Review: Sikat APOEL, PSG Tak Terbendung
Editor Bolanet | 6 November 2014 04:42
- berhasil mengalahkan APOEL dengan skor 1-0 di Parc des Princes dalam ajang Liga Champions, Kamis (06/11) dini hari WIB. Gol tunggal Edinson Cavani sudah cukup untuk mengantarkan timnya lolos ke babak 16 besar Liga Champions.
Begitu babak pertama dimulai, Les Parisiens tak membutuhkan waktu lama untuk menjebol gawang lawannya. Laga baru berjalan satu menit Cavani berhasil membawa timnya unggul terlebih dahulu. Sepakan pemain Uruguay itu dari tengah kotak penalti setelah menerima umpan Gregory Van Der Wiel tak mampu dibendung kiper Urko Pardo.
Setelah unggul satu gol, PSG masih belum berniat menurunkan tempo permainan. Sementara itu lini belakang APOEL terlihat gugup menahan gempuran dari para pemain tuan rumah.
PSG berhasil mengurung pemain APOEL di didaerah pertahanan sendiri dan tak mau membiarkan pemain lawan untuk mengembangkan permain. Dengan begitu kubu tuan rumah semakin nyaman melancarkan serangan.
Cavani, Lucas Moura dan Ezequiel Lavezzi secara bergantian membombardir gawang Pardo. Namun sayangnya masih belum ada yang membuahkan hasil.
Sampai wasit menghentikan babak pertama kedua tim tak ada yang berhasil mencetak gol. Pelatih PSG Laurent Blanc bisa tersenyum karena timnya unggul 1-0 saat turun minum.
Keluar dari kamar ganti, PSG masih tetap mendominasi pertandingan. Cavani terlihat semakin berbahaya setelah punya tiga peluang. David Luiz juga tak mau kalah karena percobaannya hampir saja menggetarkan gawang APOEL.
Lini tengah PSG memang kreatif menciptakan peluang, namun penyelesaian akhir mereka masih butuh diasah lagi. Para pemain PSG terlihat semakin frustasi mencari gol tambahan meskipun unggul penguasaan bola.
Akhirnya APOEL tak mampu mengatasi perlawanan PSG di sisa waktu yang ada. Kedua tim tak mampu mencetak gol tambahan dan skor 1-0 berhasil digenggam tuan rumah saat wasit menghentikan pertandingan.
Dengan tambahan tiga poin ini PSG kokoh di puncak klasemen Grup F dengan koleksi 10 poin. Sedangkan APOEL menjadi juru kunci karena hanya punya satu poin.
Susunan Pemain:
Begitu babak pertama dimulai, Les Parisiens tak membutuhkan waktu lama untuk menjebol gawang lawannya. Laga baru berjalan satu menit Cavani berhasil membawa timnya unggul terlebih dahulu. Sepakan pemain Uruguay itu dari tengah kotak penalti setelah menerima umpan Gregory Van Der Wiel tak mampu dibendung kiper Urko Pardo.
Setelah unggul satu gol, PSG masih belum berniat menurunkan tempo permainan. Sementara itu lini belakang APOEL terlihat gugup menahan gempuran dari para pemain tuan rumah.
PSG berhasil mengurung pemain APOEL di didaerah pertahanan sendiri dan tak mau membiarkan pemain lawan untuk mengembangkan permain. Dengan begitu kubu tuan rumah semakin nyaman melancarkan serangan.
Cavani, Lucas Moura dan Ezequiel Lavezzi secara bergantian membombardir gawang Pardo. Namun sayangnya masih belum ada yang membuahkan hasil.
Sampai wasit menghentikan babak pertama kedua tim tak ada yang berhasil mencetak gol. Pelatih PSG Laurent Blanc bisa tersenyum karena timnya unggul 1-0 saat turun minum.
