Terbaik dan Terburuk di Laga PSG vs Bayern Munchen: Neuer, Mbappe, hingga Coman
Yaumil Azis | 24 Agustus 2020 06:34
Bola.net - Laga final Liga Champions yang digelar di Estadio da Luz, Portugal, pada Senin (24/8/2020) dinihari tadi jadi penutup epik untuk musim 2019/20. Bayern Munchen berhasil keluar sebagai pemenang di ajang itu.
Seperti yang diketahui, pasukan Hansi Flick tersebut dipertemukan dengan PSG di babak final. Mereka jadi pemenang pertandingan tersebut setelah sang pemain, Kingsley Coman, mencetak gol pada menit ke-59.
Lantaran pertandingan yang berlangsung sengit, Bayern Munchen pun hanya mampu mencetak satu gol saja. Untung saja PSG gagal menumbangkan Manuel Neuer yang tampil dengan gemilang di bawah mistar gawang Bayern Munchen.
Tentu, seperti biasanya, ada pemain yang pantas untuk dinobatkan sebagai terbaik dan terburuk dalam suatu pertandingan. Berikut ini adalah informasi soal lima pemain dan terburuk dari laga PSG vs Bayern Munchen. Simak di bawah ya, Bolaneters!
Terbaik - Thiago Alcantara (Bayern Munchen)
Thiago mungkin tidak menyajikan peluang emas ataupun menciptakannya buat rekan setimnya. Namun, permainan Bayern Munchen tidak akan hidup jika mantan pemain Barcelona tersebut tidak berfungsi dengan baik.
Performa pemain berdarah Spanyol itu terbilang disiplin dan jarang memberikan bola secara cuma-cuma ke pemain lawan. Bukan cuma itu, ia juga terbilang cerdik dalam mengedarkan bola.
Ia mencatatkan akurasi keberhasilan operan sebesar 18 persen, melakukan 10 umpan panjang dan tiga tackling. Tidak bisa dimungkiri, Thiago adalah raja di sektor tengah Bayern Munchen.
Terburuk - Kylian Mbappe (PSG)
Pencetak gol terbanyak di Ligue 1 2019/20 ini tidak bisa berbuat banyak. Padahal, ia mendapatkan banyak kesempatan untuk berkarya di wilayah pertahanan Bayern Munchen dalam pertandingan tersebut.
Mbappe pun kerap membuang-buang peluang. Salah satunya terlihat pada menit akhir pertandingan, di mana dirinya berhasil mendapatkan ruang tembak. Namun sayangnya, ia justru melepaskan tembakan lemah yang mampu dihalau oleh Neuer.
Publik sangat mengharapkan kontribusi yang lebih besar dari seorang Mbappe, mengingat betapa pentingnya laga ini buat Les Parisiens. Sayangnya, ia gagal memenuhi harapan tersebut.
Terbaik - Kingsley Coman (Bayern Munchen)
Mencetak gol semata wayang Bayern Munchen jelas membuat Coman masuk dalam daftar ini. Ia benar-benar membayar tuntas kepercayaan dari sang pelatih, Hansi Flick, yang memainkannya sejak menit pertama.
Coman bahkan nyaris memberikan penalti buat Munchen di babak pertama. Menjelang wasit meniup peluit panjang, ia sempat dijatuhkan sewaktu berusaha menusuk kotak penalti PSG. Sayang, VAR tidak memberikan penalti kepada Munchen.
Ia tampil jauh lebih pede usai mencetak gol kedua. Coman bahkan mampu mencatatkan assist kalau lini belakang PSG tidak sigap dalam menyapu umpan silangnya ke Robert Lewandowski.
Terburuk - Thilo Kehrer (PSG)
Kehrer menjadi saksi atas performa gemilang dari Coman. Pemain berusia 23 tahun tersebut benar-benar kewalahan membendung tusukan bertubi-tubi Coman dari sisi kanan pertahanan PSG.
Kehrer juga yang membuat Coman terjatuh di kotak penalti PSG menjelang babak pertama. Beruntung, ia tidak menjadi kambing hitam karena wasit enggan memberikan penalti kepada Die Bavarians.
Setelah gol tercipta, Coman mampu memberikan umpan silang di kotak penalti PSG tanpa mendapat pengawalan. Momen ini semakin memperkuat argumen bahwa Kehrer sedang mengalami malam yang buruk.
