Review: Juventus Unggul Tipis Atas Dortmund
Editor Bolanet | 25 Februari 2015 04:48
- menjadi tuan rumah pertandingan leg pertama babak 16 besar Liga Champions melawan Borussia Dortmund. Laga ini digelar di Juventus Stadium pada Rabu ((25/02).
Pertandingan berjalan seru sejak awal hingga akhir. Juventus unggul lebih dulu lewat Carlos Tevez pada menit ke-13, Dortmund menyamakan kedudukan lima menit kemudian melalui Marco Reus. Gol kemenangan Juve dicetak oleh Alvaro Morata menjelang babak pertama usai.
Pertandingan sudah berjalan dalam tempo cepat begitu wasit Antonio Miguel Mateu Lahoz meniup peluit kickoff. Juventus yang mendapat dukungan suporter tampil agresif di menit-menit awal.
Pertarungan lebih banyak terjadi di lini tengah karena kedua tim masih mencoba menguji kekuatan masing-masing lawan. Namun Juve yang sedikit lebih dominan mampu unggul lebih dulu pada menit ke-13.
Juve melakukan serangan balik cepat setelah memenangkan pertarungan bola di lini tengah. Alvaro Morata menggiring bola dari sisi kiri dan mengirim umpan silang ke depan gawang Roman Weidenfeller. Kiper Dortmund itu salah mengantisipasi bola sehingga Carlos Tevez bisa dengan mudah memasukkan bola ke gawang yang sudah kosong.
Permainan masih berimbang setelah keunggulan Juve. Namun Dortmund mampu menyamakan kedudukan hanya lima menit setelah kebobolan
Giorgio Chiellini terpeleset sehingga bola dapat dikuasai Marco Reus yang berada dalam posisi bebas. Tinggal berhadapan dengan Gianluigi Buffon, Reus menuntaskan peluang emas yang dimilikinya dengan sempurna. SKor menjadi imbang 1-1.
Setelah kedudukan kembali imbang, Dortmund perlahan-lahan mulai menguasai pertandingan. Lini tengah mereka sangat dominan, terutama setelah Juve kehilangan Andrea Pirlo yang nampaknya cedera dan digantikan oleh Roberto Pereyra.
Umpan-umpan Dortmund sangat rapi namun sulit menembus sepertiga lapangan akhir. Juve bertahan dengan disiplin dan mampu membendung gempuran lini depan Dortmund yang memiliki kecepatan tinggi.
Terus menyerang, Dortmund menjadi lengah. Juventus mengatur serangan dengan sangat rapi dan berhasil mencetak gol yang nyaris identik dengan gol pertama mereka. Tevez menusuk dari tengah kemudian mengirim bola kepada Paul Pogba di sisi kiri. Pogba mengirim umpan silang menyusur tanah yang jatuh tepat di kaki Morata. Dengan tap in mudah, Morata pun mengubah skor menjadi 2-1 pada menit ke-42. Skor ini bertahan hingga turun minum.
Memasuki babak kedua, Juventus bermain nyaman serta berusaha mempertahankan keunggulan mereka.
Meski lebih banyak menunggu, nyatanya Juve bisa bermain lebih efektif ketimbang tim tamu. Dengan menutup ruang gerak sayap-sayap Dortmund, Juve mampu mencegah lawan melakukan serangan balik mereka yang mematikan.
Jalannya pertandingan ini membalik prediksi banyak pihak yang mengira Juve akan tampil dominan dan Dortmund akan mengandalkan serangan balik. Yang terjadi justru Juve bertahan mulai dari lini tengah dan melepas serangan balik lewat umpan jauh begitu memenangkan duel.
Dortmund tak banyak mendapat kesempatan menerobos pertahanan Juve yang kali ini tampil dengan empat bek sejajar. Bahkan serangan yang dibangun Die Borussen kerap berakhir di kaki para gelandang Juve.
Efektivitas Juve terbukti dengan peluang-peluang emas yang didapat lewat Claudio Marchisio, Carlos Tevez dan Roberto Pereyra. Sayangnya, semua peluang itu gagal dikonversi menjadi gol lantaran penyelesaian akhir yang kurang sempurna.
Hingga laga berakhir, kedua tim tak mampu mencetak gol tambahan. Dortmund dan Juve akan bertanding dalam leg kedua pada tangga 19 Maret mendatang di Westfalenstadion.
