Review: Juventus Tertahan Shakhtar di Kandang
Editor Bolanet | 3 Oktober 2012 04:25
- gagal meraih poin penuh kala menjamu Shakhtar Donetsk di Juventus Arena. Kedua tim harus puas berbagi angka setelah bermain imbang 1-1.
Juve mencoba mendapatkan hasil maksimal pada matchday 2 Liga Champions. Akan tetapi, mereka malah tampil tertekan dan dipaksa untuk bermain lebih bertahan.
Shakhtar yang lebih banyak menguasai bola mampu unggul lebih dulu pada menit 23. Melalui kerja sama apik, para pemain Shakhtar berhasil merangsek ke dalam kotak penalti Juve. Alex Teixeira yang lolos dari jebakan offside mampu menggetarkan jala Gianluigi Buffon melalui tendangan yang bersarang di pojok kanan atas. 1-0 tim tamu memimpin.
Akan tetapi, keunggulan tim tamu tersebut tidak bertahan lama. Diawali oleh sepak pojok rendah Andrea Pirlo, Leonardo Bonucci langsung melepas tembakan yang juga bersarang di pojok kanan atas dan membuat skor kembali sama kuat 1-1.
Dengan keadaan kembali imbang, Bianconeri belum juga bisa nyaman menguasai bola. Shakhtar masih terus menguasai jalannya permainan dan memaksa anak-anak Turin lebih banyak berada di area mereka sendiri.
Akibatnya, para pemain Juventus sering melakukan pelanggaran dan salah satunya berbuah kartu kuning. Ialah Stephan Lichtsteiner yang dihadiahi kartu oleh sang pengadil. Hingga akhir babak pertama kedua tim masih belum bisa kembali menambah gol dan kedudukan masih tetap sama kuat.
Babak kedua Juventus bermain lebih bagus. Mereka mampu keluar dari tekanan Shakhtar dan mulai menyerang. Pertandingan pun nampak berjalan lebih seimbang.
Kedua tim tampak saling serang dan sejumlah peluang pun tercipta. Juve mengawali dari Mirko Vucinic, namun sayang tendangannya masih melambung di atas mistar gawang.
Shakhtar membalas melalui . Pemain pemain lincah tersebut sukses melepas tembakan dari jarak dekat. Namun, sepakannya juga masih belum menemui sasaran.
La Vecchia Signora nampaknya benar-benar ingin memaksimalkan kesempatan bermain di kandang. Pergantian pun dilakukan guna membuat lini depan mereka lebih efektif.
Sebastian Giovinco masuk menggantikan Vucinic dan Fabio Quagliarella menggantikan Alessandro Matri. Meski telah mencoba mengganti lini depan gol yang dinanti-nanti tak kunjung datang.
Shakhtar mencoba Ilsinho guna menggantikan sang pencetak gol Terxeira. Kubu Juve pun akhirnya menggunakan kesempatan terakhir mereka untuk mengganti pemain. Paul Pogba masuk menggantikan Arturo Vidal.
Pada menit-menit akhir Shakhtar nampak lebih ngotot memburu poin penuh. Mereka tampil lebih menekan dan sukses menciptakan peluang. Di penghujung injury time, Willian hampir saja membuat pendukung Juve terdiam. Akan tetapi usahanya tersebut masih membentur kokohnya mistar gawang. Alhasil hingga peluit panjang dibunyikan kedua tim sama-sama gagal menambah gol.
Susunan Pemain
Juve mencoba mendapatkan hasil maksimal pada matchday 2 Liga Champions. Akan tetapi, mereka malah tampil tertekan dan dipaksa untuk bermain lebih bertahan.
Shakhtar yang lebih banyak menguasai bola mampu unggul lebih dulu pada menit 23. Melalui kerja sama apik, para pemain Shakhtar berhasil merangsek ke dalam kotak penalti Juve. Alex Teixeira yang lolos dari jebakan offside mampu menggetarkan jala Gianluigi Buffon melalui tendangan yang bersarang di pojok kanan atas. 1-0 tim tamu memimpin.
Akan tetapi, keunggulan tim tamu tersebut tidak bertahan lama. Diawali oleh sepak pojok rendah Andrea Pirlo, Leonardo Bonucci langsung melepas tembakan yang juga bersarang di pojok kanan atas dan membuat skor kembali sama kuat 1-1.
Dengan keadaan kembali imbang, Bianconeri belum juga bisa nyaman menguasai bola. Shakhtar masih terus menguasai jalannya permainan dan memaksa anak-anak Turin lebih banyak berada di area mereka sendiri.
