Tanpa Guardiola, Man City Mengaku Kalah
Richard Andreas | 20 September 2018 07:36
Bola.net - - Manchester City secara mengejutkan takluk dari Lyon di Etihad Stadium pada laga awal Grup F Liga Champions 2018/19, Kamis (20/9) dini hari WIB. Jawara Premier League itu menyerah dengan skor 1-2 dari Lyon, Man City tak bisa berbuat banyak.
Skuat Man City harus bermain tanpa didampingi Pep Guardiola yang harus menjalani hukuman larangan mendampingi tim. Meski dianggap sebagai favorit, Man City bahkan tertinggal dua gol di akhir babak pertama.
Michael Arteta yang dipercaya mendampingi tim tak bisa berbuat banyak. Dia juga tak menggunakan absennya Guardiola sebagai alasan kekalahan. Arteta mengakui timnya membuat kesalahan dan harus membayar mahal untuk itu.
Arteta bahkan tak bisa menjamin hasil pertandingan akan berbalik jika Guardiola tak dihukum. Baca penjelasan selengkapnya di bawah ini:
Tak Siap
Menurut Arteta, timnya sudah menyadari kekuatan Lyon dan mewaspadainya. Namun Man City sama sekali tak siap tertinggal dua gol di akhir babak pertama. Hasil pertandingan pun mungkin tak akan berubah seandainya Guardiola bisa turun ke lapangan.
\\Saya tidak tahu. Faktanya adalah Pep (Guardiola) tidak di sini dan kami kalah. Jika Pep berada di bangku cadangan, saya tak bisa mengatakan pada anda apakah kami akan menang 5-0 atau kalah,\\ ujar Arteta di fourfourtwo.
\\Kami sangat menyadari kekuatan dan kelemahan Lyon. Mereka sangat siap. Kami tidak siap tertinggal 2-0 di babak pertama, tetapi anda harus bereaksi.\\
Kesalahan

Lebih lanjut, Arteta menegaskan kembali bahwa Liga Champions adalah kompetisi yang sangat sulit dan tak menoleransi kesalahan. Tim mana pun yang berlaga di Liga Champions adalah tim kuat, dan kesalahan kecil saja bisa berakibat fatal.
\\Hanya ada sedikit batasan untuk kesalahan di Liga Champions - anda membuat kesalahan dan anda akan dihukum. Jika anda tidak memenangkan duel, memainkan bola sederhana, anda akan menderita - hari ini adalah contoh lain dari prinsip itu.\\
\\Terkadang di kompetisi baru anda harus berjalan di jalur yang tepat. Awal kami tidak bagus. Kami tidak merasakan aliran permainan di dalam tim,\\ pungkasnya.
Tonton Vidio Menarik Ini
Apakah yang aneh dari selebrasi Mohamed Salah saat Liverpool menang atas Paris Saint-Germain?
TAG TERKAIT
BERITA TERKAIT
-
Rodri Sang Penguasa Lini Tengah
Piala Dunia 15 Juli 2026, 07:29
-
Julian Alvarez, Bocah dari Calchin yang Tak Pernah Berhenti Mengejar Bola
Piala Dunia 14 Juli 2026, 07:05
LATEST UPDATE
-
Santiago Gimenez Masuk Radar Lazio, AC Milan Cuma Mau Jual Permanen
Liga Italia 22 Juli 2026, 21:57
-
Federico Chiesa Masih Sulit Dapat Tempat di Liverpool
Liga Inggris 22 Juli 2026, 20:35
LATEST EDITORIAL
-
6 Alternatif Enzo Fernandez untuk Real Madrid
Editorial 3 Juli 2026, 14:19
-
Makin Panas! 5 Opsi Klub Baru Julian Alvarez, Barcelona Jadi Tujuan Impian
Editorial 24 Juni 2026, 15:34
-
6 Kemenangan Terbesar dalam Sejarah Piala Dunia
Editorial 15 Juni 2026, 16:55
