Statistik Juventus vs Borussia Dortmund
Pertandingan berjalan seru sejak awal hingga akhir. Juventus unggul lebih dulu lewat Carlos Tevez pada menit ke-13, Dortmund menyamakan kedudukan lima menit kemudian melalui Marco Reus. Gol kemenangan Juve dicetak oleh Alvaro Morata menjelang babak pertama usai.
Pertandingan sudah berjalan dalam tempo cepat begitu wasit Antonio Miguel Mateu Lahoz meniup peluit kickoff. Juventus yang mendapat dukungan suporter tampil agresif di menit-menit awal.
Pertarungan lebih banyak terjadi di lini tengah karena kedua tim masih mencoba menguji kekuatan masing-masing lawan. Namun Juve yang sedikit lebih dominan mampu unggul lebih dulu pada menit ke-13.
Juve melakukan serangan balik cepat setelah memenangkan pertarungan bola di lini tengah. Alvaro Morata menggiring bola dari sisi kiri dan mengirim umpan silang ke depan gawang Roman Weidenfeller. Kiper Dortmund itu salah mengantisipasi bola sehingga Carlos Tevez bisa dengan mudah memasukkan bola ke gawang yang sudah kosong.
Permainan masih berimbang setelah keunggulan Juve. Namun Dortmund mampu menyamakan kedudukan hanya lima menit setelah kebobolan
Giorgio Chiellini terpeleset sehingga bola dapat dikuasai Marco Reus yang berada dalam posisi bebas. Tinggal berhadapan dengan Gianluigi Buffon, Reus menuntaskan peluang emas yang dimilikinya dengan sempurna. SKor menjadi imbang 1-1.
Setelah kedudukan kembali imbang, Dortmund perlahan-lahan mulai menguasai pertandingan. Lini tengah mereka sangat dominan, terutama setelah Juve kehilangan Andrea Pirlo yang nampaknya cedera dan digantikan oleh Roberto Pereyra.
Umpan-umpan Dortmund sangat rapi namun sulit menembus sepertiga lapangan akhir. Juve bertahan dengan disiplin dan mampu membendung gempuran lini depan Dortmund yang memiliki kecepatan tinggi.
Terus menyerang, Dortmund menjadi lengah. Juventus mengatur serangan dengan sangat rapi dan berhasil mencetak gol yang nyaris identik dengan gol pertama mereka. Tevez menusuk dari tengah kemudian mengirim bola kepada Paul Pogba di sisi kiri. Pogba mengirim umpan silang menyusur tanah yang jatuh tepat di kaki Morata. Dengan tap in mudah, Morata pun mengubah skor menjadi 2-1 pada menit ke-42. Skor ini bertahan hingga turun minum.
Memasuki babak kedua, Juventus bermain nyaman serta berusaha mempertahankan keunggulan mereka.
Meski lebih banyak menunggu, nyatanya Juve bisa bermain lebih efektif ketimbang tim tamu. Dengan menutup ruang gerak sayap-sayap Dortmund, Juve mampu mencegah lawan melakukan serangan balik mereka yang mematikan.
Jalannya pertandingan ini membalik prediksi banyak pihak yang mengira Juve akan tampil dominan dan Dortmund akan mengandalkan serangan balik. Yang terjadi justru Juve bertahan mulai dari lini tengah dan melepas serangan balik lewat umpan jauh begitu memenangkan duel.
Dortmund tak banyak mendapat kesempatan menerobos pertahanan Juve yang kali ini tampil dengan empat bek sejajar. Bahkan serangan yang dibangun Die Borussen kerap berakhir di kaki para gelandang Juve.
Efektivitas Juve terbukti dengan peluang-peluang emas yang didapat lewat Claudio Marchisio, Carlos Tevez dan Roberto Pereyra. Sayangnya, semua peluang itu gagal dikonversi menjadi gol lantaran penyelesaian akhir yang kurang sempurna.
Hingga laga berakhir, kedua tim tak mampu mencetak gol tambahan. Dortmund dan Juve akan bertanding dalam leg kedua pada tangga 19 Maret mendatang di Westfalenstadion.
