Review: Man City Terkapar di Kandang Sendiri
Editor Bolanet | 6 November 2014 05:10
- Setelah terdampar di dasar klasemen grup E Liga Champions dari tiga kali pertandingan, CSKA Moscow bangkit di matchday keempat. Meski bermain di City of Manchester Stadium, jagoan Rusia itu berhasil mengalahkan Manchester City dengan skor 2-1, Kamis (06/11) dini hari.
Tak butuh waktu lama bagi CSKA untuk memetik keunggulan. Pada menit kedua Seydou Doumbia yang tak terkawal di dalam kotak penalti melompat dan menyundul tendangan bebas Bibras Natcho.
Tak mau lama-lama tertinggal, Yaya Toure segera menyamakan kedudukan melalui free kick terukur yang diarahkan ke kanan gawang Akinfeev enam menit kemudian. Tendangan bebas itu terjadi setelah Vasili Berezutski melanggar Jovetic.
Saling serang antara kedua tim tak bisa dihindari. Setelah tendangan Natcho dan Doumbia melebar, Aguero dan Jesus Navas juga gagal membawa timnya berbalik unggul.
Lewat menit 20, kecepatan Sergio Aguero membuatnya menembus pertahanan lawan tapi ia tak bisa menundukkan Akinfeev. Beberapa tendangan sudut City berhasil merepotkan pertahanan CSKA, namun belum ada gol tambahan.
Justru kombinasi Natcho-Doumbia kembali mengoyak gawang Joe Hart. Berawal dari kesalahan Gael Clichy, Natcho mengirim umpan yang berhasil dikejar dan dimanfaatkan menjadi gol keduanya di pertandingan ini.
Tak ada gol tambahan di sisa babak pertama, kedua tim pun memasuki ruang ganti pemain dengan keunggulan 2-1 milik CSKA.
Mengawali 45 menit kedua, Pellegrini memainkan Samir Nasri dan Fernandinho yang menjadi pengganti Jesus Navas dan Jovetic. Hanya saja pertahanan tim tamu terus membuat City frustrasi.
Akinfeev juga lebih fokus di babak kedua ini, kiper timnas Rusia itu berhasil menggagalkan peluang gol James Milner di menit ke-62.
Lebih memilih untuk menjaga keunggulan, sang pencetak dua gol, Doumbia ditarik keluar dan digantikan oleh gelandang Bulgaria, Milanov. Tekanan bagi City makin luar biasa setelah menerima kartu kuning kedua di menit 70.
Tetap menyerang untuk menambah gol, skema tendangan sudut tak mampu dimaksimalkan Edin Dzeko, sundulannya masih di atas mistar. City semakin terbenam setelah harus bermain dengan sembilan pemain saja. Yaya Toure menjadi pemain kedua yang diusir oleh wasit Yunani, Tasos Sidiropoulos di menit 82.
Ketika empat menit tambahan waktu berakhir dan peluit panjang dibunyikan, kedudukan 2-1 bagi CSKA tak berubah. Kemenangan ini mengangkat tim asuhan Leonid Slutski tersebut ke peringkat tiga dengan empat poin dan City berada di dasar klasemen dengan hanya dua poin.
Susunan pemain:
Tak butuh waktu lama bagi CSKA untuk memetik keunggulan. Pada menit kedua Seydou Doumbia yang tak terkawal di dalam kotak penalti melompat dan menyundul tendangan bebas Bibras Natcho.
Tak mau lama-lama tertinggal, Yaya Toure segera menyamakan kedudukan melalui free kick terukur yang diarahkan ke kanan gawang Akinfeev enam menit kemudian. Tendangan bebas itu terjadi setelah Vasili Berezutski melanggar Jovetic.
Saling serang antara kedua tim tak bisa dihindari. Setelah tendangan Natcho dan Doumbia melebar, Aguero dan Jesus Navas juga gagal membawa timnya berbalik unggul.
Lewat menit 20, kecepatan Sergio Aguero membuatnya menembus pertahanan lawan tapi ia tak bisa menundukkan Akinfeev. Beberapa tendangan sudut City berhasil merepotkan pertahanan CSKA, namun belum ada gol tambahan.
