Review: Kalah Dalam Thriller Tujuh Gol, Madrid Tetap Lolos
Editor Bolanet | 11 Maret 2015 04:40
Setelah peluit dimulainya pertandingan berbunyi, laga ini sudah menghembuskan tempo yang enak untuk dinikmati. Schalke yang tertinggal dua gol tak segan-segan keluar menyerang, walau sudah diantisipasi oleh tuan rumah. Masuk menit kesembilan Chupo-Moting membuang peluang. Tendangan first time dari umpan Fuchs masih jauh dari sasaran, padahal posisinya cukup longgar.
Dengan mengalirnya serangan Schalke, tuan rumah justru belum menemukan ritme di lini depan. Ronaldo, Benzema dan Bale belum menghasilkan ancaman ke gawang Wellenreuther.
Benar saja, di menit 20 Christian Fuchs yang tak terkawal muncul di dalam kotak penalti dan memanfaatkan umpan Barnetta dari sisi kanan yang lewat begitu saja dari pemain-pemain bertahan Madrid. Gol ini semakin memompa semangat sang wakil Jerman. Dua menit berikutnya mereka bahkan hampir menambah keunggulan. Sayangnya kombinasi Meyer dan Barnetta masih bisa diamankan pertahanan Los Merengues.
Kelengahan di pertahanan seperti leg pertama kembali menjadi masalah bagi Schalke. Tendangan sudut Toni Kroos berhasil ditanduk Cristiano Ronaldo untuk menyamakan kedudukan di menit 25.
Di Matteo terpaksa melakukan pergantian pemain di tengah babak pertama karena Chuopo-Moting cedera. Pemain yang dimasukkan adalah Leroy Sane, penyerang 19 tahun, dan ini merupakan pertandingan debutnya di UCL.
Menuju menit 40 sebuah kesalahan hampir membuat Madrid kembali tertinggal. Varane melakukan backpass dan bola disambar Huntelaar, untung Casillas cepat keluar dan menutup ruang tembak, bola tetap meluncur dan Arbeloa mengamankannya.
Serangan Die Konigsblauen berlanjut. Kini tendangan terarah Huntelaar menerpa pojok kiri mistar Iker Casillas. Dan akhirnya lima menit jelang turun minum, Schalke merestorasi keunggulan. Klaas-Jan Huntelaar menghantam rebound tendangan Meyer yang diblok Casillas.
Lagi-lagi Schalke tak mampu mempertahankan momentum. Tepat sebelum peluit yang menandai habisnya babak pertama dibunyikan, Cristiano kembali mengoyak jala Wellenreuther. Crossing Fabio Coentrao dari sayap kiri diteruskan sundulan terarah oleh penyerang Portugal itu. Kedua tim menuju ruang ganti dengan skor 2-2.
Memasuki babak kedua, Schalke belum menyerah, sederet tendangan sudut dihasilkan di pertahanan Madrid. Tapi kali ini jawara Eropa itu yang membalikkan skor. Karim Benzema menunjukkan ketenangan dalam melakukan penyelesaian akhir walau mendapat beberapa gangguan dari bek-bek lawan saat waktu menunjukkan menit 52.
Hebatnya, meski tertinggal Schalke sama sekali tak menunjukkan penurunan. Lima menit kemudian sekali lagi mereka mengoyak gawang Casillas. Kali ini pelakunya adalah Leroy Sane dengan tendangan lengkung dari bibir kotak penalti.
Wellenreuther dua kali melakukan penyelamatan genting, masing-masing dari usaha Arbeloa dan tendangan Cristiano. Pertandingan sama sekali tidak mengendur, kedua tim berusaha untuk mencetak gol keempat.
Angin berhembus untuk Schalke dan Huntelaar mencetak gol keduanya di laga ini. Enam menit memasuki akhir waktu normal, mantan penggawa Los Blancos itu melepaskan tendangan keras yang tak bisa dihentikan Casillas. Kini mereka hanya butuh satu gol lagi untuk menyisihkan juara bertahan.