Akibatnya, para pemain Juventus sering melakukan pelanggaran dan salah satunya berbuah kartu kuning. Ialah Stephan Lichtsteiner yang dihadiahi kartu oleh sang pengadil. Hingga akhir babak pertama kedua tim masih belum bisa kembali menambah gol dan kedudukan masih tetap sama kuat.
Babak kedua Juventus bermain lebih bagus. Mereka mampu keluar dari tekanan Shakhtar dan mulai menyerang. Pertandingan pun nampak berjalan lebih seimbang.
Kedua tim tampak saling serang dan sejumlah peluang pun tercipta. Juve mengawali dari Mirko Vucinic, namun sayang tendangannya masih melambung di atas mistar gawang.
Shakhtar membalas melalui . Pemain pemain lincah tersebut sukses melepas tembakan dari jarak dekat. Namun, sepakannya juga masih belum menemui sasaran.
La Vecchia Signora nampaknya benar-benar ingin memaksimalkan kesempatan bermain di kandang. Pergantian pun dilakukan guna membuat lini depan mereka lebih efektif.
Sebastian Giovinco masuk menggantikan Vucinic dan Fabio Quagliarella menggantikan Alessandro Matri. Meski telah mencoba mengganti lini depan gol yang dinanti-nanti tak kunjung datang.
Shakhtar mencoba Ilsinho guna menggantikan sang pencetak gol Terxeira. Kubu Juve pun akhirnya menggunakan kesempatan terakhir mereka untuk mengganti pemain. Paul Pogba masuk menggantikan Arturo Vidal.
Pada menit-menit akhir Shakhtar nampak lebih ngotot memburu poin penuh. Mereka tampil lebih menekan dan sukses menciptakan peluang. Di penghujung injury time, Willian hampir saja membuat pendukung Juve terdiam. Akan tetapi usahanya tersebut masih membentur kokohnya mistar gawang. Alhasil hingga peluit panjang dibunyikan kedua tim sama-sama gagal menambah gol.
Susunan Pemain
Juventus: Buffon, Chiellini, Barzagli, Bonucci, Marchisio, Pirlo, Asamoah, Vidal (Pogba), Lichtsteiner, Vuvinic (Giovinco), Matri (Quagliarella).
Shakhtar: Pyatov, Kucher, Dinca Rat, Srna, Rakitskiy, Hubschman, Willian, Teixeira (Ilsinho), Luiz Adriano, Mkhitaryan. (espn/gl/bgn)
TAG TERKAIT
BERITA TERKAIT
-
David Raya Akui Hancur Setelah Arsenal Gagal Juara Liga Champions
Liga Inggris 20 Juni 2026, 23:24
-
Juventus Pantau 2 Penyerang Yang Sedang Main di Piala Dunia 2026, Siapa?
Liga Italia 20 Juni 2026, 21:37
-
Waduh, Juventus Bakal Ditinggal Sang Bek ke Inggris?
Liga Italia 15 Juni 2026, 23:59
LATEST UPDATE
-
Joan Laporta: Lionel Messi adalah Masa Lalu, Lamine Yamal Masa Depan
Piala Dunia 18 Juli 2026, 10:00
-
Manchester United Hidupkan Minat Pada Jean-Philippe Mateta
Liga Inggris 18 Juli 2026, 07:00
-
Prediksi Final Piala Dunia 2026: Spanyol vs Argentina, 20 Juli 2026
Piala Dunia 18 Juli 2026, 07:00
-
Tanpa Sesko, Manchester United Bawa 25 Pemain untuk Hadapi Wrexham
Liga Inggris 18 Juli 2026, 05:46
-
Youri Tielemans Bertekad Panen Trofi Juara di Manchester United
Liga Inggris 17 Juli 2026, 22:00
-
Bukan Sekedar Rumor, MU Mulai Bergerak untuk Amankan Jasa Manu Kone
Liga Inggris 17 Juli 2026, 21:00
-
Thomas Tuchel: Gak Ada yang Mau Main di Perebutan Juara 3 Piala Dunia!
Piala Dunia 17 Juli 2026, 20:00
-
Atas Perintah Amorim, AC Milan Coba Bajak Bek MU Ini
Liga Italia 17 Juli 2026, 19:00
-
Prediksi Piala Dunia 2026: Prancis vs Inggris 19 Juli 2026
Piala Dunia 17 Juli 2026, 18:15
LATEST EDITORIAL
-
6 Alternatif Enzo Fernandez untuk Real Madrid
Editorial 3 Juli 2026, 14:19
-
Makin Panas! 5 Opsi Klub Baru Julian Alvarez, Barcelona Jadi Tujuan Impian
Editorial 24 Juni 2026, 15:34
-
6 Kemenangan Terbesar dalam Sejarah Piala Dunia
Editorial 15 Juni 2026, 16:55