Justru kombinasi Natcho-Doumbia kembali mengoyak gawang Joe Hart. Berawal dari kesalahan Gael Clichy, Natcho mengirim umpan yang berhasil dikejar dan dimanfaatkan menjadi gol keduanya di pertandingan ini.
Tak ada gol tambahan di sisa babak pertama, kedua tim pun memasuki ruang ganti pemain dengan keunggulan 2-1 milik CSKA.
Mengawali 45 menit kedua, Pellegrini memainkan Samir Nasri dan Fernandinho yang menjadi pengganti Jesus Navas dan Jovetic. Hanya saja pertahanan tim tamu terus membuat City frustrasi.
Akinfeev juga lebih fokus di babak kedua ini, kiper timnas Rusia itu berhasil menggagalkan peluang gol James Milner di menit ke-62.
Lebih memilih untuk menjaga keunggulan, sang pencetak dua gol, Doumbia ditarik keluar dan digantikan oleh gelandang Bulgaria, Milanov. Tekanan bagi City makin luar biasa setelah menerima kartu kuning kedua di menit 70.
Tetap menyerang untuk menambah gol, skema tendangan sudut tak mampu dimaksimalkan Edin Dzeko, sundulannya masih di atas mistar. City semakin terbenam setelah harus bermain dengan sembilan pemain saja. Yaya Toure menjadi pemain kedua yang diusir oleh wasit Yunani, Tasos Sidiropoulos di menit 82.
Ketika empat menit tambahan waktu berakhir dan peluit panjang dibunyikan, kedudukan 2-1 bagi CSKA tak berubah. Kemenangan ini mengangkat tim asuhan Leonid Slutski tersebut ke peringkat tiga dengan empat poin dan City berada di dasar klasemen dengan hanya dua poin.
Susunan pemain:
Manchester City : Hart, Kompany, Zabaleta, Clichy, Demichelis, Fernando (Dzeko 65), Milner, Jesus Navas (Nasri 46), Yaya Toure, Aguero, Jovetic (Fernandinho 46)
CSKA Moscow : Akinfeev, Mario Fernandes, Ignashevich, V. Berezutski, Schennikov, Wernbloom, Dzagoev (efremov 86), R. Eremenko, Natcho, Musa, Doumbia (Milanov 67)
Statistik pertandingan
Attempts (on target) : 17 (6) - 7 (3)
Tendangan sudut : 6 - 1
Pelanggaran : 13 -10
Ball poss : 61 - 39. (bola/dct)
TAG TERKAIT
BERITA TERKAIT
LATEST UPDATE
-
Prancis Tinggalkan Banyak Catatan Positif dari Piala Dunia 2026
Piala Dunia 22 Juli 2026, 18:03
-
Spanyol Punya Modal Besar Pertahankan Gelar Piala Dunia pada 2030
Piala Dunia 22 Juli 2026, 17:31
-
Piala Dunia 2026 Pecahkan Rekor! Ini Cara Seluruh 308 Gol Tercipta
Piala Dunia 22 Juli 2026, 16:47
-
Kalah 0-3, Bali United Dapat Ujian Berkualitas dari Timnas Indonesia
Bola Indonesia 22 Juli 2026, 16:39
-
Tampil di Piala AFF 2026, Singapura Kehilangan Dua Pemain Andalan
Bola Indonesia 22 Juli 2026, 16:30
-
Alasan Manchester United Enggan Belanja Pemain Tembus 100 Juta Pounds
Liga Inggris 22 Juli 2026, 14:00
LATEST EDITORIAL
-
6 Alternatif Enzo Fernandez untuk Real Madrid
Editorial 3 Juli 2026, 14:19
-
Makin Panas! 5 Opsi Klub Baru Julian Alvarez, Barcelona Jadi Tujuan Impian
Editorial 24 Juni 2026, 15:34
-
6 Kemenangan Terbesar dalam Sejarah Piala Dunia
Editorial 15 Juni 2026, 16:55















