Review: Seri, Liverpool Terlempar ke Europa League
Editor Bolanet | 10 Desember 2014 04:42
- Bermain dengan 10 orang, hanya bisa bermain imbang 1-1 dengan di matchday 6 Liga Champions Grup B di Anfield, Rabu (10/12).
Liverpool bermain dengan cukup payah di laga ini. Mereka bahkan tertinggal lebih dulu oleh gol Fabian Frei di babak pertama. The Reds akhirnya bisa menyamakan kedudukan melalui tendangan bebas Steven Gerrard.
Liverpool mengusung misi penting di laga ini: Mereka harus menang agar bisa lolos ke fase 16 besar. Sementara Basel sendiri hanya butuh hasil seri agar bisa lolos.
The Reds pun bermain dengan tempo tinggi seperti biasanya dan langsung mencoba menyerang pertahanan sang tamu. Namun, apa daya, kurangnya kreatifitas tak mendukung niat mereka tersebut. Serangan mereka kerap berhenti di tengah lapangan. Sementara sang tamu bermain lebih tenang dan terorganisir.
Sang tamu pun justru menjadi pihak pertama yang bisa menelurkan peluang di laga ini. Di menit ke-13, Gashi bisa mengancam gawang tuan rumah, namun tembakannya tak terlalu menyulitkan Mignolet.
Setelah bersusah payah, Liverpool akhirnya bisa menerobos pertahanan Basel. Di menit ke-20 Raheem Sterling berhasil menerobos masuk kotak penalti. Alih-alih menembak langsung, ia justru mengoper pada Gerrard. Sayang, umpannya itu bisa diserobot bek lawan sebelum sampai ke kaki sang Kapten.
Petaka akhirnya menghampiri skuat asuhan Brendan Rodgers pada menit ke-25. Fabian Frei berhasil membobol gawang Mignolet dari jarak sekitar 18 meter melalui sepakan keras kaki kirinya. Bola hasil umpan Luca Zuffi itu bersarang ke sudut kiri bawah gawang The Reds dengan mulus. Skor kini menjadi 0-1.
Liverpool berusaha keras untuk bangkit dan mengejar ketertinggalannya. Namun, minimnya organisasi permainan, kreatifitas dan ketenangan membuat mereka sulit menembus pertahanan Basel.
Di menit ke-43, Basel bahkan sempat mencetak gol kedua. Namun, untungnya gol itu tak disahkan karena Gashi terjebak offside terlebih dahulu.
Babak pertama pun ditutup dengan skor 0-1 bagi keunggulan Basel.
Permainan Liverpool terlihat membaik di awal babak kedua setelah memasukkan Markovic dan Moreno. Mereka bisa menekan Basel di area pertahanannya sendiri. Mereka mencoba bermain lebih tenang. Namun, tetap tak bisa mencetak gol.
Namun, semua rencana Brendan Rodgers berantakan karena Lazar Markovic akhirnya dikartu merah di menit ke-61 akibat tangannya terlihat mencakar pemain Basel. Kepanikan pun mulai terlihat di kubu The Reds. Raut muka Rodgers juga menunjukkan ekspresi tegang.
Bermain 10 orang tak membuat Liverpool kendur. Mereka bisa menekan pertahanan Basel. Bahkan, Skrtel juga ikut merangsek maju. Ia sempat mengancam gawang lawan dengan tendangan jarak jauhnya pada menit ke-69. Namun, bola hanya melebar tipis di sudut kanan atas gawang Basel.
Usaha Liverpool akhirnya membuahkan hasil pada menit ke-81. Magis Gerrard muncul di laga ini. Tendangan bebasnya dari jarak sekitar 18 meter menerobos masuk ke sisi kanan gawang Basel. Skor kini berimbang 1-1. Memori laga lawan Olympiacos 10 tahun lalu pun kental terasa di laga ini.
Di menit ke-86, Liverpool kembali mendapat peluang emas. Tandukan Henderson di dalam kotak penalti berbelok arah setelah mengenai bek Basel. Sang kiper sudah salah langkah, namun ia akhirnya masih bisa mengamankan bola sebelum melewati garis gawang.
Liverpool terus menekan, terutama ketika pertandingan sudah memasuki waktu tambahan. Jordan Henderson sempat melepas sepakan dari jarak 24 meter dan mengarah ke sudut kanan gawang Basel. Namun, Vaclik dengan cemerlang bisa mementahkan peluang tersebut.
