Review: Juventus Konsisten Dapatkan Satu Poin
Editor Bolanet | 3 Oktober 2013 03:48
- Juara Serie A musim lalu; , lagi-lagi menelan hasil imbang ketika menjamu tamunya dengan skor akhir 2-2 (03/10/13).
Didier Drogba membuat timnya unggul di babak pertama. Sebelum akhirnya penalti yang berbau kontroversi, dikonversi Arturo Vidal menjadi gol. Fabio Quagliarella sempat membawa timya unggul, sebelum akhirnya harapan meraih tiga poin kandas di kaki Umut Bulut.
Permainan sedikit membosankan di lima belas menit pertama. Baik Juventus dan Galatasaray, keduanya terlihat bermain hati-hati dan belum ingin bermain dengan tempo cepat.
Namun, ketika Drogba dan mulai memberikan tekanan kepada tim tuan rumah, Bianconeri langsung meningkatkan intensitas serangan dari lini per lini.
Fabio Quagliarella, Carlos Tevez dan Kwadwo Asamoah terus melakukan percobaan dengan sejumlah tendangan spekulasi dari luar kotak penalti The Aslan.
Keasyikan menyerang, membuat Juventus kehilangan konsentrasi menjaga daerah pertahanannya. Terbukti, Drogba sanggup memanfaatkan kesalahan yang dilakukan Leonardo Bonucci dan membuat timnya unggul 1-0.
Gol Drogba pada menit ke 36 juga mengakhiri laju babak pertama. Kendati terus menekan Galatasaray, Juve yang menciptakan beberapa peluang selalu kesulitan menembus gawang Fernando Muslera.
Babak kedua dimulai, Juventus memasukkan Mauricio Isla guna menggantikan Stephan Lichtsteiner. Masuknya winger Chile tersebut menjelaskan bahwa Antonio Conte ingin menerapkan skema bola-bola silang.
Terbukti dengan masuknya Isla, poros serangan Bianconeri berawal dari sisi kanan dan menghidupkan umpan silang. Tevez, Quagliarela dan Vidal menjadi pemain berbahaya bagi lini pertahanan Galatasaray hingga menit ke 65.
Kendati Tevez dan Quagliarella berpostur pendek, Conte menambah amunisi di lini depan dengan memasukkan Fernando Llorente menggantikan Bonucci di menit 68, dan bermain dengan tiga penyerang serta dua bek tengah.
Bianconeri akhirnya mendapatkan hadiah penalti usai Quagliarella berhasil mengelabuhi wasit. Vidal sebagai eksekutor berhasil memanfaatkan peluang tersebut guna menyamakan kedudukan di menit 78. Laga semakin memanas.
Ada kejadian menarik di menit ke 87 dan 88. Juventus sempat membuat kedudukan menjadi 2-1 setelah Quagliarella berhasil menyambut umpan silang Andrea Pirlo.
Namun, keunggulan mereka hanya bertahan satu menit setelah pemain pengganti Umut Bulut sanggup menyamakan kedudukan menjadi 2-2, usai menerima umpan Drogba.
Gol dari Umut Bulut mengakhiri laga matchday kedua Grup B. Juventus yang menelan hasil imbang di dua laga terakhir menduduki peringkat kedua. Sementara Galatasaray menguntit di bawah La Vecchia Signora.
Sementara Real Madrid semakin mempertegas posisinya di peringkat pertama setelah berhasil mencukur dengan skor 4-0.
Buffon (Gk); Barzagli, Bonucci (Llorente 68'), Chiellini; Lichtsteiner (Isla 45'), Pirlo, Asamoah; Vidal, Pogba; Vucinic (Quagliarella 26'), Tevez.
Muslera (Gk) (kartu kuning 71'); Eboue, Kaya (Zan 25'), Chedjou, Riera (Amrabat 60'); Melo, Inan; Balta, Sneijder (Bulut 74'), Bruma; Drogba.
Statistik Juventus - Galatasaray:
Didier Drogba membuat timnya unggul di babak pertama. Sebelum akhirnya penalti yang berbau kontroversi, dikonversi Arturo Vidal menjadi gol. Fabio Quagliarella sempat membawa timya unggul, sebelum akhirnya harapan meraih tiga poin kandas di kaki Umut Bulut.
Permainan sedikit membosankan di lima belas menit pertama. Baik Juventus dan Galatasaray, keduanya terlihat bermain hati-hati dan belum ingin bermain dengan tempo cepat.
Namun, ketika Drogba dan mulai memberikan tekanan kepada tim tuan rumah, Bianconeri langsung meningkatkan intensitas serangan dari lini per lini.
Fabio Quagliarella, Carlos Tevez dan Kwadwo Asamoah terus melakukan percobaan dengan sejumlah tendangan spekulasi dari luar kotak penalti The Aslan.
Keasyikan menyerang, membuat Juventus kehilangan konsentrasi menjaga daerah pertahanannya. Terbukti, Drogba sanggup memanfaatkan kesalahan yang dilakukan Leonardo Bonucci dan membuat timnya unggul 1-0.
Gol Drogba pada menit ke 36 juga mengakhiri laju babak pertama. Kendati terus menekan Galatasaray, Juve yang menciptakan beberapa peluang selalu kesulitan menembus gawang Fernando Muslera.
