Ribery Pernah Hampir Gabung Barcelona
Editor Bolanet | 14 Agustus 2013 17:30
- Franck Ribery yang baru saja menandatangani kontrak baru bersama Bayern Munich mengungkapkan bahwa di masa lalu dirinya pernah hampir hengkang ke Barcelona FC.
Pemain asal Prancis tersebut sempat mempertimbangkan untuk hijrah dari Bayern untuk berlabuh di Camp Nou pada tahun 2009.
Teman saya Eric Abidal, yang bermain di bawah arahan Josep Guardiola di Barcelona, membujuk saya di akhir musim 2008-09, ungkap Ribery kepada Sport Bild.
Tentu saja saya tergiur untuk bergabung ke Barca saat itu. Mereka adalah tim terkuat di dunia di periode tersebut.
Namun pada akhirnya eks pemain Marseille ini lebih memilih untuk menghormati kontraknya bersama Die Roten dan bertahan di Munich.
Tentu saja bukan situasi yang mudah. Saya masih terikat kontrak dengan Bayern dan selalu menghormatinya, juga karena Karl-Heinz Rummenigge dan Uli Hoeness adalah orang yang sangat penting dalam karir saya.
Guardiola berbicara langsung kepada saya setelah pertandingan Bayern melawan Barca di tahun 2009. Dia memberikan pujian terhadap penampilan saya dan mengatakan bahwa saya adalah yang terbaik. Hal tersebut terasa sangat berarti, kenang winger Les Bleus tersebut.
Pada akhirnya, Guardiola benar-benar bisa melatih Ribery di Bayern setelah pelatih asal Spanyol tersebut ditunjuk menggantikan Jupp Heynckess yang pensiun di akhir musim lalu.
Ribery awal tahun ini telah mengungkapkan keinginannya untuk pensiun bersama Bayern setelah menandatangani perpanjangan kontrak hingga Juni 2017, atau sampai dirinya berusia 34 tahun. [initial] (bild/mri)
Pemain asal Prancis tersebut sempat mempertimbangkan untuk hijrah dari Bayern untuk berlabuh di Camp Nou pada tahun 2009.
Teman saya Eric Abidal, yang bermain di bawah arahan Josep Guardiola di Barcelona, membujuk saya di akhir musim 2008-09, ungkap Ribery kepada Sport Bild.
Tentu saja saya tergiur untuk bergabung ke Barca saat itu. Mereka adalah tim terkuat di dunia di periode tersebut.
Namun pada akhirnya eks pemain Marseille ini lebih memilih untuk menghormati kontraknya bersama Die Roten dan bertahan di Munich.
Tentu saja bukan situasi yang mudah. Saya masih terikat kontrak dengan Bayern dan selalu menghormatinya, juga karena Karl-Heinz Rummenigge dan Uli Hoeness adalah orang yang sangat penting dalam karir saya.
Guardiola berbicara langsung kepada saya setelah pertandingan Bayern melawan Barca di tahun 2009. Dia memberikan pujian terhadap penampilan saya dan mengatakan bahwa saya adalah yang terbaik. Hal tersebut terasa sangat berarti, kenang winger Les Bleus tersebut.
Pada akhirnya, Guardiola benar-benar bisa melatih Ribery di Bayern setelah pelatih asal Spanyol tersebut ditunjuk menggantikan Jupp Heynckess yang pensiun di akhir musim lalu.
Ribery awal tahun ini telah mengungkapkan keinginannya untuk pensiun bersama Bayern setelah menandatangani perpanjangan kontrak hingga Juni 2017, atau sampai dirinya berusia 34 tahun. [initial] (bild/mri)
TAG TERKAIT
BERITA TERKAIT
-
Barcelona Inginkan Joao Pedro, Chelsea: Maaf, Gak Dulu!
Piala Dunia 20 Juli 2026, 11:00
-
Joan Laporta: Lionel Messi adalah Masa Lalu, Lamine Yamal Masa Depan
Piala Dunia 18 Juli 2026, 10:00
LATEST UPDATE
-
Barcelona Tak Tutup Pintu untuk Kepergian Ronald Araujo
Liga Spanyol 22 Juli 2026, 12:00
-
Kabar Baik untuk Real Madrid, Rodrygo Berpeluang Comeback Lebih Cepat
Liga Spanyol 22 Juli 2026, 11:31
-
Tottenham Masuk Persaingan, 3 Klub Premier League Incar Marcus Rashford
Liga Inggris 22 Juli 2026, 11:01
-
Andoni Iraola Buka Suara soal Rumor Alexis Mac Allister ke Real Madrid
Liga Inggris 22 Juli 2026, 10:31
-
Gary Neville: Tanpa Lionel Messi, Argentina Sulit Tembus Semifinal
Piala Dunia 22 Juli 2026, 10:01
-
Inter Milan Dekati Cristian Romero, Tottenham Minta 50 Juta Euro
Liga Italia 22 Juli 2026, 08:01
-
Luka Modric Sepakat Perpanjang Kontrak di AC Milan
Liga Italia 22 Juli 2026, 05:52
LATEST EDITORIAL
-
6 Alternatif Enzo Fernandez untuk Real Madrid
Editorial 3 Juli 2026, 14:19
-
Makin Panas! 5 Opsi Klub Baru Julian Alvarez, Barcelona Jadi Tujuan Impian
Editorial 24 Juni 2026, 15:34
-
6 Kemenangan Terbesar dalam Sejarah Piala Dunia
Editorial 15 Juni 2026, 16:55











