Review: Comeback Sensasional Barcelona
Editor Bolanet | 13 Maret 2013 04:49
- Barcelona FC menghadapi tantangan besar ketika menjamu AC Milan di Camp Nou pada Rabu (13/03). Barca harus bisa menang dengan selisih tiga gol jika ingin lolos ke perempat final Liga Champions.
Tugas berat itu bisa dijalankan dengan baik oleh Barca. La Blaugrana nyaris tak membuat kesalahan sepanjang laga dan bisa membantai Milan empat gol tanpa balas sekaligus menyingkirkan Rossoneri dari Liga Champions musim ini.
Petaka bagi Milan sudah dimulai pada awal pertandingan. Barca yang tampil menyerang sejak menit awal tak memberi kesempatan kepada Milan untuk menguasai bola. Milan yang belum sepenuhnya tune in ke dalam pertandingan dibuat kaget dengan gol cepat Barca.
Berawal dari umpan satu-dua cantik dengan , Lionel Messi melepas tendangan melengkung yang dari tepi kotak penalti. Abbiati tak mampu menahan laju bola yang bersarang ke pojok atas gawangnya pada menit keenam.
Gol ini menyudahi 'derita' Messi yang tak pernah mencetak gol dari permainan terbuka melawan tim-tim Italia dalam 790 menit terakhir. Messi juga semakin kokoh di peringkat dua pencetak gol terbanyak sepanjang sejarah Liga Champions dengan koleksi 57 gol. Yang lebih penting bagi Barca, gol cepat itu membuat mereka menjadi lebih bersemangat menggempur pertahanan Milan.
Barca terus mendominasi pertandingan dan Abbiati dipaksa membuat beberapa penyelamatan gemilang. Pressing ketat Barca membuat Milan kesulitan mengatur serangan dan sering membuat kesalahan passing.
Milan punya kesempatan emas mencetak gol lewat kecepatan M'Baye Niang pada menit 38. Niang mendapatkan umpan terobosan manis dan tinggal berhadapan dengan Victor Valdes. Sayang bagi Milan, tendangan pemain muda mereka itu hanya membentur tiang gawang Barca.
Semenit berselang, justru Barca yang bisa menambah keunggulan, lagi-lagi lewat kaki Messi. La Pulga kembali melepas tendangan mematikan dari luar kotak penalti yang kali ini bersarang di pojok bawah gawang Christian Abbiati.
Babak pertama di akhiri dengan keunggulan dua gol Barca meski secara agregat dua tim ini masih berimbang.
Tak banyak perubahan yang terjadi pada awal babak kedua. Barca akhirnya benar-benar memimpin ketika David Villa gol melengkung brilian pada menit ke 55. Agregat Barca 3, Milan 2.
Tertinggal, Milan mau tak mau mulai tampil menyerang. Namun Rossoneri selalu mengalami kesulitan, terutama karena Barca jarang membuat kesalahan. Setelah sekian lama bermain bertahan dan mengikuti permainan Barca, Milan kesulitan melakukan transformasi taktik menjadi menyerang.
Terlalu asyik mencoba menjebol gawang Barca, Milan justru lengah pada masa injury time. Lewat serangan balik kilat, Barca memastikan Milan harus pulang dengan kekalahan setelah Jordi Alba mencetak gol mudah.
Pertandingan diakhiri dengan skor 4-0 untuk Barca. Dengan demikian, Barca berhak lolos ke perempat final dengan keunggulan agregat 4-2 atas AC Milan.
Statistik Barcelona - AC Milan
Tugas berat itu bisa dijalankan dengan baik oleh Barca. La Blaugrana nyaris tak membuat kesalahan sepanjang laga dan bisa membantai Milan empat gol tanpa balas sekaligus menyingkirkan Rossoneri dari Liga Champions musim ini.
Petaka bagi Milan sudah dimulai pada awal pertandingan. Barca yang tampil menyerang sejak menit awal tak memberi kesempatan kepada Milan untuk menguasai bola. Milan yang belum sepenuhnya tune in ke dalam pertandingan dibuat kaget dengan gol cepat Barca.
Berawal dari umpan satu-dua cantik dengan , Lionel Messi melepas tendangan melengkung yang dari tepi kotak penalti. Abbiati tak mampu menahan laju bola yang bersarang ke pojok atas gawangnya pada menit keenam.
Gol ini menyudahi 'derita' Messi yang tak pernah mencetak gol dari permainan terbuka melawan tim-tim Italia dalam 790 menit terakhir. Messi juga semakin kokoh di peringkat dua pencetak gol terbanyak sepanjang sejarah Liga Champions dengan koleksi 57 gol. Yang lebih penting bagi Barca, gol cepat itu membuat mereka menjadi lebih bersemangat menggempur pertahanan Milan.
Barca terus mendominasi pertandingan dan Abbiati dipaksa membuat beberapa penyelamatan gemilang. Pressing ketat Barca membuat Milan kesulitan mengatur serangan dan sering membuat kesalahan passing.
Milan punya kesempatan emas mencetak gol lewat kecepatan M'Baye Niang pada menit 38. Niang mendapatkan umpan terobosan manis dan tinggal berhadapan dengan Victor Valdes. Sayang bagi Milan, tendangan pemain muda mereka itu hanya membentur tiang gawang Barca.
