Roma Kewalahan Hadapi Kekuatan dan Energi Manchester United

Gia Yuda Pradana | 4 November 2026 07:51
Roma Kewalahan Hadapi Kekuatan dan Energi Manchester United
Para pemain AS Roma bereaksi setelah laga Liga Champions antara Man Utd vs Roma di Manchester, Inggris, Selasa, 3 November 2026 (c) AP Photo/Jon Super

Bola.net - AS Roma harus menerima kekalahan menyakitkan saat bertandang ke markas Manchester United pada matchday keempat fase liga Liga Champions 2026-27. Bermain di Old Trafford, Rabu (4/11/2026) dini hari WIB, I Giallorossi takluk 2-3 setelah sempat unggul dua gol.

Tim tamu memulai pertandingan dengan meyakinkan melalui gol Matias Soule pada menit ke-11 dan penalti Donyell Malen enam menit kemudian. Namun, keunggulan tersebut gagal dipertahankan setelah Manchester United bangkit pada babak kedua melalui Bruno Fernandes dan dua gol Matheus Cunha.

Advertisement

Kapten Roma, Bryan Cristante, mengakui timnya kesulitan menghadapi kekuatan serta energi yang ditunjukkan tuan rumah setelah jeda. Menurutnya, perubahan momentum setelah gol pertama Manchester United menjadi faktor penting yang menentukan hasil pertandingan.

Intip ketatnya persaingan Liga Champions melalui klasemen Liga Champions di sini.

1 dari 4 halaman

Roma Kehilangan Kendali pada Babak Kedua

Roma sebenarnya berada dalam posisi menguntungkan setelah mencetak dua gol pada babak pertama. Namun, situasi berubah ketika Bruno Fernandes memperkecil ketertinggalan Manchester United melalui tendangan penalti pada menit ke-58.

Cristante menilai timnya melakukan kesalahan dengan terlalu banyak bertahan dan memberikan ruang bagi tuan rumah untuk meningkatkan tekanan. Kondisi tersebut membuat Roma kesulitan mempertahankan kendali permainan yang sebelumnya mereka miliki.

"Kami menjalani babak kedua dengan cara yang salah. Kami melakukan kesalahan dan bermain terlalu dalam. Setelah penalti tersebut, Manchester United mendapatkan tambahan kekuatan. Itulah kunci pertandingan. Sebelumnya, kami masih mampu mengendalikan permainan," ujar Cristante kepada UEFA.

2 dari 4 halaman

Bryan Cristante Akui Kekuatan Manchester United

Gelandang asal Italia tersebut secara terbuka mengakui bahwa Roma tidak mampu mengimbangi intensitas permainan Manchester United pada paruh kedua. Tekanan berkelanjutan dari tuan rumah membuat timnya semakin kesulitan mempertahankan keunggulan.

"Kami sangat menderita menghadapi kekuatan dan energi Manchester United," kata Cristante.

Pernyataan tersebut menggambarkan perubahan besar dalam jalannya pertandingan. Setelah sempat unggul 2-0, Roma justru kehilangan momentum dan kebobolan tiga gol dalam rentang 28 menit pada babak kedua.

Matheus Cunha menjadi pemain yang paling menentukan dalam kebangkitan tuan rumah. Ia menyamakan kedudukan pada menit ke-83 sebelum mencetak gol kemenangan tiga menit berselang.

Meski harus menerima kartu merah pada menit ke-90+1, Cunha tetap menjadi penentu kemenangan Manchester United atas Roma.

3 dari 4 halaman

Manchester United Akhiri Catatan Buruk

Kemenangan ini memiliki arti penting bagi Manchester United karena mengakhiri rentetan sembilan pertandingan tanpa kemenangan. Hasil tersebut sekaligus memberikan kelegaan bagi para pemain dan pendukung yang telah lama menantikan kemenangan.

Bruno Fernandes mengaku emosional setelah timnya berhasil mengamankan tiga poin melalui perjuangan yang tidak mudah. Ia juga menyadari masih ada sejumlah aspek permainan yang perlu diperbaiki.

"Saya sangat bahagia. Ada banyak emosi yang saya rasakan. Sudah lama para penggemar dan klub menantikan kemenangan, tetapi kami sangat senang dengan hasil akhir pertandingan ini," ujar Fernandes kepada UEFA.

Meski demikian, kapten Manchester United tersebut menegaskan timnya tidak boleh mengabaikan kekurangan yang masih terlihat. Menurutnya, meraih hasil positif tetap menjadi prioritas, tetapi peningkatan performa juga diperlukan agar tim dapat tampil lebih baik dalam pertandingan berikutnya.

Sumber: UEFA.com

4 dari 4 halaman

Klasemen

LATEST UPDATE