Babak kedua dimulai, Juventus memasukkan Mauricio Isla guna menggantikan Stephan Lichtsteiner. Masuknya winger Chile tersebut menjelaskan bahwa Antonio Conte ingin menerapkan skema bola-bola silang.
Terbukti dengan masuknya Isla, poros serangan Bianconeri berawal dari sisi kanan dan menghidupkan umpan silang. Tevez, Quagliarela dan Vidal menjadi pemain berbahaya bagi lini pertahanan Galatasaray hingga menit ke 65.
Kendati Tevez dan Quagliarella berpostur pendek, Conte menambah amunisi di lini depan dengan memasukkan Fernando Llorente menggantikan Bonucci di menit 68, dan bermain dengan tiga penyerang serta dua bek tengah.
Bianconeri akhirnya mendapatkan hadiah penalti usai Quagliarella berhasil mengelabuhi wasit. Vidal sebagai eksekutor berhasil memanfaatkan peluang tersebut guna menyamakan kedudukan di menit 78. Laga semakin memanas.
Ada kejadian menarik di menit ke 87 dan 88. Juventus sempat membuat kedudukan menjadi 2-1 setelah Quagliarella berhasil menyambut umpan silang Andrea Pirlo.
Namun, keunggulan mereka hanya bertahan satu menit setelah pemain pengganti Umut Bulut sanggup menyamakan kedudukan menjadi 2-2, usai menerima umpan Drogba.
Gol dari Umut Bulut mengakhiri laga matchday kedua Grup B. Juventus yang menelan hasil imbang di dua laga terakhir menduduki peringkat kedua. Sementara Galatasaray menguntit di bawah La Vecchia Signora.
Sementara Real Madrid semakin mempertegas posisinya di peringkat pertama setelah berhasil mencukur dengan skor 4-0.
Buffon (Gk); Barzagli, Bonucci (Llorente 68'), Chiellini; Lichtsteiner (Isla 45'), Pirlo, Asamoah; Vidal, Pogba; Vucinic (Quagliarella 26'), Tevez.
Muslera (Gk) (kartu kuning 71'); Eboue, Kaya (Zan 25'), Chedjou, Riera (Amrabat 60'); Melo, Inan; Balta, Sneijder (Bulut 74'), Bruma; Drogba.
Statistik Juventus - Galatasaray:
Shots: 26-7
Shots on goal: 5-4
Penguasaan bola: 59%-41%
Pelanggaran: 7-16
Corner: 11-0
Offside: 4-0
Kartu kuning: 0-2
Kartu merah: 0-0.
TAG TERKAIT
BERITA TERKAIT
-
Juventus Bawa 31 Pemain untuk Tur Pramusim Asia dan Oseania
Liga Italia 3 Agustus 2026, 19:50
-
Juventus Kibarkan Bendera Putih untuk Pemain Timnas Argentina Ini
Liga Italia 3 Agustus 2026, 17:00
-
PSG Salip Juventus dalam Perburuan Zion Suzuki, Kirim Tawaran Resmi ke Parma
Liga Italia 3 Agustus 2026, 13:05
-
Kerim Alajbegovic Bangga Gabung Juventus dan Siap Taklukkan Serie A
Liga Italia 3 Agustus 2026, 12:24
LATEST UPDATE
-
Potensi Eksodus Talenta Muda Real Madrid ke Fulham
Liga Spanyol 7 Agustus 2026, 13:05
-
Real Madrid Terancam Gagal Dapat Rodri, Barcelona Bisa Perlebar Jurang Kualitas
Liga Spanyol 7 Agustus 2026, 13:01
-
Tantangan Besar untuk Yan Diomande Usai Transfer Fantastisnya ke Real Madrid
Liga Spanyol 7 Agustus 2026, 12:56
-
Tempat Menonton Singapura vs Timnas Indonesia di Piala AFF 2026
Tim Nasional 7 Agustus 2026, 12:40
-
Nonton Live Streaming Singapura vs Timnas Indonesia di Piala AFF 2026
Tim Nasional 7 Agustus 2026, 12:20
-
Lawan Singapura, John Herdman Tak Ingin Timnas Indonesia Ubah Gaya Bermain
Tim Nasional 7 Agustus 2026, 10:25
-
Jelang Lawan Singapura, Marc Klok Bocorkan Kondisi Internal Timnas Indonesia
Tim Nasional 7 Agustus 2026, 09:21
-
Jadwal Singapura vs Indonesia di Piala AFF 2026 Hari Ini
Tim Nasional 7 Agustus 2026, 08:31
LATEST EDITORIAL
-
6 Pemain yang Bisa Dijual Real Madrid demi Datangkan Rekrutan Baru
Editorial 5 Agustus 2026, 10:59
-
5 Pemain yang Masih Bisa Direkrut Manchester United Sebelum Bursa Transfer Ditutup
Editorial 4 Agustus 2026, 13:00
-
7 Transfer yang Bisa Dituntaskan Manchester United Pekan Ini
Editorial 3 Agustus 2026, 10:59
-
5 Alternatif Lebih Murah dari Bradley Barcola yang Bisa Diburu Liverpool
Editorial 29 Juli 2026, 13:16