Peluit panjang akhirnya dibunyikan di Anfield. Skor masih tetap bertahan 1-1. Artinya, Liverpool gagal lolos ke fase 16 besar. Basel berhak mendampingi Real Madrid ke babak selanjutnya.
Liverpool bermain dengan cukup payah di laga ini. Mereka bahkan tertinggal lebih dulu oleh gol Fabian Frei di babak pertama. The Reds akhirnya bisa menyamakan kedudukan melalui tendangan bebas Steven Gerrard.
Liverpool mengusung misi penting di laga ini: Mereka harus menang agar bisa lolos ke fase 16 besar. Sementara Basel sendiri hanya butuh hasil seri agar bisa lolos.
The Reds pun bermain dengan tempo tinggi seperti biasanya dan langsung mencoba menyerang pertahanan sang tamu. Namun, apa daya, kurangnya kreatifitas tak mendukung niat mereka tersebut. Serangan mereka kerap berhenti di tengah lapangan. Sementara sang tamu bermain lebih tenang dan terorganisir.
Sang tamu pun justru menjadi pihak pertama yang bisa menelurkan peluang di laga ini. Di menit ke-13, Gashi bisa mengancam gawang tuan rumah, namun tembakannya tak terlalu menyulitkan Mignolet.
Setelah bersusah payah, Liverpool akhirnya bisa menerobos pertahanan Basel. Di menit ke-20 Raheem Sterling berhasil menerobos masuk kotak penalti. Alih-alih menembak langsung, ia justru mengoper pada Gerrard. Sayang, umpannya itu bisa diserobot bek lawan sebelum sampai ke kaki sang Kapten.
Petaka akhirnya menghampiri skuat asuhan Brendan Rodgers pada menit ke-25. Fabian Frei berhasil membobol gawang Mignolet dari jarak sekitar 18 meter melalui sepakan keras kaki kirinya. Bola hasil umpan Luca Zuffi itu bersarang ke sudut kiri bawah gawang The Reds dengan mulus. Skor kini menjadi 0-1.
Liverpool berusaha keras untuk bangkit dan mengejar ketertinggalannya. Namun, minimnya organisasi permainan, kreatifitas dan ketenangan membuat mereka sulit menembus pertahanan Basel.
Di menit ke-43, Basel bahkan sempat mencetak gol kedua. Namun, untungnya gol itu tak disahkan karena Gashi terjebak offside terlebih dahulu.
Babak pertama pun ditutup dengan skor 0-1 bagi keunggulan Basel.
Permainan Liverpool terlihat membaik di awal babak kedua setelah memasukkan Markovic dan Moreno. Mereka bisa menekan Basel di area pertahanannya sendiri. Mereka mencoba bermain lebih tenang. Namun, tetap tak bisa mencetak gol.
Namun, semua rencana Brendan Rodgers berantakan karena Lazar Markovic akhirnya dikartu merah di menit ke-61 akibat tangannya terlihat mencakar pemain Basel. Kepanikan pun mulai terlihat di kubu The Reds. Raut muka Rodgers juga menunjukkan ekspresi tegang.
Bermain 10 orang tak membuat Liverpool kendur. Mereka bisa menekan pertahanan Basel. Bahkan, Skrtel juga ikut merangsek maju. Ia sempat mengancam gawang lawan dengan tendangan jarak jauhnya pada menit ke-69. Namun, bola hanya melebar tipis di sudut kanan atas gawang Basel.
Usaha Liverpool akhirnya membuahkan hasil pada menit ke-81. Magis Gerrard muncul di laga ini. Tendangan bebasnya dari jarak sekitar 18 meter menerobos masuk ke sisi kanan gawang Basel. Skor kini berimbang 1-1. Memori laga lawan Olympiacos 10 tahun lalu pun kental terasa di laga ini.
Di menit ke-86, Liverpool kembali mendapat peluang emas. Tandukan Henderson di dalam kotak penalti berbelok arah setelah mengenai bek Basel. Sang kiper sudah salah langkah, namun ia akhirnya masih bisa mengamankan bola sebelum melewati garis gawang.
Liverpool terus menekan, terutama ketika pertandingan sudah memasuki waktu tambahan. Jordan Henderson sempat melepas sepakan dari jarak 24 meter dan mengarah ke sudut kanan gawang Basel. Namun, Vaclik dengan cemerlang bisa mementahkan peluang tersebut.
