Starting XI Gabungan PSG vs Inter Milan: Kombinasi Mengerikan Dua Finalis Liga Champions 2025
Asad Arifin | 30 Mei 2025 14:52
Bola.net - Final Liga Champions 2025 akan mempertemukan dua tim elite Eropa, PSG dan Inter Milan. Menjelang pertandingan puncak tersebut, menarik untuk membayangkan susunan starting XI gabungan dari para pemain terbaik kedua tim.
Inter berhasil melangkah ke partai final setelah menyingkirkan Barcelona di semifinal. Sementara itu, PSG melaju ke laga pamungkas usai mengalahkan Arsenal. Duel final PSG kontra Inter Milan akan digelar di Allianz Arena, pada Minggu (1/6/2025) pukul 02.00 WIB.
PSG diperkuat sejumlah pemain muda bertalenta seperti Joao Neves dan Nuno Mendes yang tampil impresif musim ini. Di sisi lain, Inter mengandalkan pengalaman Hakan Calhanoglu dan Henrikh Mkhitaryan untuk memimpin tim hingga ke final.
Redaksi Bola.net menyusun starting XI gabungan ini dengan mempertimbangkan performa individu, kontribusi sepanjang musim, serta kecocokan taktik. Formasi yang dipilih adalah 3-4-2-1, yang menggambarkan solidnya pertahanan Inter dan fleksibilitas lini tengah PSG.
Sommer di Bawah Mistar, Acerbi Komandoi Pertahanan

Kedua finalis memiliki penjaga gawang yang sama-sama tangguh. Gianluigi Donnarumma menjadi kunci penting dalam keberhasilan PSG melewati hadangan Arsenal dan Aston Villa. Namun, kontribusi Yann Sommer di bawah mistar Inter Milan tak kalah istimewa.
Menurut data dari Fotmob, Sommer mencatatkan clean sheet terbanyak di Liga Champions musim ini (7 kali), sekaligus mencatatkan rasio penyelamatan tertinggi sebesar 81,4 persen. Statistik tersebut cukup untuk menjadikannya pilihan utama di bawah mistar.
Di sektor bek tengah, Francesco Acerbi pantas mendapat tempat. Ia tampil sangat solid di semifinal dan konsisten sepanjang musim. Selain Acerbi, ada juga Alessandro Bastoni yang layak masuk tim karena kontribusi besar di lini belakang Inter.
Nama lain yang tak bisa diabaikan adalah Marquinhos. Kapten PSG ini merupakan sosok kunci di lini pertahanan berkat ketenangan, kepemimpinan, dan pengalamannya dalam mengatur lini belakang.
Barella dan Vitinha Kuasai Tengah

Nicolo Barella adalah jantung permainan Inter Milan. Gelandang asal Italia ini punya etos kerja tinggi, cerdas membaca permainan, serta piawai membantu serangan. Kemampuannya beradaptasi secara taktik menjadikannya sangat berharga di lini tengah.
Di sisi lain, Vitinha akan menjadi pendamping ideal. Gelandang muda asal Portugal ini memiliki kontrol bola yang mumpuni, visi bermain tajam, serta kemampuan menjaga ritme permainan. Peran Vitinha sangat vital dalam mengalirkan bola dan mengatur tempo PSG.
Untuk posisi wingback, dipilih duet agresif yang sudah terbukti kualitasnya: Achraf Hakimi di sisi kanan dan Federico Dimarco di sisi kiri. Hakimi unggul dalam kemampuan dribel dan penetrasi, sedangkan Dimarco dikenal dengan akurasi umpan silang yang tinggi.
Trio Mengerikan di Lini Serang

Lautaro Martinez menjadi pilihan utama sebagai penyerang tengah. Meski harus bersaing dengan nama besar seperti Ousmane Dembele, torehan sembilan gol serta peran pentingnya bagi Inter sepanjang musim membuat Lautaro layak menjadi ujung tombak.
Ousmane Dembele tetap masuk dalam tim berkat performa luar biasanya di musim 2024/2025. Ia menjadi motor serangan PSG baik di kompetisi domestik maupun Eropa, dan fleksibel bermain di banyak posisi menyerang.
Satu slot lagi di sektor ofensif diberikan kepada Khvicha Kvaratskhelia. Winger asal Georgia ini tampil konsisten dan langsung nyetel dengan skema permainan PSG. Kecepatannya dan kemampuan olah bola di sisi kiri membuat lini serang menjadi lebih tajam.
TAG TERKAIT
BERITA TERKAIT
-
Legenda Liverpool Dukung MU Pekerjakan Unai Emery: Dia Pelatih yang Luar Biasa!
Liga Inggris 30 Oktober 2026, 17:54
-
Kabar Baik MU? Ada Klub Inggris yang Mau Beli Marcus Rashford
Liga Inggris 30 Oktober 2026, 17:41
-
Gokil! Bos Besar Pastikan AC Milan Bakal Jor-joran di Bursa Transfer Januari 2027
Liga Italia 30 Oktober 2026, 17:28
-
Sudah Tidak Bahagia di MU, Barcelona Siap Jadi Rumah Baru untuk Lisandro Martinez
Liga Inggris 30 Oktober 2026, 17:00
-
AC Milan Mulai Linglung, Apakah Ruben Amorim Bakal Dipecat?
Liga Italia 30 Oktober 2026, 16:48
LATEST UPDATE
-
Mimpi-mimpi Mitchell Baker: Bermain di Piala Dunia dan Premier League
Tim Nasional 31 Oktober 2026, 23:47
-
Kata-kata Michael Carrick Usai Manchester United Dihajar Chelsea
Liga Inggris 31 Oktober 2026, 22:39
-
Lisandro Martinez yang Konyol!
Liga Inggris 31 Oktober 2026, 22:02
-
Halloween untuk MU: Kalah dari Chelsea, Setan Merah Ukir Rekor Terburuk Sejak 1988!
Liga Inggris 31 Oktober 2026, 21:47
-
Ketika Vinicius Junior Justru Dianggap Masalah bagi Real Madrid
Liga Spanyol 31 Oktober 2026, 20:19
-
Statistik Ini Jadi Bukti Nyata Bernardo Silva Ubah Permainan Real Madrid
Liga Spanyol 31 Oktober 2026, 19:45
-
Strategi Cerdas Marc Marquez Sprint Race MotoGP Malaysia 2026: Pantang Memimpin Balapan!
Otomotif 31 Oktober 2026, 19:14
LATEST EDITORIAL
-
4 Pemain Inggris yang Meraih Ballon d'Or sebelum Harry Kane
Editorial 27 Oktober 2026, 13:52
-
Kursi Panas Pelatih Premier League: 4 Manajer yang Berisiko Dipecat Lebih Dulu
Editorial 26 Oktober 2026, 23:49
-
7 Pelatih Gratis yang Bisa Gantikan Michael Carrick di Manchester United
Editorial 26 Oktober 2026, 16:03
-
5 Pemain Argentina yang Bisa Mewarisi Nomor 10 Lionel Messi
Editorial 8 Oktober 2026, 11:18