Statistik Juventus vs Borussia Dortmund
Penguasaan bola: 47% - 53%
Shot (on goal): 10 (3) - 12 (3)
Corner: 8 - 4
Pelanggaran: 8 - 10
Kartu kuning: 2 - 0
Kartu merah: 0 - 0
Susunan pemain Juventus: Buffon; Lichtsteiner, Bonucci, Chiellini, Evra; Marchisio, Pirlo (Pereyra, 37'), Pogba; Vidal (Vidal, 86'); Tevez (Coman, 88'), Morata.
Susunan pemain Borussia Dortmund: Weidenfeller; Piszczek (Ginter, 32'), Sokratis (Kirch, 46'), Hummels, Schmelzer; Gundogan, Sahin; Mhkitaryan, Reus, Aubameyang; Immobile (Blaszczykowski, 76'). (bola/hsw)
TAG TERKAIT
BERITA TERKAIT
-
Matteo Gabbia Diragukan Tampil Saat AC Milan Hadapi Juventus
Liga Italia 3 September 2026, 11:09
-
Juventus Lepas Sang Bek ke FC Porto?
Liga Italia 2 September 2026, 23:59
-
Naik Meja Operasi, Khephren Thuram Absen Bela Juventus untuk Waktu Lama?
Liga Italia 2 September 2026, 23:33
-
Gabung Juventus, Nick Woltemade Siap Berkontribusi untuk Si Nyonya Tua
Liga Inggris 2 September 2026, 20:15
-
Gabriel Jesus, Barcelona, dan Mimpi yang Tertunda!
Liga Spanyol 2 September 2026, 19:45
LATEST UPDATE
-
Tantang Australia, Menang Harga Mati untuk Timnas Indonesia U-20
Tim Nasional 6 September 2026, 11:00
-
Jadwal Timnas Indonesia U-20 vs Australia Sore Ini: Laga Hidup dan Mati Garuda Muda!
Liga Inggris 6 September 2026, 10:30
-
Messi Bikin Assist, Inter Miami Dua Kali Kena Comeback Atlanta United
Bola Dunia Lainnya 6 September 2026, 10:08
-
Real Madrid Terpeleset Lawan Real Betis, Bos Barcelona: Bodo Amat!
Liga Spanyol 6 September 2026, 10:00
-
Tantang Valencia, Lamine Yamal Bakal Absen Bela Barcelona?
Liga Spanyol 6 September 2026, 09:30
-
Jamu Chelsea, 3 Pemain Arsenal Berpotensi Comeback
Liga Inggris 6 September 2026, 09:00
-
Arsenal vs Chelsea, Mikel Arteta Siap Kesampingkan Pertemanan dengan Xabi Alonso
Liga Inggris 6 September 2026, 08:30
-
Xabi Alonso Terheran-heran dengan Kegacoran Morgan Rogers di Chelsea
Liga Inggris 6 September 2026, 08:00
-
Tantang Arsenal, Moises Caicedo Bisa Perkuat Chelsea?
Liga Inggris 6 September 2026, 07:30
-
MU Tandang ke Everton, Benjamin Sesko Sudah Siap Jadi Starter?
Liga Inggris 6 September 2026, 07:00
-
Michael Carrick Prediksi MU Bakal Kerepotan di Kandang Everton
Liga Inggris 6 September 2026, 06:30
-
Bos Inter Milan Sanjung Napoli: Mereka Lawan yang Benar-benar Merepotkan!
Liga Italia 6 September 2026, 06:00
-
Cristiano Ronaldo Tak Berkutik, Al-Nassr Telan Kekalahan Pertama di Musim 2026/2027
Asia 6 September 2026, 05:28
-
Comeback Lawan Napoli, Chivu Sanjung Mental Juara Inter Milan
Liga Inggris 6 September 2026, 05:03
-
Man of the Match Inter vs Napoli: Lautaro Martinez
Liga Italia 6 September 2026, 01:27
LATEST EDITORIAL
-
Robert Sanchez Blunder Lagi, 5 Kiper Ini Bisa Jadi Solusi Chelsea
Editorial 27 Agustus 2026, 14:00
-
5 Pemain Manchester United yang Pernah Memakai Nomor 20 Sebelum Carlos Baleba
Editorial 26 Agustus 2026, 12:06
-
4 Klub yang Bisa Jadi Pelabuhan Nicolas Jackson, Aston Villa Paling Berpeluang?
Editorial 25 Agustus 2026, 11:33
-
5 Alternatif Bek Kiri Manchester United jika Gagal Mendapatkan Lewis Hall
Editorial 12 Agustus 2026, 12:51
