liga Inggris 29 Oktober 2026, 22:18
-
Michael Carrick Tidak Terkejut Dirinya Tidak Jadi Dipecat Manchester United
Liga Inggris 29 Oktober 2026, 21:58
-
Goncalo Ramos Kesulitan di AC Milan: Transfer 73 Juta Euro Belum Mampu jadi Mesin Gol
Liga Italia 29 Oktober 2026, 21:44
-
Michael Carrick Girang Kobbie Mainoo Sudah Pulih, Tapi Prihatin dengan Kondisi Sesko
Liga Inggris 29 Oktober 2026, 21:40
-
Michael Carrick Benarkan Sudah Berdamai dengan Bruno Fernandes
Liga Inggris 29 Oktober 2026, 21:30
-
Dianggurin Chelsea, PSG Siap Tampung Estevao
Liga Inggris 29 Oktober 2026, 21:20
-
Reaksi Juventus Usai Kalah dari Genoa: Gelar 'Retreat' Selama 2 Hari!
Liga Italia 29 Oktober 2026, 21:15
-
Roy Keane Senang Michael Carrick Tidak Jadi Dipecat, Tapi....
Liga Inggris 29 Oktober 2026, 21:07
-
Setelah Chelsea, Liverpool Bidik Arsenal Sebagai Korban Berikutnya!
Liga Inggris 29 Oktober 2026, 20:58
-
Prediksi BRI Super League: Persebaya vs Persijap 30 Oktober 2026
Bola Indonesia 29 Oktober 2026, 20:06
LATEST EDITORIAL
-
4 Pemain Inggris yang Meraih Ballon d'Or sebelum Harry Kane
Editorial 27 Oktober 2026, 13:52
-
Kursi Panas Pelatih Premier League: 4 Manajer yang Berisiko Dipecat Lebih Dulu
Editorial 26 Oktober 2026, 23:49
-
7 Pelatih Gratis yang Bisa Gantikan Michael Carrick di Manchester United
Editorial 26 Oktober 2026, 16:03
-
5 Pemain Argentina yang Bisa Mewarisi Nomor 10 Lionel Messi
Editorial 8 Oktober 2026, 11:18





