Robben Terkejut Dengan Taktif Defensif Madrid
Editor Bolanet | 29 April 2014 00:01
- Bintang Bayern Munich, Arjen Robben, mengaku terkejut dengan taktik bertahan yang digunakan Real Madrid di leg pertama babak semifinal Liga Champions pekan lalu.
Laga tersebut sejatinya dilangsungkan di Santiago Bernabeu, markas El Real. Banyak yang mengira bahwa Los Blancos akan tampil ofensif agar bisa mendapatkan bekal bagus ketika bertandang di leg kedua. Namun, yang terjadi, mereka bermain cukup defensif dan mengandalkan serangan balik untuk mengancam gawang jawara Bundesliga tersebut.
Hasilnya memang bagus bagi Madrid. Skuat asuhan Carlo Ancelotti tersebut menang 1-0. Robben pun mengaku terkejut dengan taktik tersebut. Walau demikian, pemain asal Belanda tersebut yakin bahwa timnya bisa berjaya di leg kedua nanti.
Kami semua terkejut dengan taktik bertahan mereka di Madrid. Kami harus fokus bermain ofensif dan mencetak gol. Namun, kami juga harus waspada dengan serangan-serangan balik mereka, keluhnya pada para reporter seperti dilansir Sportsmole.
Kami semua cukup termotivasi. Kami tahu Madrid ingin raih 'Decima'. Kami masih lapar gelar dan kami tahu kami bisa menorehkan sejarah dengan tim ini. Jadi, kami sama termotivasinya dengan mereka. Dua tim ini memiliki target besar, sambungnya. [initial]
(sm/dim)
Laga tersebut sejatinya dilangsungkan di Santiago Bernabeu, markas El Real. Banyak yang mengira bahwa Los Blancos akan tampil ofensif agar bisa mendapatkan bekal bagus ketika bertandang di leg kedua. Namun, yang terjadi, mereka bermain cukup defensif dan mengandalkan serangan balik untuk mengancam gawang jawara Bundesliga tersebut.
Hasilnya memang bagus bagi Madrid. Skuat asuhan Carlo Ancelotti tersebut menang 1-0. Robben pun mengaku terkejut dengan taktik tersebut. Walau demikian, pemain asal Belanda tersebut yakin bahwa timnya bisa berjaya di leg kedua nanti.
Kami semua terkejut dengan taktik bertahan mereka di Madrid. Kami harus fokus bermain ofensif dan mencetak gol. Namun, kami juga harus waspada dengan serangan-serangan balik mereka, keluhnya pada para reporter seperti dilansir Sportsmole.
Kami semua cukup termotivasi. Kami tahu Madrid ingin raih 'Decima'. Kami masih lapar gelar dan kami tahu kami bisa menorehkan sejarah dengan tim ini. Jadi, kami sama termotivasinya dengan mereka. Dua tim ini memiliki target besar, sambungnya. [initial]
Baca Juga:
Lawan Madrid, Guardiola Anggap Final
Marcelo Minta Madrid Rileks Jelang Lawan Bayern
Atasi Osasuna, Ramos Kini Fokus Pada Bayern
Jamu Madrid, Neuer Targetkan Cleansheet
Pizarro Khawatirkan Serangan Balik Madrid
Robben Janjikan 'Neraka' Allianz Arena
'Setelah Barca, Kini Giliran Madrid Jadi Korban Munich'
Guardiola: Madrid Dianggap Sudah Juara
Guardiola Tanggapi Kritikan Terhadap Tiki-taka
TAG TERKAIT
BERITA TERKAIT
-
Jude Bellingham ke Liverpool? Legenda The Reds Beri Isyarat Menarik
Liga Inggris 4 Juni 2026, 18:29
LATEST UPDATE
-
Manchester United Kejar Tonali, Newcastle Minta 115 Juta Euro
Liga Inggris 7 Juni 2026, 00:40
-
MU Sudah Kelarkan Transfer Ederson, Tapi Belum Bisa Disahkan?
Liga Inggris 6 Juni 2026, 23:40
-
10 Momen Tak Terlupakan yang Membentuk Sejarah Piala Dunia
Piala Dunia 6 Juni 2026, 23:03
-
Nasib Unik Matthijs de Ligt, Selalu Berganti Pelatih Setiap Musim
Liga Inggris 6 Juni 2026, 22:40
-
Hasil Lengkap Pertandingan AVC Women's Volleyball Cup 2026
Voli 6 Juni 2026, 22:04
LATEST EDITORIAL
-
Arsenal Cari Winger Kiri Baru, Ini 5 Kandidatnya
Editorial 4 Juni 2026, 13:59
-
4 Striker Incaran Barcelona untuk Era Baru Hansi Flick
Editorial 3 Juni 2026, 16:19
-
3 Pemain Bournemouth yang Bisa Dibawa Andoni Iraola ke Liverpool
Editorial 3 Juni 2026, 16:05
-
6 Transfer yang Bisa Membawa Manchester United Juara Liga Champions
Editorial 3 Juni 2026, 15:47













