Tanpa Neymar dan Cavani, PSG Siap Gempur Pertahanan MU
Editor Bolanet | 12 Februari 2019 05:00
Bola.net - - PSG dipastikan tanpa dua penyerang andalannya, yakni Neymar dan Edinson Cavani, kala menjamu Manchester United di laga leg pertama babak 16 besar Liga Champions, Rabu (13/2) besok. Tapi sang pelatih, Thomas Tuchel, enggan bermain bertahan.
Neymar mengalami cedera pada awal akhir bulan Januari kemarin dan diprediksi akan absen hingga April nanti. Kasus ini seperti ulangan musim lalu, di mana PSG juga harus kehilangan pemain termahal di dunia itu jelang laga kontra Real Madrid di 16 besar Liga Champions.
Kondisi PSG semakin diperparah dengan cederanya Edinson Cavani saat laga kontra Bordeaux di ajang Ligue 1 hari Sabtu (9/2) lalu. Belum ada kepastian soal berapa lama ia akan menepi, namun diperkirakan cederanya takkan sembuh sebelum pertandingan melawan MU.
Scroll ke bawah untuk membaca informasi selengkapnya.
Usung Permainan Menyerang
Jelas, kehilangan kedua pemain tersebut membuat daya gempur PSG berkurang drastis. Tapi bukan berarti mereka harus mengubah gaya bermainnya. Tuchel memastikan bahwa Les Parisiens akan tetap mengusung permainan menyerang kala menghadapi MU nanti.
"Kami punya identitas sebagai tim dan tidak mudah untuk mengubah identitas tim itu. Pastinya kami kehilangan beberapa pemain kunci, tapi saya tak tahu apakah ini waktu yang tepat untuk mengubah ID kami," tutur Tuchel seperti yang dikutip dari The Guardian.
"Kami memainkan sepak bola menyerang, kami adalah PSG, kami terbiasa seperti itu - membuat peluang, sudah dalam DNA kami. Menggantinya sangatlah sulit, tapi saya yakin ada masa di mana kami harus bertahan lebih dalam," lanjutnya.
Bukan Beban Mbappe
Dengan absennya Neymar dan Cavani, maka tanggung jawab serangan PSG akan dipegang oleh bintang mudanya, Kylian Mbappe. Namun, Tuchel ogah memberikan beban besar tersebut ke pundak pemain berumur 20 tahun itu sendirian.
"Anda tak bisa serta merta menaruh semua beban kepadanya, tapi ini soal Kylian Mbappe - dia punya kualitasnya sendiri, bukan tugasnya untuk menggantikan Cavani dan Neymar, dan dia bisa melakukan tiga hal secara bersamaan," tambahnya.
"Dia harus memainkan permainannya, bermain dengan kepercayaan diri dan saya ingin kami bisa memberinya bantuan yang tepat, operan yang bagus. Dan, dia harus bermain dengan pola pikir yang baik serta positif - itu bagian dari perkembangannya," tandasnya.
Mbappe menarik perhatian publik setelah sukses mengantar Timnas Prancis juara Piala Dunia 2018 kemarin. Berkat prestasi yang apik itu, ia juga dianugerahi Kopa Trophy, sebuah penghargaan terbaik untuk pemain berusia 21 tahun ke bawah.
Saksikan Juga Video Ini
Berita video Chelsea yang kalah 0-6 dari Manchester City di Premier League menjadi bahan olok-olokan di media sosial. Seperti apa ejekan tersebut?
TAG TERKAIT
BERITA TERKAIT
-
Manchester United Dapat Kabar Positif soal Kondisi Benjamin Sesko
Liga Inggris 28 Juli 2026, 07:00
LATEST UPDATE
-
Ruben Amorim Buka-bukaan soal Kegagalannya di Manchester United
Liga Italia 29 Juli 2026, 10:10
-
UEFA Pertimbangkan Boikot Piala Dunia karena Rencana Investasi FIFA
Piala Dunia 29 Juli 2026, 09:40
-
Danny Welbeck Diminta Tolak Chelsea dan Kembali ke Manchester United
Liga Inggris 29 Juli 2026, 09:10
-
Marc Cucurella Tepati Janji Bikin Tato Wajah Luis de la Fuente
Piala Dunia 29 Juli 2026, 07:51
-
Di Tengah Rumor Real Madrid, Rodri Jalani Operasi Punggung
Liga Inggris 29 Juli 2026, 07:04
-
Juventus Resmi Lepas Lois Openda ke Lyon dengan Status Pinjaman
Liga Eropa Lain 29 Juli 2026, 05:42
-
Resmi! Josko Gvardiol Perpanjang Kontrak di Manchester City hingga 2031
Liga Inggris 29 Juli 2026, 05:13
-
Real Madrid Bungkam Leganes 4-1, Tim Racikan Mourinho Kian Menjanjikan
Liga Spanyol 29 Juli 2026, 04:21
-
Jadon Sancho yang Terkatung-katung di Bursa Transfer
Liga Inggris 29 Juli 2026, 00:19
-
Prediksi Piala Presiden 2026: Port FC vs Persija 29 Juli 2026
Bola Indonesia 28 Juli 2026, 23:53