Terbaik - Manuel Neuer (Bayern Munchen)
Sedikitnya ada tiga peluang emas yang berhasil dibuat oleh PSG pada pertandingan kali ini. Bisa saja salah satu peluang tersebut berubah menjadi gol andai Neuer tidak sigap dalam mengawal gawang Munchen.
Salah satu momen penting terlihat jelang babak pertama usai, di mana Neuer berhasil menghalau tembakan Mbappe. Marquinhos pun sempat mendapatkan peluang, namun lagi-lagi berakhir di pelukan sang kiper.
Bukan cuma penyelamatan, Neuer juga turut memberikan kontribusi dalam fase pembangunan penyerangan. Neuer memainkan peran 'sweeper keeper' dengan baik serta berani meninggalkan gawang demi memutus serangan lawan.
(Sportskeeda)
Baca juga:
Thiago Alcantara dan Operan Sempurna 32 Meter yang Terabaikan
Usai Kalah di Final UCL, Pelatih PSG Siap Sambut Lionel Messi di Paris
Hantu Masa Lalu Bernama Kingsley Coman
Bayern Munchen Bekuk PSG, Netizen Lega Klub Juragan Minyak Gagal Juara Liga Champions
Ketika Neymar Ditendang Serge Gnabry, Ruud Gullit: Saya Suka Itu!
TAG TERKAIT
BERITA TERKAIT
-
Link Streaming Madura United vs Persijap di BRI Super League, 6 September 2026
Bola Indonesia 6 September 2026, 17:30
-
Mikel Arteta Segera Perpanjang Kontrak di Arsenal
Liga Inggris 6 September 2026, 16:47
-
Anthony Gordon Bantu Barcelona Kurangi Ketergantungan pada Lamine Yamal
Liga Spanyol 6 September 2026, 16:12
-
Xabi Alonso Yakin Reece James Bisa Jadi Salah Satu Gelandang Terbaik Dunia
Liga Inggris 6 September 2026, 15:37
LATEST UPDATE
-
Link Streaming Arsenal vs Chelsea 6 September 2026
Liga Inggris 6 September 2026, 20:00
-
Federico Dimarco Diragukan Tampil saat Inter Milan Hadapi Real Madrid
Liga Champions 6 September 2026, 19:14
-
Link Streaming Valencia vs Barcelona, 6 September 2026
Liga Spanyol 6 September 2026, 19:00
-
Link Streaming Everton vs Manchester United, Minggu 6 September 2026
Liga Inggris 6 September 2026, 18:30
-
Link Streaming Persib Bandung vs PSM Makassar, 6 September 2026
Bola Indonesia 6 September 2026, 17:45
-
Link Streaming Madura United vs Persijap di BRI Super League, 6 September 2026
Bola Indonesia 6 September 2026, 17:30
-
Hasil BRI Super League: Java United dan Garudayaksa FC Berbagi Poin
Bola Indonesia 6 September 2026, 17:28
-
Mikel Arteta Segera Perpanjang Kontrak di Arsenal
Liga Inggris 6 September 2026, 16:47
-
Anthony Gordon Bantu Barcelona Kurangi Ketergantungan pada Lamine Yamal
Liga Spanyol 6 September 2026, 16:12
-
Xabi Alonso Yakin Reece James Bisa Jadi Salah Satu Gelandang Terbaik Dunia
Liga Inggris 6 September 2026, 15:37
-
Link Streaming Java United vs Garudayaksa FC, 6 September 2026
Bola Indonesia 6 September 2026, 14:30
LATEST EDITORIAL
-
Robert Sanchez Blunder Lagi, 5 Kiper Ini Bisa Jadi Solusi Chelsea
Editorial 27 Agustus 2026, 14:00
-
5 Pemain Manchester United yang Pernah Memakai Nomor 20 Sebelum Carlos Baleba
Editorial 26 Agustus 2026, 12:06
-
4 Klub yang Bisa Jadi Pelabuhan Nicolas Jackson, Aston Villa Paling Berpeluang?
Editorial 25 Agustus 2026, 11:33
-
5 Alternatif Bek Kiri Manchester United jika Gagal Mendapatkan Lewis Hall
Editorial 12 Agustus 2026, 12:51




