Review: Kandaskan PSG, Benfica Gagal Lolos
Editor Bolanet | 11 Desember 2013 04:53
- mampu mengalahkan tamunya dalam ajang LIga Champions grup C dengan skor 2-1 di Estadio da Luz, Rabu (11/12) dini hari tadi.
Gol tuan rumah diciptakan oleh Lima (Pen 45') dan Nicolas Gaitan (58'). Sementara PSG hanya mampu unggul terlebih dahulu melalui sepakan Edinson Cavani (37')
Sejak babak pertama dimulai, jual beli serangan sudah tampak di antara kedua tim. Kedua kiper banyak melakukan penyelamatan gemilang demi terhindar dari kebobolan.
Tim tamu berhasil membuka skor melalui Edinson Cavani di menit ke-37. Berawal dari umpan silang mendatar Menez dari sisi kiri gawang Benfica, Cavani dengan tenang menceploskan bola ke gawang. PSG memimpin 1-0.
Seakan tak mau menyerah, Benfica kembali melancarkan serangan ke pertahanan PSG. Pelanggaran yang dilakukan Traore terhadap Silvio di dalam kotak penalti PSG membuahkan penalti bagi Benfica.
Dengan tenang Lima mengirim bola ke pojok kanan gawang Sirigu. Skor berubah menjadi 1-1 bagi kedua tim di menit ke-45. Hingga babak pertama berakhir, tak ada gol tambahan tercipta.
Babak kedua dimulai. Kubu Benfica masih belum mengendurkan serangan dan terus tampil ngotot untuk mengubah papan skor.
Usaha Benfica tak sia-sia, lewat serangan dari sayap kanan, Pereira mengirim umpan ke tengah kotak penalti. Bola sempat dihalau Camara namun tak berakhir sempurna. Bola dengan cepat disambar oleh Gaitan dan masuk ke gawang. Skor berubah 2-1 untuk keunggulan tuan rumah di menit ke-58.
Tim tamu bukannya tanpa peluang. Umpan terobosan Menez kepada Lavezzi membuat penyerang Argentina ini tinggal berhadapan dengan kiper. Namun sayang bola masih melebar ke samping kiri gawang Artur Moraes.
Di menit ke-75 Lavezzi kembali memperoleh peluang. Tapi sayang, tendangan kerasnya hanya mampu lewat di atas gawang tuan rumah. Lagi-lagi PSG gagal menyamakan kedudukan di babak kedua ini.
Usaha Benfica menambah keunggulan gagal lagi. Tembakan keras oleh pemain pengganti Cavaleiro mampu ditepis dengan sempurna oleh Sirigu dan menghasilkan sepak pojok.
Sampai peluit panjang dibunyikan kedudukan tetap 2-1 untuk Benfica. Meski menang atas PSG namun usaha Benfica lolos ke babak 16 besar harus dikubur dalam-dalam sebab disaat yang sama Olympiakos berhasil menekuk tamunya Anderlecht 3-1. Meski sama-sama mengoleksi poin 10, Olympiakos unggul head-to-head dan berhak melanjutkan kiprahnya di Liga Champions.
Susunan line-up kedua tim:
Artur Moraes; Maxi Pereira, Luisao, Garay, Silvio; Enzo Perez (Gomes), Fejsa, Matic, Gaitan (Sulejmani); Lima, Markovic (Cavaleiro).
Sirigu; Traore, Marquinhos, Camara, Digne; Thiago Motta (Matuidi), Rabiot; Lucas, Pastore, Menez; Cavani (Lavezzi).
Statistik Benfica - PSG:
Gol tuan rumah diciptakan oleh Lima (Pen 45') dan Nicolas Gaitan (58'). Sementara PSG hanya mampu unggul terlebih dahulu melalui sepakan Edinson Cavani (37')
Sejak babak pertama dimulai, jual beli serangan sudah tampak di antara kedua tim. Kedua kiper banyak melakukan penyelamatan gemilang demi terhindar dari kebobolan.
Tim tamu berhasil membuka skor melalui Edinson Cavani di menit ke-37. Berawal dari umpan silang mendatar Menez dari sisi kiri gawang Benfica, Cavani dengan tenang menceploskan bola ke gawang. PSG memimpin 1-0.
