Rotasi dan Ubah Posisi Pemain Suka-Suka ala Frank Lampard
Asad Arifin | 9 Desember 2020 15:42
Bola.net - Laga melawan FC Krasnodar tidak lagi menentukan bagi Chelsea. Lantaran sudah lolos ke babak 16 Besar, manajer Frank Lampard pun sesuka hati membuat rotasi dan mengubah posisi pemain.
Chelsea berjumpa Krasnodar pada laga terakhir Grup E Liga Champions 2020/2021, Rabu (9/12/2020) dini hari WIB. Pada duel di Stamford Bridge, kedua tim harus puas dengan skor imbang 1-1.
Chelsea kebobolan lebih dulu dari gol yang dicetak Remy Cabella pada menit ke-24. Tak lama, The Blues mampu menyamakan skor lewat eksekusi penalti Jorginho.
Bagi Chelsea, laga ini tidak lagi menentukan. Sebab, Chelsea bahkan sudah dipastikan menjadi juara Grup E usai menang atas Sevilla pada laga pekan kelima lalu. The Blues tampil tak pernah kalah di fase grup.
Rotasi Suka-Suka Frank Lampard
Frank Lampard melakukan rotasi besar-besaran dalam menyusun starting XI. Manajer 42 tahun itu melakukan 10 perubahan di tim inti, jika dibanding tim yang biasa dimainkan.
Hanya satu pemain inti yang tetap dimainkan Lampard yakni Kai Havertz.
"Billy Gilmour sangat bagus saat kembali dan Tino Anjorin sangat bagus melakukan debut penuhnya di Liga Champions," ucap Frank Lampard di situs resmi Chelsea.
Lampard juga kembali memainkan Cesar Azpilicueta dan Antonio Rudiger sebagai pemain inti. Keduanya mulai tergusur dari tim utama pada musim ini. Kepa juga dipercaya tampil di bawah mistar gawang.
"Matteo Kovacic juga kembali menunjukkan kualitasnya," ucap Frank Lampard.
Ubah Posisi Pemain
Bukan hanya melakukan rotasi, Frank Lampard juga mengubah posisi beberapa pemain. Kai Havertz dimainkan sebagai winger kanan. Padahal, pemain asal Jerman selama ini lebih sering bermain di tengah.
"Semua orang cukup bagus. Kai Havertz melakukan beberapa hal yang sangat bagus. Saya memintanya untuk bermain di sayap hari ini, meskipun kami telah melihatnya lebih ke tengah," kata Lampard.
"Kai Havertz dapat melakukan peran yang berbeda untuk kami, yang akan menjadi penting," kata mantan pelatih Derby County.
Sumber: Chelsea
Baca Ini Juga:
- Prediksi Manchester City vs Marseille 10 Desember 2020
- 3 Kata Kunci di Balik Kekalahan Barcelona dari Juventus: Hasrat, Sikap, dan Kemauan
- Data dan Fakta Liga Champions: Manchester City vs Marseille
- Komentar Filosofis Buffon Usai Pesta Gol di Camp Nou: Ini Takdir, Bukan Kebetulan
- Solskjaer Tak Cari Kambing Hitam Usai MU Gagal di Liga Champions: Tanggung Jawab Manajer
TAG TERKAIT
BERITA TERKAIT
-
Ada Peran Ancelotti dalam Sinar Estevao Willian di Chelsea
Liga Inggris 7 Maret 2026, 08:00
-
Magis Liam Rosenior! Ada Trik Pochettino dalam Misi Kebangkitan Chelsea
Liga Inggris 7 Maret 2026, 04:44
LATEST UPDATE
-
Kalah dari Chelsea, Wrexham Sesalkan Kartu Merah di Penghujung Laga
Liga Inggris 8 Maret 2026, 04:11
-
Man of the Match Wrexham vs Chelsea: Alejandro Garnacho
Liga Inggris 8 Maret 2026, 03:48
-
Kontingen Belanda Bikin Nyaman Ryan Gravenberch di Liverpool, Tapi...
Liga Inggris 8 Maret 2026, 01:41
-
Usai Mansfield Town, Arsenal Alihkan Fokus ke Bayer Leverkusen
Liga Inggris 8 Maret 2026, 01:37
-
Mikel Arteta akui Mansfield Buat Arsenal Menderita
Liga Inggris 8 Maret 2026, 01:27
-
Maarten Paes Starter, Ajax Kalah Telak dari Groningen
Liga Eropa Lain 8 Maret 2026, 00:30
-
Tempat Menonton Newcastle vs Man City: Tayang di Mana dan Jam Berapa?
Liga Inggris 7 Maret 2026, 23:55
-
Saingi MU, Liverpool Juga Incar Bintang Juventus Ini di Musim Panas 2026
Liga Inggris 7 Maret 2026, 23:51