Namun peluang-peluang yang muncul di penghujung babak kedua ini masih terlalu lemah dan tak terlalu menyulitkan Casillas. Peluit panjang dibunyikan. Walau kalah 3-4, Real Madrid tetap lolos ke perempat final dengan agregat 5-4.
Susunan pemain
Real Madrid : Casillas; Arbeloa (Nacho Fernandez 83), Varane, Pepe, Coentrao (Marcelo 58); Khedira (Modric 58), Kroos, Isco; Bale, Ronaldo, Benzema
: Wellenreuther; Howedes, Matip, Nastasic; Barnetta (Uchida 81), Neustadter, Hoger (Goretzka 57), Meyer, Fuchs; Choupo-Moting (Sane 29), Huntelaar
Statistik pertandingan
Attempts (on target) : 14 (9) - 19 (10)
Tendangan sudut : 5 - 7
Pelanggaran : 4 - 7
Ball poss : 51 - 49. (bola/dct)
TAG TERKAIT
BERITA TERKAIT
-
Barcelona dan Kekalahan di El Clasico yang Mengungkap Pentingnya Evolusi Taktik
Liga Spanyol 30 Oktober 2026, 06:24
-
Arda Guler Bikin Jose Mourinho Sulit Mencadangkannya Lagi
Liga Spanyol 30 Oktober 2026, 05:51
-
Bernardo Silva Buktikan Fans Real Madrid Benar, Jose Mourinho Keliru
Liga Spanyol 30 Oktober 2026, 05:46
-
Bagaimana Jude Bellingham Mendominasi Lini Tengah Barcelona
Liga Spanyol 30 Oktober 2026, 05:42
-
Toni Kroos dan Dani Carvajal soal Strategi Berani Jose Mourinho di El Clasico
Liga Spanyol 30 Oktober 2026, 05:37
LATEST UPDATE
-
Legenda Thailand Dukung Timnas Indonesia ke Piala Dunia 2030
Tim Nasional 31 Oktober 2026, 16:36
-
Live Streaming Barcelona vs Alaves: Jadwal dan Link Nonton
Liga Spanyol 31 Oktober 2026, 15:21
-
Live Streaming AC Milan vs Inter Milan: Jadwal dan Link Nonton
Liga Italia 31 Oktober 2026, 15:16
-
Live Streaming Udinese vs Roma: Jadwal dan Link Nonton
Liga Italia 31 Oktober 2026, 15:11
-
Live Streaming Man City vs Brighton: Jadwal dan Link Nonton
Liga Inggris 31 Oktober 2026, 15:06
-
Live Streaming Chelsea vs Man Utd: Jadwal dan Link Nonton
Liga Inggris 31 Oktober 2026, 15:01
-
Klasemen MotoGP 2026 Usai Sprint Race Malaysia: Marc Marquez Makin Kokoh di Puncak
Otomotif 31 Oktober 2026, 14:43
-
Hasil Sprint Race MotoGP Malaysia 2026: Pedro Acosta Menang, Marc Marquez Posisi ke-2
Otomotif 31 Oktober 2026, 14:34
-
Prediksi Juventus vs Napoli 2 November 2026
Liga Italia 31 Oktober 2026, 14:16
-
Prediksi Liverpool vs Arsenal 1 November 2026
Liga Inggris 31 Oktober 2026, 13:08
LATEST EDITORIAL
-
4 Pemain Inggris yang Meraih Ballon d'Or sebelum Harry Kane
Editorial 27 Oktober 2026, 13:52
-
Kursi Panas Pelatih Premier League: 4 Manajer yang Berisiko Dipecat Lebih Dulu
Editorial 26 Oktober 2026, 23:49
-
7 Pelatih Gratis yang Bisa Gantikan Michael Carrick di Manchester United
Editorial 26 Oktober 2026, 16:03
-
5 Pemain Argentina yang Bisa Mewarisi Nomor 10 Lionel Messi
Editorial 8 Oktober 2026, 11:18