Seakan tak mau menyerah, Benfica kembali melancarkan serangan ke pertahanan PSG. Pelanggaran yang dilakukan Traore terhadap Silvio di dalam kotak penalti PSG membuahkan penalti bagi Benfica.
Dengan tenang Lima mengirim bola ke pojok kanan gawang Sirigu. Skor berubah menjadi 1-1 bagi kedua tim di menit ke-45. Hingga babak pertama berakhir, tak ada gol tambahan tercipta.
Babak kedua dimulai. Kubu Benfica masih belum mengendurkan serangan dan terus tampil ngotot untuk mengubah papan skor.
Usaha Benfica tak sia-sia, lewat serangan dari sayap kanan, Pereira mengirim umpan ke tengah kotak penalti. Bola sempat dihalau Camara namun tak berakhir sempurna. Bola dengan cepat disambar oleh Gaitan dan masuk ke gawang. Skor berubah 2-1 untuk keunggulan tuan rumah di menit ke-58.
Tim tamu bukannya tanpa peluang. Umpan terobosan Menez kepada Lavezzi membuat penyerang Argentina ini tinggal berhadapan dengan kiper. Namun sayang bola masih melebar ke samping kiri gawang Artur Moraes.
Di menit ke-75 Lavezzi kembali memperoleh peluang. Tapi sayang, tendangan kerasnya hanya mampu lewat di atas gawang tuan rumah. Lagi-lagi PSG gagal menyamakan kedudukan di babak kedua ini.
Usaha Benfica menambah keunggulan gagal lagi. Tembakan keras oleh pemain pengganti Cavaleiro mampu ditepis dengan sempurna oleh Sirigu dan menghasilkan sepak pojok.
Sampai peluit panjang dibunyikan kedudukan tetap 2-1 untuk Benfica. Meski menang atas PSG namun usaha Benfica lolos ke babak 16 besar harus dikubur dalam-dalam sebab disaat yang sama Olympiakos berhasil menekuk tamunya Anderlecht 3-1. Meski sama-sama mengoleksi poin 10, Olympiakos unggul head-to-head dan berhak melanjutkan kiprahnya di Liga Champions.
Susunan line-up kedua tim:
Artur Moraes; Maxi Pereira, Luisao, Garay, Silvio; Enzo Perez (Gomes), Fejsa, Matic, Gaitan (Sulejmani); Lima, Markovic (Cavaleiro).
Sirigu; Traore, Marquinhos, Camara, Digne; Thiago Motta (Matuidi), Rabiot; Lucas, Pastore, Menez; Cavani (Lavezzi).
Statistik Benfica - PSG:
Penguasaan bola: 46% - 54%
Shot (on goal): 19 (7) - 6 (3)
Corner: 9 - 3
Pelanggaran: 15 - 14
Offside: 2 - 4
Kartu kuning: 3 - 3
Kartu merah: 0 - 0. (bola/ada)
TAG TERKAIT
BERITA TERKAIT
-
Inikah Pembelian Pertama Ruben Amorim di AC Milan?
Liga Italia 26 Juni 2026, 19:00
-
Saingi MU, PSG juga Kejar Bintang Timnas Belanda Ini
Liga Inggris 22 Juni 2026, 18:37
-
David Raya Akui Hancur Setelah Arsenal Gagal Juara Liga Champions
Liga Inggris 20 Juni 2026, 23:24
-
Achraf Hakimi Main di Posisi Apa? Bek Kanan Maroko dengan Peran Tak Biasa
Piala Dunia 14 Juni 2026, 00:49
LATEST UPDATE
-
Santiago Gimenez Masuk Radar Lazio, AC Milan Cuma Mau Jual Permanen
Liga Italia 22 Juli 2026, 21:57
-
Federico Chiesa Masih Sulit Dapat Tempat di Liverpool
Liga Inggris 22 Juli 2026, 20:35
LATEST EDITORIAL
-
6 Alternatif Enzo Fernandez untuk Real Madrid
Editorial 3 Juli 2026, 14:19
-
Makin Panas! 5 Opsi Klub Baru Julian Alvarez, Barcelona Jadi Tujuan Impian
Editorial 24 Juni 2026, 15:34
-
6 Kemenangan Terbesar dalam Sejarah Piala Dunia
Editorial 15 Juni 2026, 16:55