Keluar dari kamar ganti, PSG masih tetap mendominasi pertandingan. Cavani terlihat semakin berbahaya setelah punya tiga peluang. David Luiz juga tak mau kalah karena percobaannya hampir saja menggetarkan gawang APOEL.
Lini tengah PSG memang kreatif menciptakan peluang, namun penyelesaian akhir mereka masih butuh diasah lagi. Para pemain PSG terlihat semakin frustasi mencari gol tambahan meskipun unggul penguasaan bola.
Akhirnya APOEL tak mampu mengatasi perlawanan PSG di sisa waktu yang ada. Kedua tim tak mampu mencetak gol tambahan dan skor 1-0 berhasil digenggam tuan rumah saat wasit menghentikan pertandingan.
Dengan tambahan tiga poin ini PSG kokoh di puncak klasemen Grup F dengan koleksi 10 poin. Sedangkan APOEL menjadi juru kunci karena hanya punya satu poin.
Susunan Pemain:
PSG: Sirigu; Van der Wiel, Silva, Luiz, Maxwell; Pastore, Motta, Matuidi; Moura (Cabaye 86'), Cavani, Lavezzi (Bahebeck 78').
APOEL: Pardo; Sergio, Guilherme, Carlao, Ioannou; Gomes (Sheridan 46') Morais, Vinicius, Efrem; Djebbour (Aloneftis), Manduca (De Vincenti 59').
Statistik PSG - APOEL:
Penguasaan bola: 70% - 30%
Shot (on goal): 19 (5) - 3 (1)
Corner: 6 - 3
Pelanggaran: 10 - 8
Kartu kuning: 0 - 0
Kartu merah: 0 - 0 (bola/ada)
TAG TERKAIT
BERITA TERKAIT
LATEST UPDATE
-
Prancis Tinggalkan Banyak Catatan Positif dari Piala Dunia 2026
Piala Dunia 22 Juli 2026, 18:03
-
Spanyol Punya Modal Besar Pertahankan Gelar Piala Dunia pada 2030
Piala Dunia 22 Juli 2026, 17:31
-
Piala Dunia 2026 Pecahkan Rekor! Ini Cara Seluruh 308 Gol Tercipta
Piala Dunia 22 Juli 2026, 16:47
-
Kalah 0-3, Bali United Dapat Ujian Berkualitas dari Timnas Indonesia
Bola Indonesia 22 Juli 2026, 16:39
-
Tampil di Piala AFF 2026, Singapura Kehilangan Dua Pemain Andalan
Bola Indonesia 22 Juli 2026, 16:30
-
Alasan Manchester United Enggan Belanja Pemain Tembus 100 Juta Pounds
Liga Inggris 22 Juli 2026, 14:00
-
Barcelona Tak Tutup Pintu untuk Kepergian Ronald Araujo
Liga Spanyol 22 Juli 2026, 12:00
-
Kabar Baik untuk Real Madrid, Rodrygo Berpeluang Comeback Lebih Cepat
Liga Spanyol 22 Juli 2026, 11:31
-
Tottenham Masuk Persaingan, 3 Klub Premier League Incar Marcus Rashford
Liga Inggris 22 Juli 2026, 11:01
-
Andoni Iraola Buka Suara soal Rumor Alexis Mac Allister ke Real Madrid
Liga Inggris 22 Juli 2026, 10:31
-
Gary Neville: Tanpa Lionel Messi, Argentina Sulit Tembus Semifinal
Piala Dunia 22 Juli 2026, 10:01
LATEST EDITORIAL
-
6 Alternatif Enzo Fernandez untuk Real Madrid
Editorial 3 Juli 2026, 14:19
-
Makin Panas! 5 Opsi Klub Baru Julian Alvarez, Barcelona Jadi Tujuan Impian
Editorial 24 Juni 2026, 15:34
-
6 Kemenangan Terbesar dalam Sejarah Piala Dunia
Editorial 15 Juni 2026, 16:55










