Super League Ibarat Kasus Bullying oleh Tim-Tim Top
Richard Andreas | 22 April 2021 03:00
Bola.net - Kisruh European Super League (ESL) akhirnya mereda, setidaknya untuk saat ini. Namun, nama besar klub-klub yang terlibat sudah telanjur tercoreng.
ESL hanya bertahan kurang lebih 48 jam. Kekuatan fans menang setelah protes keras bersama-sama, termasuk fans Manchester United di seluruh dunia.
Bicara soal MU, keikutsertaan Setan Merah di kompetisi tandingan itu juga disesali oleh legenda dan mantan pekerja mereka, Nicky Butt.
Menurut Butt, ESL adalah kasus bullying tim-tim top terhadap tim-tim yang lebih kecil.
Bullying tim top
Saat ini para pemilik klub top itu beramai-ramai meminta maaf. Namun, bagi Butt permintaan maaf itu seharusnya tidak perlu andai sejak awal mereka tidak bertindak sembrono. Baginya ESL adalah bentuk bullying.
"Saya kira, sejujurnya permintaan maaf juga tidak terlalu bagus. Saya merasa yang sudah terjadi kemarin seharusnya tidak perlu terjadi," ujar Butt kepada Sky Sports.
"Menurut saya, yang terjadi kemarin adalah kasus bullying terburuk dari orang-orang besar."
"Jadi entah mereka meminta maaf atau tidak, bagi saya sungguh tidak relevan," imbuhnya.
Cara kerja pebisnis
Lagi pula, Butt sendiri merasa tidak terlalu terkejut dengan kisruh Super League kemarin. Menurutnya memang begitulah cara kerja pebisnis, khususnya mereka yang datang dari luar sepak bola.
"Saya kira memang begitulah cara kerja sejumlah pebisnis. Mereka bekerja dalam bayangan dan mereka melakukan apa yang mereka rasa benar," lanjut Butt.
"Meski begitu, yang mengejutkan bagi saya adalah mereka tidak punya empati untuk fans yang membuat olahraga ini begitu hebat."
"Tanpa fans, olahraga tidak ada artinya," tandasnya.
Sumber: Sky Sports
Baca ini juga ya!
- Suara Fans Usai Bos Liverpool Minta Maaf Karena ESL: Beli Mbappe Sama Haaland, Baru Dimaafin!
- AC Milan Akhirnya Buka Suara Soal European Super League, Mundur Setengah Hati?
- Legenda Ini Minta Barcelona Segera Cabut Dari European Super League
- Langkah Perez Ciptakan ESL Dikecam Legenda Barcelona: Bisa Bikin Kekacauan!
- Mundur dari ESL, Saham Manchester United Ikut Anjlok
TAG TERKAIT
BERITA TERKAIT
-
Jadwal Lengkap Premier League 2025/2026 Live di SCTV dan Vidio
Liga Inggris 20 Januari 2026, 08:52
-
Man City Main di Lapangan Sintetis dan Beku, Pep Guardiola: Dilarang Cengeng!
Liga Champions 20 Januari 2026, 08:49
LATEST UPDATE
-
Madrid vs Monaco: Arbeloa Pasang Target 8 Besar UCL dan Misi Damai dengan Suporter
Liga Spanyol 20 Januari 2026, 10:22
-
Gelandang Barcelona Ini Bakal Jadi Suksesor Casemiro di Manchester United?
Liga Inggris 20 Januari 2026, 10:21
-
Mbappe Muak Lihat Rekannya di Madrid Dibully: Kritik Timnya, Jangan Orangnya!
Liga Spanyol 20 Januari 2026, 10:10
-
Carrick Effect! Kobbie Mainoo Putuskan Bertahan di MU
Liga Inggris 20 Januari 2026, 09:51
-
Real Madrid vs Monaco, Mbappe: Terima Kasih Mantan, Tapi Madrid Wajib Menang!
Liga Champions 20 Januari 2026, 09:50
-
Manchester United Incar Niko Kovac, Bagaimana Nasib Michael Carrick?
Liga Inggris 20 Januari 2026, 09:43
LATEST EDITORIAL
-
5 Pemain Liverpool yang Bisa Ikuti Jurgen Klopp ke Real Madrid
Editorial 19 Januari 2026, 12:24
-
4 Bek Tengah yang Bisa Jadi Target Chelsea di Bursa Januari: Ada Eks Real Madrid
Editorial 19 Januari 2026, 12:06
-
5 Kekalahan Terburuk Real Madrid di Copa del Rey Abad Ini
Editorial 16 Januari 2026, 10:19
-
5 Kandidat Pelatih Real Madrid Musim Depan: Zidane, Klopp, Siapa Lagi?
Editorial 15 Januari 2026, 07:26










