Ricuh Pawai PSG Juara Liga Champions, Menteri Dalam Negeri Prancis: Orang Barbar Turun ke Jalan
Asad Arifin | 2 Juni 2025 08:07
Bola.net - PSG mencatat sejarah dengan meraih gelar juara Liga Champions 2024/2025. Sayangnya, momen bersejarah ini tercoreng kerusuhan yang terjadi di ibu kota Prancis, Paris. Perayaan yang seharusnya menjadi ajang euforia justru menjadi kekacauan.
Menteri Dalam Negeri Prancis, Bruno Retailleau, menjadi salah satu tokoh yang paling keras mengecam insiden tersebut. Ia menilai bahwa kericuhan bukan disebabkan oleh suporter sejati, melainkan oleh kelompok yang disebutnya sebagai 'gerombolan barbar' yang sengaja menciptakan kerusuhan.
“Pendukung sejati PSG menikmati penampilan luar biasa tim mereka. Namun, orang-orang barbar justru turun ke jalan-jalan di Paris untuk berbuat onar dan memprovokasi aparat,” ujar Retailleau seperti dikutip dari BBC Sport.
“Ini sungguh tidak bisa diterima. Rasanya tidak masuk akal bahwa kita tidak bisa merayakan kemenangan tanpa dihantui ketakutan akan aksi brutal sekelompok preman yang tak menghargai siapa pun,” tambahnya.
Gas Air Mata, Mobil Terbakar, dan Ratusan Orang Diamankan

Kepolisian Prancis menerjunkan sekitar 5.400 personel untuk mengamankan perayaan di berbagai titik strategis di Paris. Namun, jumlah tersebut ternyata belum mampu meredam gelombang massa yang tumpah ke jalan, khususnya di kawasan Champs-Elysees dan sekitar Arc de Triomphe.
Pasukan antihuru-hara terpaksa menggunakan meriam air dan gas air mata untuk membubarkan kerumunan. Laporan menyebutkan bahwa sedikitnya dua mobil dibakar di sekitar Parc des Princes, markas PSG.
“Para pelaku kerusuhan secara sengaja menciptakan kekacauan dan berulang kali menyerang polisi dengan melempar kembang api berukuran besar serta benda-benda lain,” demikian pernyataan resmi dari pihak kepolisian.
Ratusan orang dilaporkan ditangkap dalam kerusuhan ini. Kepala Kepolisian Paris, Laurent Nunez, menyampaikan bahwa meski jumlah korban luka lebih sedikit dibandingkan insiden sebelumnya, aksi vandalisme dan kekerasan tetap tidak bisa ditoleransi.
Insiden di Luar Paris: Suporter PSG Ditabrak Mobil

Kerusuhan juga menjalar ke luar Paris. Di kota Grenoble, Prancis tenggara, sebuah mobil menabrak sekelompok pendukung PSG yang sedang merayakan kemenangan. Empat anggota dari satu keluarga mengalami luka-luka, dua di antaranya dalam kondisi serius.
Beruntung, pengemudi kendaraan tersebut langsung menyerahkan diri ke pihak kepolisian. Berdasarkan penyelidikan awal, insiden ini diyakini bukan dilakukan secara sengaja.
Sementara itu, Nunez mengingatkan bahwa potensi bentrokan masih bisa terjadi, terutama menjelang parade resmi PSG. Ia menekankan bahwa masyarakat harus bisa membedakan antara suporter sejati dengan kelompok perusuh.
“Kami tidak akan pernah menormalisasi perilaku keji seperti ini. Kami akan selalu memberikan respons yang tegas,” tegas Nunez.
Sumber: BBC Sport
TAG TERKAIT
BERITA TERKAIT
LATEST UPDATE
-
Daftar 28 Pemain Timnas Indonesia U-17 Vs China, Ada Striker Liga Norwegia
Tim Nasional 4 Februari 2026, 12:49
-
Kalahkan Albacete, Hansi Flick Sentil Para Pemain Barcelona, Apa Sebabnya?
Liga Spanyol 4 Februari 2026, 12:30
-
5 Pelajaran dari Laga Arsenal vs Chelsea: Havertz Hukum Mantan
Liga Inggris 4 Februari 2026, 12:09
-
Arsenal Jaga Asa Quadruple Usai Lolos ke Final Carabao Cup
Liga Inggris 4 Februari 2026, 12:01
-
Comeback Starter di Barcelona dan Langsung Cetak Gol, Ronald Araujo: Syukurlah!
Liga Spanyol 4 Februari 2026, 11:53
-
Jendral Lini Tengah Arsenal akui Ketangguhan Chelsea: Mereka Sulit Dikalahkan!
Liga Inggris 4 Februari 2026, 11:36
-
Arsenal Lolos ke Final Carabao Cup, Mikel Arteta: Akhirnya!
Liga Inggris 4 Februari 2026, 11:17
LATEST EDITORIAL
-
Dari Jeremy Jacquet hingga Alisson: 7 Pemain yang Menolak Chelsea untuk Liverpool
Editorial 3 Februari 2026, 14:14
-
10 Transfer Termahal Januari 2026
Editorial 3 Februari 2026, 11:42
-
5 Pemain yang Berpotensi Pindah Klub di Hari Terakhir Bursa Januari 2026
Editorial 2 Februari 2026, 13:18
-
7 Klub yang Paling Berpeluang Merekrut Raheem Sterling Usai Berpisah dengan Chelsea
Editorial 30 Januari 2026, 13:06