Peluit panjang akhirnya dibunyikan di Anfield. Skor masih tetap bertahan 1-1. Artinya, Liverpool gagal lolos ke fase 16 besar. Basel berhak mendampingi Real Madrid ke babak selanjutnya.
Susunan Pemain:
Liverpool (4-2-3-1): Mignolet; Johnson, Skrtel, Lovren, Jose Enrique (Moreno 45'); Allen, Lucas (Coutinho 74'); Sterling, Gerrard (c), Henderson; Lambert (Markovic 45').
Basel (3-5-2): Vaclik; Schar, Suchy, Safari; Xhaka, Elneny (Diaz 83'), Zuffi (Samuel 88'), Frei, Gashi; Streller (Embolo 74'), Gonzalez.
Statistik Pertandingan Liverpool - Basel:
Penguasaan bola: 62% - 38%
Shots (on goal): 16 (5) - 17 (4)
Corner: 4 - 4
Pelanggaran: 12 - 16
Offside: 2 - 2
Kartu kuning: 3 - 1
Kartu merah: 1 - 0. (bola/dim)
TAG TERKAIT
BERITA TERKAIT
-
Jadwal Lengkap Premier League 2026/2027
Liga Inggris 5 September 2026, 08:05
-
Hasil Lengkap, Klasemen, Jadwal dan Top Skor Premier League 2026/2027
Liga Inggris 5 September 2026, 07:05
-
Man of the Match Ipswich vs Liverpool: Alexander Isak
Liga Inggris 5 September 2026, 06:51
-
Hasil Ipswich vs Liverpool: 2 Gol Cepat Isak Bawa The Reds Raih Kemenangan Perdana
Liga Inggris 5 September 2026, 06:19
-
Link Live Streaming Ipswich vs Liverpool, 5 September 2026
Liga Inggris 4 September 2026, 23:10
LATEST UPDATE
-
Michael Carrick Prediksi MU Bakal Kerepotan di Kandang Everton
Liga Inggris 6 September 2026, 06:30
-
Bos Inter Milan Sanjung Napoli: Mereka Lawan yang Benar-benar Merepotkan!
Liga Italia 6 September 2026, 06:00
-
Cristiano Ronaldo Tak Berkutik, Al-Nassr Telan Kekalahan Pertama di Musim 2026/2027
Asia 6 September 2026, 05:28
-
Comeback Lawan Napoli, Chivu Sanjung Mental Juara Inter Milan
Liga Inggris 6 September 2026, 05:03
-
Man of the Match Inter vs Napoli: Lautaro Martinez
Liga Italia 6 September 2026, 01:27
-
5 Pelajaran Manchester City vs Coventry City: Debut Enzo Fernandez Jadi Sorotan
Liga Inggris 6 September 2026, 00:05
-
Erling Haaland Pecahkan Rekor Sergio Aguero di Manchester City
Liga Inggris 5 September 2026, 23:36
-
Rapor Pemain Manchester City vs Coventry City: Cherki Bersinar, Haaland Tetap Berbahaya
Liga Inggris 5 September 2026, 23:25
-
Man of the Match Man City vs Coventry City: Erling Haaland
Liga Inggris 5 September 2026, 23:16
-
Hasil Man City vs Coventry City: Haaland Jadi Penentu, The Citizens Sapu Bersih 3 Laga
Liga Inggris 5 September 2026, 22:54
-
Dikabarkan Cedera, Hansi Flick Ungkap Kondisi Terbaru Lamine Yamal
Liga Spanyol 5 September 2026, 20:30
-
Link Live Streaming Inter vs Napoli di Serie A 2026/2027
Liga Italia 5 September 2026, 20:00
-
Luka Modric Lanjut Bela Kroasia di Usia 41 Tahun
Piala Dunia 5 September 2026, 19:30
LATEST EDITORIAL
-
Robert Sanchez Blunder Lagi, 5 Kiper Ini Bisa Jadi Solusi Chelsea
Editorial 27 Agustus 2026, 14:00
-
5 Pemain Manchester United yang Pernah Memakai Nomor 20 Sebelum Carlos Baleba
Editorial 26 Agustus 2026, 12:06
-
4 Klub yang Bisa Jadi Pelabuhan Nicolas Jackson, Aston Villa Paling Berpeluang?
Editorial 25 Agustus 2026, 11:33
-
5 Alternatif Bek Kiri Manchester United jika Gagal Mendapatkan Lewis Hall
Editorial 12 Agustus 2026, 12:51