Semenit berselang, justru Barca yang bisa menambah keunggulan, lagi-lagi lewat kaki Messi. La Pulga kembali melepas tendangan mematikan dari luar kotak penalti yang kali ini bersarang di pojok bawah gawang Christian Abbiati.
Babak pertama di akhiri dengan keunggulan dua gol Barca meski secara agregat dua tim ini masih berimbang.
Tak banyak perubahan yang terjadi pada awal babak kedua. Barca akhirnya benar-benar memimpin ketika David Villa gol melengkung brilian pada menit ke 55. Agregat Barca 3, Milan 2.
Tertinggal, Milan mau tak mau mulai tampil menyerang. Namun Rossoneri selalu mengalami kesulitan, terutama karena Barca jarang membuat kesalahan. Setelah sekian lama bermain bertahan dan mengikuti permainan Barca, Milan kesulitan melakukan transformasi taktik menjadi menyerang.
Terlalu asyik mencoba menjebol gawang Barca, Milan justru lengah pada masa injury time. Lewat serangan balik kilat, Barca memastikan Milan harus pulang dengan kekalahan setelah Jordi Alba mencetak gol mudah.
Pertandingan diakhiri dengan skor 4-0 untuk Barca. Dengan demikian, Barca berhak lolos ke perempat final dengan keunggulan agregat 4-2 atas AC Milan.
Statistik Barcelona - AC Milan
Penguasaan bola: 67% - 33%
Shot (on goal): 14 (2) - 10 (2)
Corner: 6 - 3
Pelanggaran: 6 - 19
Offside: 2 - 5
Kartu kuning: 1 - 3
Kartu merah: 0 - 0
Penyelamatan: 2 - 3
Susunan pemain Barcelona: Valdes; Alves, Pique, Mascherano (Puyol, 77'), Alba; Xavi, Busquets, Iniesta; Pedro (Adriano, 83'), Messi, Villa (Sanchez, 74').
Susunan pemain AC Milan: Abbiati; Abate, Zapata, Mexes, Constant; Flamini (Bojan, 75'), Ambrosini (Muntari, 60'), Montolivo; Niang (Robinho, 60'), Boateng, El Shaarawy. (bola/hsw)
TAG TERKAIT
BERITA TERKAIT
-
Rating Pemain AC Milan usai Menang di Markas Udinese: Modric, Pulisic, Hutchinson 8
Liga Italia 26 Oktober 2026, 06:43
-
Man of the Match Udinese vs Milan: Christian Pulisic
Liga Italia 26 Oktober 2026, 05:26
-
Hasil Udinese vs Milan: Pulisic dan Hutchinson Bawa Rossoneri Menang 2-0
Liga Italia 26 Oktober 2026, 04:45
-
Tempat Menonton Udinese vs AC Milan 26 Oktober 2026
Liga Italia 26 Oktober 2026, 00:45
-
Live Streaming Udinese vs Milan: Jadwal Liga Italia di Vidio
Liga Italia 25 Oktober 2026, 23:45
LATEST UPDATE
-
Xabi Alonso Tegaskan Bakal Rayakan Gol Chelsea ke Gawang Liverpool
Liga Inggris 28 Oktober 2026, 12:36
-
Manchester United Bisa Tiru Langkah Arsenal untuk Bangkit dari Keterpurukan
Liga Inggris 28 Oktober 2026, 12:06
-
Lamine Yamal Buka Suara Usai Gagal Raih Ballon d'Or 2026: Giliran Saya Akan Tiba
Liga Spanyol 28 Oktober 2026, 11:56
-
Joao Pedro Dipastikan Absen Lawan Liverpool, Chelsea Kehilangan Mesin Gol Andalan
Liga Inggris 28 Oktober 2026, 11:56
-
Andoni Iraola Optimistis Florian Wirtz Bisa Tampil saat Liverpool Hadapi Chelsea
Liga Inggris 28 Oktober 2026, 11:16
-
Gara-Gara Julian Alvarez, Barcelona Dijatuhi Denda oleh Federasi Sepak Bola Spanyol
Liga Spanyol 28 Oktober 2026, 10:36
-
Malam Memalukan Arsenal, Kalah dari Fleetwood meski Nilai Skuad Jauh Lebih Tinggi
Liga Inggris 28 Oktober 2026, 09:56
-
Terinspirasi Grimsby yang Singkirkan Man Utd, Fleetwood Town Kini Permalukan Arsenal
Liga Inggris 28 Oktober 2026, 09:16
-
Hasil Lengkap, Klasemen, Jadwal dan Top Skor Serie A 2026/2027
Liga Italia 28 Oktober 2026, 07:56
-
Mikel Arteta Sebut Arsenal Alami Hari Menyedihkan Usai Disingkirkan Tim Divisi Empat
Liga Inggris 28 Oktober 2026, 06:27
LATEST EDITORIAL
-
4 Pemain Inggris yang Meraih Ballon d'Or sebelum Harry Kane
Editorial 27 Oktober 2026, 13:52
-
Kursi Panas Pelatih Premier League: 4 Manajer yang Berisiko Dipecat Lebih Dulu
Editorial 26 Oktober 2026, 23:49
-
7 Pelatih Gratis yang Bisa Gantikan Michael Carrick di Manchester United
Editorial 26 Oktober 2026, 16:03
-
5 Pemain Argentina yang Bisa Mewarisi Nomor 10 Lionel Messi
Editorial 8 Oktober 2026, 11:18




